
Bab 59 Peramal
Buahnya sebesar buah anggur, tetapi buah itu bergerombol menjadi satu. Buahnya memiliki asap yang mengepul sehingga Lin Rouxi menatap buah itu menjadi sangat aneh.
Buah apa ini?
Tatapan Lin Rouxi sungguh bingung dan sudah ketebak oleh orang misterius itu, orang misterius langsung menjelaskan. “Ini adalah buah iblis. ketika kamu memakannya akan memiliki kekuatan yang kuat itu tergantung individu masing-masing. Setiap pengguna berbeda-beda.”
“Jika kamu memakan buah ini sudah dipastikan akan memiliki keterampilan bawaan yang sangat bagus dan tentu saja kamu memiliki kesempatan untuk mengalahkan Fang Yuan itu.”
Lin Rouxi langsung tanpa berpikir panjang meraih buah itu dan ketika buahnya dipegang oleh tangan sendiri merasakan kekuatan yang kuat di dalam buah tersebut.
"Jiejiejie makanlah buah itu agar kamu memiliki kekuatan sehingga bisa mengalahkan Fang Yuan, jiejiejie!” Dia tertawa langsung tubuhnya berubah menjadi asap menghilang dari pandangan Lin Rouxi.
Lin Rouxi setelah melihat sosok misterius itu menghilang, langsung duduk dan melihat buah misterius yang sedang dipegang tangannya.
“Apakah benar jika aku memakan buah ini maka aku akan memilih keterampilan yang lebih kuat tanpa, Yang pastinya aku bisa mengalahkan Fang Yuan?” Ragu-ragu sebentar, akhirnya setelah mengumpulkan keberanian langsung memakan buah pipis tersebut.
Bom!
Ahhh!
Jeritan demi jeritan menggema di gubuk Lin Rouxi, akan tetapi jeritan itu tiba-tiba berhenti bertambah menjadi tidak terlalu keras.
Tiba-tiba pada saat itu, seluruh tubuh Lin Rouxi diliput aura gelap dan tidak hanya juga mengeluarkan satu mata lagi.
”Hahahah!” Lin Rouxi tertawa jahat langsung menyelinap pergi meninggalkan Sekte Tangwu untuk sementara.
Sisi lain Fang Yuan sudah itu banyak hadiah dari murid-murid, akhirnya tersenyum lebar. Walaupun seluruh Hadiah itu tidak berguna karena di tubuh sendiri tidak ada jiwa prajurit sehingga percuma saja memakan sumber daya yang bagus hanya bisa menjadi kotoran saja.
"Sekarang aku sedang dalam hati yang baik, aku ingin mengajak guru Beitang Yu pergi jalan-jalan hahaha!” Fang Yuan langsung mengeluarkan mobil Lamborghini Aventador venom.
"Mmmm sungguh mobil yang bagus berwarna hitam sangat elegan. Akan tetapi di sini adalah dunia Fantasi mana ada mobil Lamborghini <( ̄︶ ̄)>!” Fang Yuan langsung mengeluh dan mengembalikan mobil Lamborghini itu ke dalam sistem penyimpanannya.
Berpikir sebentar, Fang Yuan langsung berganti pakaian yang bagus lalu dengan hati-hati langsung menyelinap ke gubuk Beitang Yu.
Fang Yuan menyelinap masuk ke dalam gubuk Beitang Yu bukan menggunakan pintu tetapi menyelenap melalui jendela kecil.
Ketika Fang Yuan sudah memasuki ke dalam gubuk Beitang Yu, Fang Yuan tidak menemukannya tetapi ada suara gemercik air di dalam reset tersebut.
"Ahhh? Apakah guru sedang mandi?” Fang Yuan tiba-tiba matanya cerah langsung tersenyum jahat dia meniatkan diri untuk mengintip Beitang Yu sedang mandi.
__ADS_1
Ketika menggunakan mata Sharinggan, Fang Yuan melihat Beitang Yu sedang membasuh tubuhnya tanpa menggunakan busana, kulitnya sangat putih seperti susu dan sangat halus seperti polesan batu giok Abadi.
Rambutnya panjang seperti air terjun dia memejamkan matanya sambil menikmati air yang sedang mengalir dari atas sampai ke bawah. Dua buah Gunung Merapi yang bergelombang-gelombang membuat tangan Fang Yuan tidak sabar ingin meremas-remass.
"Humpp sungguh sangat cantik dan menawan aku tidak sabar sekali ingin mendobrak pintu itu!” Fang Yuan mengintip menggunakan mata sharingan sambil mengusap darah yang keluar dari hidung akibat mimisan.
Akan tetapi, ketika Fang Yuan sedang mengintip di balik pintu tersebut, tanpa sadari di bawahnya ada kulit pisang sehingga terinjak langsung terpeleset dan kedua tangannya mendorong pintu itu sehingga Beitang Yu yang sedang merasakan mandi tiba-tiba kaget langsung berteriak.
"Bajingan dasar mesu ....” Teriakan Beitang Yu begitu sangat menggema, akan tetapi Fang Yuan langsung berlari dan memelukn lalu, kemudian tangan kirinya membungkam bibir seksi dari Beitang Yu.
“Mmmmmm!” Mata Beitang Yu melotot tajam sangat menakutkan bahkan jika tatapan itu bisa membunuh, mungkin Fang Yuan akan mati ratusan kali.
"Sttt Yu'er! Jangan berisik ini aku Fang Yuan!” Fang Yuan panik takut beberapa murid yang mendengar teriakan Beitang Yu.
Beitang Yu akhirnya langsung lega dan menatap ke arah Fang Yuan, memang benar dia Fang Yuan. Tapi sekarang tubuh sendiri sedang dalam keadaan telanjang ini sungguh sangat memalukan.
Hanya saja ketika hendak melepaskan dari cengkraman Fang Yuan, tiba-tiba adik laki-laki Fang Yuan menjadi keras dan tanpa disadari langsung menggesek ke lipatan pahanya.
Fang Yuan tidak sabar langsung membuat Beitang Yu menjadi seperti anjing.
Ahhh!
Akhirnya mereka berdua melakukan hubungan intim lagi.
”Kamu bajingan!” Beitang Yu hendak menangis, tapi Fang Yuan mendekati dan berkata: “Aku akan mengajak mu ke tempat taman Budho, sebagai atas penghargaan kita berdua menjadi sepasang kekasih. Cepat kita harus pergi diam-diam jangan sampai murid teman-teman ku dan guru-guru mengetahui!”
Beitang Yu enggan tapi di paksa akhirnya menurut dan setelah sudah berpakaian rapi, mereka berdua menyelinap pergi.
~
~
#Tempat keramaian Budho Agung!
Tempat keramaian sungguh ramai, banyak para manusia yang melihat hiburan atau mencari tempat makan yang enak.
Pada saat itu, ketika Fang Yuan dan Beitang Yu sudah tiba di tempat keramaian Budho, dari kejauhan ada satu wanita berpakaian gelap Dia duduk di sebuah meja kecil tetapi di hadapannya banyak para pemuda yang ngantri.
Mereka sedang mengantri wanita itu untuk meramal.
Pemuda yang di sebelahnya ada banyak cantik tiba-tiba berkata kepada wanita merupakan gelap.
__ADS_1
"Nona. Bagaimana kamu bisa meramal masa depanku," ucap pemuda tersebut dengan tangan kanannya dipegang oleh kekasihnya.
Wanita itu tersenyum dan menatap ke arah pasangan yang serasi itu, ”Walaupun kamu ingin memiliki kehidupan yang bahagia Tetapi kamu juga memiliki keinginan untuk menjadi kuat. Apakah benar?”
Pemuda itu mengangguk dengan serius, ”Benar kami berdua ingin hidup bahagia dan memiliki kekuatan yang kuat agar bisa melindungi keluarga kecil kami.”
“Walaupun aku bisa menjanjikanmu dengan kekuatan yang hebat tetapi, aku tidak bisa menjamin apakah kamu puas dengan apa yang aku berikan.” Wanita itu setelah menjawab langsung memberikan pil kecil berwarna merah. Setelah menyerahkan pil itu, wanita itu melanjutkan lagi perkataannya, “Kamu coba memakan pil ini mungkin akan membantu."
Pemuda itu melirik kekasihnya dan mengangguk langsung mengambil bel tersebut dan memakan langsung.
Begitu dia memakannya tiba-tiba seluruh tubuhnya otot-otot itu mengembang dan ....
Bom!
Ada ledakan kekuatan yang keluar dari tubuhnya sehingga pemuda itu langsung berdiri.
”Hahahah! Aku merasakan kekuatan yang sangat hebat!” Pemuda itu tersenyum bahagia bahkan otot-otot yang membesar karena kekuatan yang tiba-tiba keluar dari tubuhnya.
Akan tetapi, wanita kekasihnya melihat bahwa laki-laki yang dicintai semakin berubah seperti bukan manusia, dari kulitnya berubah menjadi merah, di kepalanya mengeluarkan tanduk dan giginya mengeluarkan taring yang sangat panjang.
Roar!
Bom!
Pemuda berubah menjadi monster mengamuk langsung menghancurkan di sekelilingnya, bahkan wanita dari kekasih Pemuda tersebut terpental sampai meninggal.
Wanita yang disebut sebagai peramal langsung menerima pergi dengan senyum jahat.
Fang Yuan dan Beitang Yu yang melihat juga langsung mengantisipasi.
Dalam pandangannya ada monster dengan setinggi dua meter lebih mengamuk-ngamuk di sekitar keramaian. Bahkan Fang Yuan melihat monster itu membunuh apa yang dilihat.
Beitang Yu tanpa pikir panjang langsung menyelamatkan orang yang masih bisa diselamatkan sambil mencoba menyerang monster berkulit merah itu.
Bang!
Ahh!
Beitang Yu tertampar sangat keras dan melesat berputar-putar sambil menabrak beberapa gerobak pedagang sampai membuat kulit-kulitnya menjadi lebam.
”Monster ini sungguh sangat kejam dan kuat! Aku tidak bisa melawannya!” Beitang Yu terhuyung-huyung sambil mencoba berdiri.
__ADS_1
“Kamu menyingkir terlebih dahulu monster itu sangatlah berbahaya,” pikir Fang Yuan sambil menatap monster kemudian melompat untuk membunuh.