Strawberry Marmalade

Strawberry Marmalade
Penemuan Ayana Dan Jae


__ADS_3

Kaoru menemukan pintu tersembunyi yang menghubungkan dengan ruangan bawah tanah. Dengan cepat dia segera meanggil teman-temannya. Jay, Ayana dan Mamo segera mendekat dan jongkok mengitari pintu rahasia itu dan mulai memperhatikan ruangan bawah tanah yang sangat gelap itu.


Bau anyir mulai menyeruak seakan menggelitiki indra penciuman mereka berempat. Dan tentu saja membuat mereka sedikit mengibaskan tangan mereka.


"Ruang bawah tanah?" gumam Ayana berusaha untuk memicingkan sepasang matanya dan berusaha untuk menatap ruangan gelap bawah tanah itu. "Jae! Masuk dan periksa sesuatu!! Cari tau ada apa di dalam ruangan bawah tanah itu!" imbuh Ayana memberikan titah.


"Aku?" celutuk Jae menunjuk dirinya sendiri seakan merasa keberatan dan kurang setuju.


"Tentu saja! Siapa lagi?!" Ayana menyauti dengan tegas. "Masa kamu akan membiarkan kami para gadis yang memasukinya?!" imbuh Ayana memojokkan Jae.


"Ugh ... baiklah ... baiklah! Aku akan memasukinya dan memeriksanya!" sahut Jae karena tak memiliki pilihan lainnya lagi.


Kini Jae mulai menuruni tangga kecil yang menghubungkan ke dalam ruangan bawah tanah itu dengan begitu berhati-hati. Dia hanya menggunakan lighter yang berasal dari ponselnya. Karena ruangan itu sungguh sangat gelap dan tak memiliki penerangan apapun di dalamnya.


Sementara ketiga gadis itu mulai memeriksa kembali seluruh ruangan ini dan berharap akan menemukan seauatu yang sangat berguna untuk mereka.


Jae masih menyenteri ruangan bawah tanah itu dan berusaha untuk memeriksa ruangan gelap itu. Dia terus menyisiri ruangan yang sebenarnya berukuran tak terlalu luas itu, meskipun sebenarnya bau anyir itu semakin tercium olehnya.


"Apa yang sebenarnya disimpan oleh gadis aneh itu di dalam ruangan ini? Mengapa tempat ini begitu bau amis? Apakah jangan-jangan Sora adalah seorang zombie hidup dan menyimpan tubuh manusia yang sudah dijadikan korban disini? Hiiyyy ... seram sekali gadis pucat itu!! Tapi ... bagaimana jika itu benar-benar terjadi? Ahhh ... tidak mungkin ada zombie di kehidupan nyata bukan? Mereka hanya ada di film-film saja! Makanya jangan terlalu sering menonton film zombie, Jae! Parno sendiri kan kamu?!" celutuk Jae berkata dengan dirinya sendiri.


Namun tiba-tiba saja cahaya lamlu dari ponsel Jae mulai menangkap sesuatu yang tergeletak di atas meja. Karena begitu remang-remang dan sedikit tidak jelas, akhirnya Jae mulai memfokuskan dirinya untuk mengamati benda itu.


Jae juga memberanikan diri untuk melenggang mendekati meja kayu yang berukuran kecil memanjang itu. Kening Jae mulai berkerut melihat seekor rusa yang sudah tak bernyawa tergeletak begitu saja di atas meja kayu itu.


"Huftt ... rupanya hanya seekor rusa yang sudah mati saja! Aku kira mayat manusia ..." Jae menghembuskan nafas kasarnya ke udara dan terlihat mulai lega. "Tapi mengapa Sora melakukan semua ini di ruang bawah tanah ya? Bukankah jika ingin memasak rusa ini, akan lebih mudah jika dilakukannya secara langsung di dapur dan ditempat yang tidak gelap seperti ini? Memang benar-benar gadis yang aneh!" gumam Jae mulai melenggang kembali untuk memeriksa lainnya lagi.


Selama beberapa saat, Jae terlihat masih menyisiri tempat ini. Namun tiba-tiba saja ada sesuatu yang sangat mengejutkannya.


PLUKK ...

__ADS_1


Tiba-tiba saja ada seseorang yang menepuk bahu kanan Jae. Seketika tubuh Jae seakan membeku seperti cuaca saat ini yang kini mulai terasa dingin. Sepasang matanya mulai membelakak dan jantungnya mulai berdegup semakin kencang.


Karena Jae masih saja berdiri mematung dan tak segera berbalik, kini sosok itu mulai menepuk kembali bahu Jae dengan lebih keras. Dan hal itu tentu saja membuatnya semakin ketakutan luar biasa.


"Arrgghh ... please!! Lepaskan aku! Dan jangan bunuh aku! Jangan makan aku! Aku hanya ingin bermain di rumah Sora ... aku mohon jangan bunuh aku ..." ucap Jae dengam suaranya yang sudah gemetaran.


"Apa yang kamu katakan, Jae? Lama sekali memeriksa tempat sekecil ini saja?!" tiba-tiba saja mulai terdengar suara seorang gadis yang sangat tidak asing untuknya.


Akhirnya Jae mulai berbalik dan bernafas dengan lega setelah melihat Ayana yabg sudah berdiri di hadapannya saat ini.


"Huftt ... rupanya kamu ya, Ayana! Kamu sangat mengagetkan aku saja! Aku kira kamu adalah zombie!" celutuk Jae mulajli mengatus nafasnya kembali yang sempat tidak beraturan karena gugup.


"Mana ada zombie di jaman sekarang ini, Jae! Kebanyakan nonton film kamu!" celutuk Ayana mulai memeriksa kembali tempat ini dengan dibantu penerangan dari lighter ponselnya juga.


Setelah beberapa saat, akhirnya Jae mulai menemukan sesuatu di sebuah laci meja. Ada beberapa kemasan pastik yang berisikan dengan cairan kental berwarna merah segar dan berlabel buah strobery.


"Hhm? Jus strobery?" gumam Ayana mulai mendekati Jae dan juga mulai mengambil sekantong jus strobery itu dari dalam laci meja itu. "Sepertinya ada sesuatu yang sedikit tak wajar dan aneh." imbuh Ayana memicingkan sepasang matanya menatap kemasan itu.


"Apa, Ayana?" tanya Jae.


"Mengapa Sora menyimpan makanannya di tempat seperti ini? Bahkan jika manusia normal saja pasti akan eneg jika mengingat tempat ini saat dia memakan sesuatu." gumam Ayana masih mengamati kemasan bening berwarna merah segar itu.


"Hhm. Kamu benar juga, Ayana. Perutku saja rasanya sudah sangat mual saat ini." sahut Jae dengan ekspresi menahan rasa mual. "Sora memang sangat menyukai jus strobery ya. Bahkan dia sampai membawa bekal jus itu dari rumahnya."


"Namun selama ini aku tak pernah melihat Sora memakan apapun di kampus. Entah karena tidak punya uang, atau apa ... namun semua ini memang sedikit aneh. Sebaiknya kita harus memeriksa kemasan jus stroberi ini." ucap Ayana berniat untuk membuka kemasan itu.


Namun baru saja terbuka sedikit saja, tiba-tiba mulai terdengar suara teriakan yang berasal dari ruangan atas. Jun, Mamo dan Kaoru berteriak histeris dan suaranya terdengar seperti menahan rasa takut oleh sebuah ancaman yang membahayakan nyawa mereka.


Bersambung ...

__ADS_1


...🍁🍁🍁...


Bonus biodata Sora :



Name : Sora Akane


Birth : Tidak diketahui


Zodiak : Tidak diketahui


Hight : 165 cm


Weight : 48 kg


Age : 20 years old


Yang paling dibenci : tidak mudah untuk membenci sesuatu


Harapan : ingin hidup layak dan dihargai


Yang paling disukai : ketenangan dan alam liar


Makanan faforite : strawberry marmalade ( darah hewan )


Hobi : aku tidak tau. Tapi juka aku memiliki waktu luang, aku akan menggunakannya untuk melakukan hal seperti berburu beberapa hewan untuk persediaan makanku.


Kekuatan : bergerak dan berlari dengan cepat, terbang dan melompat tinggi, memiliki penglihatan dan pendengaran yang sangat tajam, kuat dan bisa menyembuhkan luka seseorang sesuai dengan yang dia kehendaki.

__ADS_1


__ADS_2