
Bab 49 Ning Rong Vs Fang Yuan
Apa yang wanita itu lakukan? Kenapa dia datang ke sini? Mungkin itu adalah beberapa baris kata-kata yang ingin disampaikan oleh Fang Yuan maupun Fei Yue.
“Dia bukankah Ning Rong? Murid pribadi dari Sekte Matahari Ungu? Apa yang dia lakukan di sini?” tanya Fei Yue sambil kedua bola matanya melirik ke arah Fang Yuan.
Fang Yuan mengangkat bahu. “Jika kakak perempuan berkata kepadaku, lantas Bagaimana aku menanyakan kepada siapa?” tanya Fang Yuan kembali. Fang Yuan pada dasarnya sudah siap jika Ning Rong datang ke sini banyak untuk merampas poin kontribusi yang dimiliki dirinya dan kakak perempuan Fei Yue.
Tidak peduli jika kamu cantik dan jenius, selagi kamu memiliki niat untuk merampas poin kontribusi dari Fei Yue dan Fang Yuan maka Fang Yuan secepatnya memberikan pelajaran berupa kematian yang indah.
Fang Yuan dan Fei Fei setelah sosok Ning Rong semakin mendekat ke arahnya langsung masing-masing memiliki wajah yang serius.
Ning Rong sudah dekat di hadapan Fang Yuan dan Fei Yue. “Kamu Fang Yuan yah,” tanya Ning Rong dengan wajah yang tidak memiliki ekspresi.
“Hmm!” Fang Yuan menganggukkan kepalanya dan meraih tubuh Fei Yue untuk menjaga jika Ning Rong tiba-tiba menyerang.
Ning Rong mengangguk dan berkata: "Jangan berpikir negatif bahwa aku akan merampas poin kontribusi kalian berdua, tapi Aku hanya ingin mengetahui bagaimana kamu memiliki koin kontribusi itu dengan sangat cepat."
"Tentu saja karena kami berdua jenius. Tidak ada alasan lain selain jenius, 'kan?” tanya Fei Yue dengan raut wajah yang aneh terhadap Ning Rong.
”Hmmm jawabannya sedikit sombong walaupun itu masuk akal." Ning Rong tersenyum dan menatap Fang Yuan terus menerus.
Fang Yuan yang di tatap terus-menerus oleh Ning Rong, seketika merasa tidak nyaman langsung menatap ke arah Ning Rong dengan wajah yang tidak puas. ”Nona dengan penampilanmu itu, apakah benar-benar berpikir aku ingin membantu agar kamu memiliki poin kontribusi sama seperti kakak perempuan Fei Yue?’
Alhasil wajah Ning Rong tidak bisa menjaga ketenangannya setelah Fang Yuan mengatakan hal yang demikian. Dengan penampilan yang cantik dan sedingin es, setidaknya lawan jenis akan luluh terhadap dirinya. Hanya saja setelah bertemu dengan Fang Yuan, sepertinya menggunakan kecantikan untuk dibuat senjata agar dia luluh sepertinya tidak berfungsi semestinya.
"Ayo kita mencari monster di tempat yang lain.” Fang Yuan menatap Fei Yue dengan menganguk penuh arti.
”Hmm baiklah.” Fei Yue menurut mencoba meninggalkan Ning Rong.
"Tunggu dulu!" Ning Rong menatap ke arah Fang Yuan sambil mengeluh.
“Ada apa?” tanya Fang Yuan.
__ADS_1
“Jika kamu mendapatkan poin kontribusi sebanyak itu, karena kamu jenius, coba buktikan! Aku akan bertukar serangan dengan mu! Bagaimana?” tanya Ning Rong.
”Apa yang kamu dapat berikan kepada ku setelah kamu kalah? Jika tidak ada sesuatu yang berarti, lebih baik aku pergi dari sini.” Fang Yuan matanya menyipit.
”Jika kamu bisa mengalahkan ku, poin kontribusi milikmu akan sepenuhnya diberikan oleh mu. Tapi jika kamu yang kalah, kamu juga akan memberikan semua poin kontribusi mu kepada ku bagaimana?” Ning Rong menjelaskan sambil menggertakan giginya.
“Hmmm taruhan yang cukup menarik. Ok aku akan menerimanya." Fang Yuan tersenyum dan bergegas maju siapapun akan melihat bahasa tubuh Fang Yuan bahwa dia sudah siap kapan saja.
Setelah Ning Rong melihat Fang Yuan sudah siap, dia juga maju dan mengeluarkan satu set pedang yang sangat tajam.
"Kamu serang aku dulu, aku siap kapan pun!” Fang Yuan menginstruksi.
"Hmmm baik! Sebaiknya kamu berhati-hati, karena senjata tidak memiliki mata.” Ning Rong berkata dengan wajah yang sangat serius. Dia sedang berjudi atas poin kontribusi. Jika dia kalah maka tanpa pikir panjang merelakan poin kontribusinya.
Pada saat itu, Ning Rong berlari sambil membawa pedang dengan dua kaki berjinjit seperti hewan kancil yang sangat ringan dan lincah.
Kedua bola mata Fang Yuan berubah menjadi Sharinggan dan pergerakan Ning Rong menjadi begitu lambat.
Sring!
Sring!
Setelah pedang itu melewati dan tidak mengenai dadanya, Fang Yuan menyamping sedikit ke kiri sekitar beberapa jengkal dan kaki kirinya juga maju ke depan sekitar setengah meter.
Setelah itu tangan kanannya membuat serangan mencoba memukul bagian leher belakang Ning Rong.
Wish!
Dang!
Sayangnya serangan tangannya yang sangat menakutkan itu tiba-tiba masih dibaca oleh Ning Rong dengan pedang dilemparkan ke atas langsung ditangkap menggunakan tangan satunya dalam posisi pedangnya membelakangi.
Akibatnya pedang itu telah terkena pukulan Fang Yuan, langsung pecah menjadi dua bagian.
__ADS_1
Ahh!
Ning Rong sedikit terkena gelombang amukan tangan Fang Yuan sehingga dia terseret sekitar satu meter setengah menyamping.
Sambil mundur, Ning Rong mencoba bersalto ke belakang dua kali sambil melemparkan pedang yang patah menjadi dua ke arah Fang Yuan.
Kecepatan lemparan pedang Ning Rong hampir menyemai kecepatan peluru.
Ketika tembakan serpihan pedang pertama langsung ingin mengenai kaki kiri Fang Yuan, tetapi Fang Yuan menggeserkan langkah kaki kirinya sehingga pedang itu mengenai ruangan kosong. Setelah tembakan pedang patah pertama tidak berhasil, tiba-tiba tembakan pedang yang kedua hendak ingin mengenai wajahnya. Hanya saja Fang Yuan langsung membuat pose kayang.
Sring!
Setelah dua serangan itu tidak berhasil mengenai Fang Yuan, lalu Fang Yuan yang sedang dalam bentuk kayang, menekan kedua tangannya dan mencoba mengangkat tubuh sendiri sehingga bersalto kebelakang juga.
Satu salto tidak terlalu tinggi, namun salto kedua setinggi empat meter dan mulut Fang Yuan langsung menyemburkan api ke arah Ning Rong.
Bom!
Ning Rong waspada dan sudah siapa dengan serangan Fang Yuan. Kaki kanan menggeser seperti garis bulat ke depan. Tepat ketika kaki kanannya baru menggeser kedepan baru setengah lingkaran, tiba-tiba kaki kirinya di angkat dan seketika tubuhnya memutar begitu indah dan kaki kanannya berpose lurus seperti jarum jam.
Wushh!
Satu tendangan Ning Rong memgeluarkan angin sehingga api Fang Yuan langsung buyar menyebar ke mana-mana.
Ning Rong mendarat lagi dengan mulus dan tatapanya sungguh tersenyum darahnya mendidih. Dia baru pertama kali melihat lawan yang sangat seimbang.
Fang Yuan sebenarnya tidak serius sama sekali, dia terjun ke bawah mendekati Ning Rong dan dua tangannya membuat kepalan.
Bom!
Satu kepalan di tahan menggunakan tangan Ning Rong. Setelah itu, kaki Ning Rong mencoba mendang perut Fang Yuan, akan tetapi tangan kiri Fang Yuan memegang kaki indah ramping Ning Rong seketika diputarkan di udara tiga kali dan Fang Yuan melemparkan Ning Rong ke samping.
Wushhh!
__ADS_1
Fang Yuan setelah melemparkan tubuh Ning Rong, kedua jemari membuat kode untuk menyerang lagi ke arahnya.
“Ayo maju gunakan seluruh kekuatan mu!”