
Ken langsung berlari setelah menerima telfon dari temannya yang mulai kelelahan karna melakukan shif doubel karna menggantikannya.
" ahh aku minta maaf ( terengah - engah langsung memakai jas dokternya dan mengambil alih tugasnya kembali) kau yang terbaik brooo" ( menepuk bahu jeno kuat).
" Aku tak akan melakukannya lagi kau mengerti ( dengan muka masam).
" Aku tak yakin dengan itu.. kau akan melakukan apabila aku menawarkan hal yang menarik untukmu ( mengangkat alisnya).
" Kau pikir aku siapa? ( sambil keluar dari ruang IGD yang sudah terlihat sepi dan sudah teratur).
" Apa ada pasien lagi yang belum di periksa? ( bertanya pada suster).
" Tidak dok dokter Jeno sudah menyelesaikannya pemeriksaan untuk pagi ini".
" Hahaha aku akan memberikannya traktiran yang banyak padanya. Oh ya aku ada operasi bukan pukul 2 siang nanti ? tolong bersiap aku akan mengajakmu mengamati berjalannya operasi sekaligus membantuku ok" ( langsung pergi ke ruangannya).
" Ya dok ( bersemanagat) terima kasih banyak telah memberiku kesempatan besar ini dok".
" Hmmm aku butuh asisten yang terbaik untuk dokter terbaik bukan? ( Sambil berjalan).
" Terima kasih dok !!! " berteriak.
Di ruangan kerjanya Ken mempelajari operasi yang akan ia lakukan siang ini dengan cermat dan fokus seperti biasanya. Dengan mengenakan kacamatanya Ken terlihat sangat tampan dan berkarismatik, ruangan itu mulai hening karna kefokusannya. Tiba - tiba ia beranjak dari kursinya dan pergi keluar ruangannya dengan membawa sebuah kalung berbentuk unik di tangannya.
" Apa yang kulakukan benar? aku rasa gadis itu membutuhkannya, aku kehilangan fokusku karna kalung ini ( melihat kalung yang ia pegang) kalung ini sama seperti gadis itu unik tapi terlihat cantik. Wah..... apa yang akan kulakukan denganmu hah? ( berbicara pada kalung itu) Hmmm aku akan mengembalikanmu setelah semua tugasku selesai ok!! ( berjalan masuk kedalam ruangannya lagi)"
Back to Bora
Setelah sampai di kampus ia melangsungkan kelas yang ada sampai selesai tanpa menyadari kalung yang ia pakai tak ada di lehernya lagi.
" Nona Bora apa sudah selesai? seperti yang di katakan Nyonya kita akan langsung ke kantor karna ada yang harus dibahas soal perusahaan" ( muncul tepat setelah melihat Bora keluar dari kelas).
" Hmmm ( jawaban yang menandakan ia sudah lelah).
" Silakan masuk Nona ( membuka pintu mobil).
Bora hanya masuk dengan wajah yang dingin seperti biasanya.
"Dreeettt dreeettt dreeettt" terdengar suara telfon Bora berdering beberapa kali tapi ia hanya mendiamkannya. Ali yang sudah biasa dengan itu hanya diam dan menyetir dengan nyaman.
Sesampainya di kantor banyak para pegawai yang memberi salam pada Bora dan tak ada yang ia gubris sama sekali sampai ia berpapasan dengan seorang bapak tua.
" Selamat sore Nona Bora ( membungkuk hormat ) sudah lama tidak berkunjung kesini?".
" Selamat siang pak Chan ( membalas dengan membungkuk kembali ) maaf aku sedang buru -buru " melewati pak tua itu.
" Heh liatlah anak itu sangat angkuh sama seperti ibunya memang buah tak jatuh jauh dari pohonnya " langsung pergi setelah Bora pergi.
__ADS_1
Bora yang sedang ditunggu oleh ibunya didalam ruangan akhirnya datang.
" Kenapa lama sekali hah!! kau membuat banyak orang menunggu Bora..".
" Aku sudah bilang aku akan datang secepat yang kubisa kau tau aku sedang kuliah tadi ( berbicara ketus di depan ibunya dan beberapa orang penting di dalam ruangan yang luas itu).
" Maafkan kami Nona, kami yang terlalu cepat merencanakan jadwal ini" saut salah seorang pria dengan jas putih.
" Bisakah kau berbicara sedikit lebih sopan Bora? ( ucap ibunya).
Tapi tak satu pun kata yang keluar dari mulutnya ia hanya langsung duduk di sebuah kursi yang sudah disediakan di ruangan itu.
" Apa yang sebenarnya ingin dibahas disini sekarang? tidak bisakah ini lebih dipercepat Bu Lily ( melihat ibunya).
" Mulai persiapkan rapatnya" saut sekertaris ibunya kepada para pegawai yang ada.
" ok akan kumulai, aku akan langsung ke inti pembicaraan ini.. aku ingin anakku Bora menggantikanku mulai minggu depan karna ada alasan tertentu yang tidak bisa ku jelaskan dengan detail. Apa ada dari kalian yang berpendapat? " rapat dimulai oleh ibunya.
" Ma...... ( terkejut) bukannya pelantikanku akan dilakukan di tahun depan? bagaimana bisa dipercepat seperti ini? Ada apa ini ma.. "
" Kenapa kau terkejut? kau yang mengatakan pada ibu untuk memberikan suprise yang luar biasa disaat ulang tahunmu yang ke 20, inilah yang ibu maksud.. sebagian dari hidup ibu akan ibu berikan padamu sekarang.
" Tapi Nona bahkan belum siap dengan ini Nyonya?" saut pak Chan.
" Apa yang belum ia siapkan pak chan?".
" kenapa harus menunggu siap? toh ia akan berada di posisi ku sekarang cepat atau lambat bukan?. Bukannya akan lebih bagus jika Bora memulainya dengan cepat agar ia berpengalaman seperti yang kau bicarakan pak chan?".
" Aku setuju dengan apa yang dikatakan pak Chan Nona masih sangat labil ia masih tak bisa mengendalikan emosinya seperti tadi".
" Aku mengakui hal itu, aku memang masih labil dan egois banyak hal yang masih harus kupelajari dengan giat, kenapa pelantikannya dipercepat seperti ini?".
" Bora..... kau tidak mengatakan itu karna ingin mengundur waktu saja bukan? karna kau ingin lari dari hal itu.
" Seseorang yang berpengalaman berkata padaku.. kau harus realistis dalam hidup yang keras ini dan lakukan peluang besar yang ada didepanmu tanpa harus memilih itu sesuatu yang kau inginkan atau tidak, karna akan ada satu jawaban yaitu kau akan tetap melaluinya jadi jangan lari dari apa takdir yang diberikan padamu . Jadi aku tidak akan lari ma.. karna itu akan mempersulit hidupku bukan?".
" Ok pelantikan akan dilakukan seperti rencana awal, aku akan mengalah akan hal ini . Setelah kupikir akan lebih baik jika Bora menepati janji yang ia buat pada ibunya ini".
Banyak hal yang di bicarakan melalui rapat itu dan intinya ibu Bora mengalah dengan rencananya itu.
" Pulang bersama ibu Bora, ibu ingin makan malam diluar bersama".
" Hmmm Ali pulanglah lebih dulu aku akan pulang dengan mama".
" Ya Nona" pergi meninggalkan Bora dan ibunya.
Bora pergi makan malam di luar bersama ibunya setelah beberapa bulan mereka tidak makan malam bersama.
__ADS_1
" Kenapa mama melakukan itu ? aku tak akan melanggar janjiku padamu, aku hanya perlu memastikan aku benar - benar siap untuk menerimanya itu saja".
" Ibu tak ingin kau merubah pikiranmu akan hal itu ".
" Jika aku ingin lari dari dulu aku akan melakukannya kenapa aku repot - repot melakukan sesuatu yang tidak aku inginkan" memakan makanannya. "Setidaknya aku ingin membalas semua yang kau berikan padaku".
" Maafkan aku selalu memaksamu untuk melakukan hal - hal yang tak kau inginkan dan maaf karna membuatmu memanggil ibu selain kepada wanita yang melahirkanmu.
Karna ia teringat kepada ibunya ia ingin menyentuh kalungnya tapi sudah tak ada di lehernya lagi. Pada saat itu Bora menyadari bahwa kalung yang ia pakai sudah hilang entah kemana.
" Kemana kalungku?" panik.
" Kalung apa ? kalung pemberian ibumu? kau menghilangkannya?".
" Aku tak tau pasti ma.. pasti itu jatuh aku yakin karna tak mungkin aku melepasnya dari leherku. Ahh kemana itu pergi" mulai panik dan menangis.
" Tenanglah....ibu akan bantu mencarinya".
" Aku sangat bodoh!!!" ahhhh apa mungkin?( mengingat kejadian di kereta).
" Ada apa?".
" Tidak apa ma.. ayo kita pulang aku akan mencoba mengingatnya lagi".
Bora dan Nyonya Lily kembali kerumah untuk mencari kalung itu
Back to Ken
" Auhhhhh akhirnya ... operasinya sedikit terasa melelahkan " melepaskan pakaian operasinya.
" Dok kau melakukan yang terbaik " ucap asistennya.
" Terimakasih , aishhh aku harus mengembalikannya tapi bagaimana caranya?.
" Apa yang perlu kau temukan dok?".
" Kalung ini( melihatkan kalung itu) aku tak tau mencari gadis itu dimana kurasa kalung ini sangat berharga diliat dari bentuknya".
" Kau benar dok, dimana kau menemukannya dok?".
" Aku bertemu dengan gadis itu di kereta bawah tanah, apa aku harus kembali kesana besok? jika ia mencarinya pasti aku akan bertemu dengannya besok bukan begitu?".
" Kurasa hanya 50% kau akan bertemu dengannya karna alasan yang logis ".
" Kurasa juga seperti itu akan tetapi aku akan mencobanya besok semoga aku bertemu dengannya".
Bersambung....
__ADS_1
Sampai ketemu di hari minggu jam 20.00 WIB