Sistem Penjahat Terkuat

Sistem Penjahat Terkuat
Pergi ke Zhong Meng


__ADS_3

Bab 39 Pergi ke Zong Meng


Sambil melompat dengan jarak jauh, Fang Yuan sudah berpikir bahwa sekarang harus tidak berperasaan, hanya saja entah kenapa ketika berhadapan dengan lawan wanita Fang Yuan tidak ringan tangan. Tapi sekarang Fang Yuan sedikit berusaha agar membunuh siapapun yang menghalangi.


Satu lompatan Fang Yuan berjarak sepuluh meteran. Mengeluarkan pedang Alucard, seketika pedang itu dihunuskan ke Shen Tang.


Sring!


Shen Tang menggertakan giginya, sepuluh jari seperti sepuluh pisau. Seketika menangkis pedang Alucard Fang Yuan hingga memunculkan percikan api.


Dia menahan pedang itu dengan susah payah, sambil terseret-seret karena dorongan dan tekanan Fang Yuan, begitu menakutkan.


“Bajingan! Apakah kamu pikir aku masih ditindas sesukamu hah? Sekarang aku yang dulu sudah menghilangkan kepahitan. Sekarang aku adalah pemuda yang berdebu dan berdarah panas seperti mu. Aku ingin menjadi sombong seperti murid jenius. Sekarang berani memprovokasi ku maka tahu akibatnya,” kata Fang Yuan tiba-tiba tangan kiri itu mengeluarkan api hitam seketika melahap seluruh tubuh Shen Tang hingga mati menjadi debu dan jejaknya sudah pasti tidak akan ditemukan begitu mudah.


Membunuh begitu sangat mudah hanya menggunakan api hitam peringkat sebelas.


Setelah membunuh Shen Tang, mata Fang Yuan aktif menjadi merah sambil melihat sekeliling. Setelah melihat sekeliling, dia tak bisa menggelengkan kepalanya, Fang Yuan hanya aneh, apakah pertempuran sekarang guru Yu Ruyan dan kakak Fei Yue tidak menyadari?


Fang Yuan kemudian menggunakan cincin Grend Lantern untuk terbang kembali ke gubuk. Pada saat itu, setelah memasuki gubuk tiba-tiba seperti ada penyusup. Alhasil Fang Yuan matanya waspada.


Menyelinap masuk hendak menyerang, Fang Yuan menemukan dan kaget bahwa orang yang sedang berada di dalam gubuk adalah guru Beitang Yu.


“Guru. Apa yang sedang guru lakukan di sin?” tanya Fang Yuan ingin tahu.


Beitang Yu menggelengkan kepalanya sedikit ragu dan berkata: “Aku datang ke sini hany ingin mengucapkan secara pribadi. Selamat atas terpilihnya kamu berpatisipasi ke kota Zhong Meng. Tentu saja kamu harus ingat di sekte sana mungkin ada yang lebih hebat dari pada mu. Jadi ... Guru harap, kamu kembali hidup-hidup.”


Otomatis Fang Yuan terharu, sebagai yatim piatu tentu saja perasaan ini sangat hangat, hanya saja kata-kata Beitang Yu seperti ada kejanggalan. Bukannya alangkah baiknya mengatakan ketika sedang bersama murid lain sambil mengucapkan selamat tinggal. Tapi, guru itu malahan masuk pintu dan mengatakan secara pribadi.


Fang Yuan curiga. Jangan bilang bahwa Beitang Yu sudah keracunan adik laki-laki sendiri sehingga dia luluh?

__ADS_1


Pikiran itu sungguh membingungkan. Tapi Beitang Yu melihat keanehan Fang Yuan, seketika mengelak. “Murid kamu jangan bodoh! Guru hanya mengatakan saja jangan berpikir secara berlebihan!” Beitang Yu canggung dan tidak tenang sama sekali.


Fang Yuan tersenyum menggelengkan kepalanya mendekatkan ke tubuh Beitang Yu sehingga Beitang Yu waspada sambil mundur beberapa langkah.


“Murid bodoh apa yang kamu lakukan!” Seketika Beitang Yu waspada dan mundur selangkah demi langkah.


Hanya saja kedua tangan Fang Yuan seperti tangan dewa tidak ada perlawanan sehingga Beitang Yu langsung dipeluk oleh Fang Yuan.


“Tenang saja guru. Murid ini akan kembali hidup-hidup. Jangan khawatir.” Fang Yuan berkata lembut sambil mengelus-elus rambutnya.


Beitang Yu seketika kaku setelah dipeluk oleh Fang Yuan. Dia ingin melepaskan diri, tapi ada perasaan nyaman yang tidak bisa terlukiskan sehingga sangat enggan untuk memberontak.


Setelah memeluk sedikit lalam, Fang Yuan melepaskan dan mengangguk kepada Beitang Yu. “Ketika murid ini pulang, maka akan memberikan bubur yang kemarin guru makan.”


“Hmmm! Baik. Aku menunggumu." Wajahnya tersipu dan dia menyelinap pergi untuk keluar dari gubuk Fang Yuan.


Dua Jam Kemudian!


Pada saat itu juga, Ye Chen yang sudah sembuh menatap Fang Yuan sangat ganas. Dia tidak tahu entah kenapa kalah, tapi secepatnya harus meningkatkan kekuatan agar bisa kembalikan keadaan.


"Ummm ... Apakah kamu yang bernama Fang Yuan!" Saat itu ada wanita pemalu yang mendekati Fang Yuan dengan ingin tahu.


Otomatis Fang Yuan melirik wanita itu dan menjawab: “Adik ini benar. Saya Fang Yuan, kalau boleh tahu siapa nama adik ini?”


“Perkenalkam namaku Minguan Wei. Murid dalam yang dipilih oleh diaken untuk berparasi. Salam kenal.” Minguan Wei sungguh gugup. Ternyata rumor yang beredar sungguh salah kaprah, pasalnya sosok Fang Yuan begitu tegap dan tampan.


“Salam kenal juga.” Fang Yuan menjawab dengan lembut. Setelah itu, Fang Yuan melihat delapan murid pribadi, semuanya sungguh sombong dan dingin. Tapi Fang Yuan tidak peduli, itu bagus toh sehingga tidak ada perdebatan yang membuang-buang waktu seperti meremehkan satu sama lain.


Alhasil setelah semuanya sudah bersiap-siap, banyak murid tukang maupun murid yang tidak lulus pemilihan itu, sangat antusias melihat ke-20 murid yang pergi ke Zhong Meng.

__ADS_1


Samping kiri kerumunan, ada Beitang Yu. Beitang Yu menatap Fang Yuan, begitu pun sebaliknya. Mereka berdua saling mengangguk dan ....


Akhirnya perjalanan pun dimulai. Untuk sampai ke kota Zhong Meng, membutuhkan waktu tiga jam.


Mereka semuanya terbang menggunakan pedang hanya saja Fang Yuan yang berbeda sendiri. Dia terbang menggunakan cincin Grend Lantern sehingga seluruh tubuh, diselimuti cahaya hijau.


Minguan Wei sungguh ingin tahu sehingga dia terbang mendekati Fang Yuan.


”Kakak Fang Yuan. Bagaimana kamu melakukannya? Kamu terbang tidak menggunakan energi prajurit, sungguh aneh?” Minguan Wei sungguh sangat dekat dan Fang Yuan mencium semerbaknya bau badan Minguan Wei yang sangat wangi.


Sampingnya, Ye Chen sungguh muram entah kenapa ketika Fang Yuan dikelilingi wanita cantik, entah kenapa ada perasaan iri. Terlebih lagi, Lin Rouxi tidak lulus dalam penilaian sehingga kemarahan sepertinya dilimpahkan ke Fang Yuan.


Sepertinya setelah ada Fang Yuan, kamu merasakan bahwa keberuntungan sudah berpihak kepada Fang Yuan.


Sisi lain ketika Minguan Wei sedang berada di dekat Fang Yuan karena ingin tahu benda apa yang sudah dijelaskan oleh Fang Yuan, tiba-tiba Ling Wuyu menukik dan menabrakkan ke Fang Yuan sehingga Fang Yuan mengerutkan keningnya.


“Dari penampilan mu itu, kamu adalah pemuda mesum. Sepertinya kamu tidak perjaka lagi,” kata Ling Wuyu seketika tangan indahnya langung meraih pergelangan Minguan Wei.


"Perjaka atau tidak, bukan urusan mu, 'kan?" Fang Yuan bingung.


“Benar. Kamu seharusnya tidak ada hubungannya diantara kita. Tapi Minguan Wei adalah teman ku, jadi sekarang apa kamu paham.” Minguan Wei menatap Fang Yuan tidak ramah.


Diam!


Pada saat itu, diaken Tang San mengeluarkan suara, sehingga mereka langsung diam.


“Kalian tidak harus berseteru karena masalah sepele. ingat murid Ling Wuyu, sepertinya murid Minguan Wei yang mendekati Fang Yuan terlebih dahulu. Jadi kamu jangan seperti itu. Harus kerjasama.” Tang San melirik Ling Wuyu penuh arti.


Humpl!

__ADS_1


Ling Wuyu mendengus sambil menatap Fang Yuan. Tapi Fang Yuan hanya tersenyum dan berkata: “Bodoh!”


Otomatis Ling Wuyu marah dia memelototi Fang Yuan.


__ADS_2