Suami Palsu - 40 Days Husband

Suami Palsu - 40 Days Husband
Bab 59


__ADS_3

Xena membelai pipi Evan. Tak usah ditanya apa yang dirasakan Evan sekarang, darahnya berdesir ada gelenyar aneh yang membuat bulu kuduknya merinding.


“Tidurlah Xen,” kata Evan saat menyadari perubahan yang terjadi pada dirinya. Ia tidak bisa membiarkan sesuatu yang diinginkan terjadi, tidak dalam kondisi Xena tak sadar seperti ini. Gadis itu jelas membelainya karena pengaruh alkohol yang ditenggak.


“Ev …. “ Xena kembali memanggil, suaranya begitu merdu bahkan membuat tengkuk kepala Evan merasa tersengat aliran listrik.


Perlahan Xena mendekatkan wajah, matanya yang sayu memindai wajah Evan yang begitu tegas dan tampan. Sementara dia terus menatap, yang ditatap hanya bisa menelan saliva sambil gemetaran.


“Xen … “ Evan tak berkutik saat Xena menyambar bibirnya. Sentuhan permukaan bibir yang hangat dan kenyal itu membat Evan terbuai. Xena bahkan menciumnya dalam.


Sebagai pria normal, Evan pun ikut larut. Ia membalas ciuman Xena tak kalah dalam. Kini keduanya bak sepasang kekasih yang tengah kasmaran, Evan merengkuh erat pinggang Xena, membiarkan bibir mereka beradu hingga kebas.


Xena yang tidak sadar mendorong tubuh Evan sampai terlentang di atas ranjang, dengan berani dia naik ke atas tubuh pria itu dan menduduki kedua paha Evan.


“Xen, apa yang mau kamu lakukan?” Evan malah ketakutan saat Xena menarik bajunya lolos dari kepala. Gadis itu tersenyum dan kembali menubruk bibirnya, membuat Titanicnya menjerit tak karuan.


“Xen, sadarlah!” Evan sejatinya ingin mengambil kesempatan, tapi jika seperti ini jelas Xena malah akan semakin membencinya jika sudah sadar. “Xen hentikan!”


Entah setan apa yang merasuki Xena, dia bahkan dengan berani menyasar ceruk leher Evan mencumbui , menyesap dan meninggalkan bekas merah keuangan di sana.

__ADS_1


“Xen … emm …. henti … ah.” Evan malah mendesah. Namun, beberapa menit setelahnya Xena terdiam dan membuat Evan bingung.


“Xen … Xena!” panggilnya berulang. Kepala Xena roboh tepat di samping kepalanya. Gadis itu mengurungnya setengah telanjang dan setelah membuat Titanicnya belingsatan di bawah sana Xena malah tidur.


“Apa kamu tidur?” tanya Evan yang tiba-tiba merasa kecewa.


“Ah sial.” umpatnya sambil sedikit mengangkat leher untuk melihat miliknya yang berharga mendesak celana yang dia kenakan.


“Ah …. “Evan memukul sisi ranjang sebelum menggulingkan Xena yang benar-benar tertidur.


“Kamu pasti sengaja ingin membuatku mandi malam-malam,” gerutunya sebelum menyelimuti tubuh Xena dan berjalan masuk ke dalam kamar mandi.


_


_


_


“Kenapa?” Prawira yang melihat istrinya terus memandangi layar ponsel menjadi bertanya-tanya. Pria itu mendekati Hana dan duduk di sebelahnya. “Kenapa kamu memandangi foto Evan dan Xena?” tanyanya.

__ADS_1


“Tidak, aku hanya heran. Mereka berfoto di pantai, tapi apa ini di pulau Kilikili? Tapi seingatku Xena tidak pernah mengenakan baju ini.”


Prawira meraih ponsel di tangan Hana, mencoba melihat dengan seksama lalu berkomentar, “di sini Xena terlihat sedikit lebih kurus.”


Keduanya saling pandang dengan alis dan kening yang semakin berkerut karena sudah keriput.


“Apa mungkin mereka sebenarnya sudah kenal satu sama lain?” tebak prawira.


Hana mengedikkan bahunya. Jika sudah saling kenal, kenapa berpura-pura seperti orang asing? begitu pikirnya.


_


_


_


_


like

__ADS_1


komen😘


__ADS_2