
Bab 9 Terjatuh Jurang Menakutkan
Wanita itu, seketika melihat ada pemuda yang memakai seragam sama persis dengannya walaupun seragam itu hanyalah seragam murid tukang.
Tetapi sebagai murid tukang, bukankah tidak diizinkan untuk mempelajari keterampilan? Tetapi kenapa dia memiliki pedang yang sangat itu dan gahar.
Dia ingin melihat wajahnya, tapi pemuda itu menggunakan sebuah topeng yang aneh sehingga dia tak bisa melihat.
“Hey! Kamu jangan lengah, awas disamping mu ....” Dia ingin menolong, tapi karena jarak terlalu jau, akhirnya ikhlas melihat pemuda bertopeng akan tewas ditikam oleh kelompok sekte Tian Yuan.
Fang Yuan menoleh dan dengan gagah berani, menggunakan teknik pedang Dugu lambung menebas tangan yang hendak menikam dirinya.
Slash!
Kedua tangannya seketika terpotong dan darahnya langsung muncrat membasahi Fang Yuan. Fang Yuan sendiri sungguh mual dan muntah sehingga akibat tindakan itu, ada kelompok lainya yang memukul wajah sehingga topeng Ultraman milik Jarjit serial Upin Ipin, langsung pecah. Otomatis wajah Fang Yuan langsung terlihat oleh mata telanjang wanita tersebut.
Hidung Fang Yuan mimisan dan seketika menatap orang yang memukul wajahnya dengan galak, “Bajingan! Kamu!”
Bang!
Tanpa berpikir panjang karena emosi, Fang Yuan memukul wajah dia hingga berdarah dan pingsan seketika tak sadarkan diri dengan seluruh gigi hampir rontok.
Pedang Alucard seketika digunakan untuk monusuk buah zakarr musuh hingga beberapa kelompok seketika Tian Yuan langsung bergidik merinding sangat mengerikan. Benda pusaka beserta dua telur adalah harta bagi kaum Adam. jika barang pusaka itu cacat atau bermasalah maka tidak ada gunanya hidup.
“Ahhhh telur ku!” Dia meringis kesakitan dan marah langsung mengeluarkan pedang yang sangat tajam mencoba mengenai bagian bahu kiri Fang Yuan.
Sring!
Fang Yuan menghindari, tapi dia sudah membaca pergerakannya sehingga pedang itu, langsung mendarat di kepala Fang Yuan.
Dang!
Tetapi apa yang membuat terkejut adalah, ketika pedang itu mengenai kepala Fang Yuan, tiba-tiba pedang yang sangat tajam itu langsung patah setelah mengenai kepala Fang Yuan.
“Bagaimana mungkin!” Dia terkejut sejenak dan tidak mempercayainya.
Bang!
Dia terlambat bereaksi sehingga kepala Fang Yuan langsung membentur ke murid sekte Tian Yuan sehingga langsung gagar otak.
__ADS_1
'"kesempatan!" Fang Yuan langung menebas perut dia hingga tewas.
[ Ding! Kamu membunuh manusia lagi, mendapatkan hadiah semvak laki-laki berwarna pink, dan satu obat urut minyak zaitun! ]
Setelah membunuh, Fang Yuan seketika ketrampilan tembus pandang diaktifkan sehingga ada yang murid bersembunyi terlihat. Fang Yuan langsung kikuk dan menghampiri murid yang bersemangat langsung memukul wajahnya dengan sangat keras.
[ Ding! Memukul manusia hingga tewas, kamu mendapatkan 50 poin dan satu ton batu akik! ]
.
“Akhirnya mendapat poin,” gumamnya dengan gembira sambil mencoba menyerang satu murid lagi yang tersisa.
Hiya!
Fang Yuan sungguh sangat semangat, tetapi dia tidak mengetahui bahwa dibawah ada kulit pisang sehingga tanpa sadar menginjak, alhasil terpeleset.
“Alamak,”
Bruakk!
Fang Yuan tidak ada waktu untuk mengeluh karena telat dia jatuh, murid yang tersisa menyerang menggunakan kesempatan ketika dirinya terjatuh.
Dang!
Dia menghindari murid yang menggunakan hukum es.
Swosh!
Fang Yuan menghindari begitu serius takut saja tembakannya akan mengenai dirinya.
Karena sudah memiliki armor emas naga level tiga, fisik menjadi bugar dia bisa melompat ketinggian dua meter langsung menghajar murid yang tersisa.
Sring!
[ Ding! Berhasil membunuh manusia kamu mendapatkan hadiah saos pedas level empat dan 200 poin! ]
[ Ding! Tuan rumah telah menyelesaikan tugas misterius, menyelamatkan Bai Yuxi dengan selamat. Tuan rumah berhak mendapatkan hadiah ketampanan meningkatkan 3% , tinju Tyrannosaurus Rex naik level empat, mendapatkan 700 poin dan satu boneka mainan untuk bercinta dengan wajah mirip Lolo Ferarri. ]
“Bajingan! Hadiah sistem sungguh sangat harum! Boneka Lolo Ferarri sungguh keren,” ucap Fang Yuan. Dia tahu siapa Lolo Ferarri, dia adalah publik figur panas yang memiliki gunung seperti semangka. Meskipun hanyalah boneka mainan, tapi bagi Fang Yuan tidak maslah yang terpenting bisa menemani ketika tidur.
__ADS_1
Kemudian dia mengecek total poin yang telah dikumpulkan dari berburu maupun membunuh musuh.
[ Ding! Total poin kamu 853! ]
Dia menggeleng kepalanya, masih kurang 253 point lagi untuk mencapai 1000 poin.
Tepat ketika sedang serius dengan sistem, Bai Yuxi langsung mendekati ke arah dirinya.
“Halo ... Terimakasih telah menyelamatkan aku, sepertinya kita masih satu sekte ya?" ucap Bai Yuki dengan ragu sebentar.
Akhirnya Fang Yuan sadar bahwa ada orang dibelakang sehingga langsung menoleh dan menjawab, “Nona benar. Saya masih satu sekte dan saya adalah murid tukang.”
“Murid tukang tapi sudah memiliki kekuatan yang sangat hebat. Seharusnya kamu sudah dipromosikan sebagai murid dalam seperti aku," angguk Bai Yuki dengan aneh. Sekilas bahwa kekuatan dirinya dengan Fang Yuan sungguh berbeda. Seharusnya Fang Yuan menjadi murid dalam, tapi kenapa masih di murid tukang.
Fang Yuan melihat raut wajah yang bingung, akhirnya paham dan berkata: “Saya tidak ingin menjadi murid dalam maupun murid initi, menjalani keseharian seperti mencuci pakaian dan mengumpulkan kayu bakar, seperti itu adalah hari-hari yang sangat menyenangkan sehingga tidak ada ancaman dikemudian hari."
Itu adalah omong kosong yang nyata dari Fang Yuan, dia juga ingin melihat luasnya dunia sambil melihat keindahan yang spektakuler. Bagaimanapun hidup di dalam sangkar sungguh membosankan.
Kemudian dia langsung mengabaikan Bai Yuki, dia hanya fokus mencari poin untuk dikumpulkan dan mendapatkan ketrampilan yang bagus di mall sistem.
“Hey kamu tunggu!” Bai Yuki mengejar dan memegang tangan Fang Yuan.
“Ada apa nona,” balas Fang Yuan bingung.
“Mau kemana lagi?" tanya Bai Yuki.
“Mau mencari kayu bakar lah,” jelas Fang Yuan.
”Bisakah aku membantu mu?” kata Bai Yuki.
”Tidak. Aku sendiri bisa.” Fang Yuan langsung berlari sungguh sangat cepat tanpa tujuan sehingga Bai Yuki ingin memperingatkan bahwa beberapa meter lagi ada jurang yang gelap. Tentu saja itu sungguh sangat berbahaya.
Benar saja, tiba-tiba Fang Yuan terjatuh dan berguling-guling dan tubuhnya menghantam tanah sungguh sangat keras. Tapi, dia masih berguling kebawah sampai pada suatu saat, akhirnya semlakk nya tersangkut ranting pohon dan mendarat dengan selamat.
“Sial untung saja aku masih hidup!”
Fang Yuan melihat kesekeliling hanya menemukan hutan yang sangat lebat dan mendung. Pada saat itu terdengar getaran monster yang mendekat ke arah dirinya.
Pada saat itu Fang Yuan melihat monster kucing yang memiliki bentuk raksasa sedang menatap ke arah dirinya dengan ganas. Kucing itu menggeram mendekatinya dan membuka mulut yang penuh air liur menetes ke tanah dan meraung.
__ADS_1
Meong!