SUAMIKU ADALAH AYAH KEKASIHKU

SUAMIKU ADALAH AYAH KEKASIHKU
BAB 1


__ADS_3

Andai saja aku tidak pulang,musibah ini tidak akan menimpa pada diriku.


Aku tidak harus terpaksa menikah dengan "REYNALDY ARLANDA".


Pria yang seumuran dengan almarhum ayah.


Aku bersembunyi ditempat yang salah, sehingga aku dan pria itu pun digerbek warga disebuah Villa atas laporan papa tiri dan mama tiriku.


¤¤¤¤¤¤¤¤


Nak Aryana.


"Bukankah,nak Aryana tinggal dikota?".


"Kapan nak Aryana pulang?",tanya


Bibi Onah yang melihatku keluar dari kamar.


"Kenapa tidak memberitahu bibi, Neng?",tanyanya lagi padaaku yang jawab dengan memeluk tubuhnya wanita lima puluhan ini.


Bi Onah dan suaminya orang kepercayaan almarhum papa untuk menjaga diriku dan juga rumah serta usaha lainnya tidak bisa dikuasai oleh ibu tiriku.


Bukankah bibi Onah mengirimkan pesan kepada saya, bahwa papa dan mama akan menjual rumah peninggalan ayah yang diwariskan padaku, ujar Aryana.


Bibi tidak pernah mengirim pesan untuk neng Aryana, ujar bi Onah.


Bi Onah.


Bi Onah tidak pernah mengirimkan pesan kepada neng Aryana.


Bibi hanya diperintahkan untuk membersihkan Villa ini,katanya ada tamu yang mau tinggal beberapa hari di villa,neng.


Fitnah apa lagi kali ini yang akan menimpaku,gumam Aryana dalam hati. Sampai suara seorang wanita yang tidak asing baginya bergema dalam rumah.


"Oh...!".


Jadi,kamu sengaja meminta bi Onah pulang kampung agar kamu bebas membawa siapa pun kevilla ini, ucap Arini yang sudah berdiri diambang pintu.


Mama..


Aryana tidak kaget melihat kedatangan mama Arini ke Villa.


Jadi,gosip itu benar!, bahwa selama ini kamu menjadi simpanan om-om di kota.


Mama ngak habis pikir tujuanmu kekota melanjutkan pendidikan atau hanya ingin kebebasan.


Maksud mama apa sih?,tanya Aryana kepada Arini.


Kurang apa mama selama ini sama kamu, sampai kamu membawa laki-laki ke Villa ini.

__ADS_1


Mama turuti semua keinginanmu.Hanya gara-gara mama menikah lagi,kamu tega membenci mama.


Aryana diam saja melihat drama yang sedang dimainkan sang mama.


Kamu harus tahu Aryana, dari kamu kecil sampai sekarang,ibu Arinilah yang membesarkan kamu,nak. Ucap salah satu warga yang juga berdiri dibelakang mama Arini.


Aryana kaget melihat banyaknya warga yang berkumpul dihalaman Villa.


Ibumu pergi meninggalkan dirimu dan juga ayahmu,dengan lelaki lain. Kalau tidak ada Arini, kamu tidak akan merasakan kasih sayang seorang ibu, ucap salah satu warga yang ada dihalaman Villa.


Mungkin benar juga,kalau buah jatuh tidak jauh dari pohonnya,timpal salah satu warga lagi.


Kalau kalian tidak tahu cerita sebenarnya, jangan bicara.


Iyakan,mama Arini!",tanya Aryana kepada Arini.


Bukankah mama tidak pernah mendapatkan cinta,ayah. "Bagaimana rasanya mengharapkan cinta yang tidak pernah terbalas?", ucap Aryana.


Arini terdiam mendengar ucapan Aryana."Bagaimana Aryana tahu kalau selama ini, ayahnya tidak pernah mencintainya?".


Alah, jangan membuat fitnah nak Aryana. Kau sama seperti, ibumu.


Ibumu pergi meninggalkan ayahmu hanya demi pria lain, saya sendiri yang melihat ibumu pergi masuk dalam mobil mewah bersama pria yang menjemputnya.


Sedangkan dirimu, demi uang mau menjadi simpanan om-om,ujar bu Tiwi tetangga mereka dulu.


Terserah, pada kalian mengganggapku seperti apa?, aku tidak membawa pria masuk dalam Villa ini.


Kamu jangan bohong Aryana, tadi malam ada mobil masuk kedalam garasi Villa, sebelum kedatanganmu dan juga bi Onah.


Ujar salah satu warga, yang membuat Aryana semakin bingung. Bukankah Villa ini tidak pernah disewakan.


Hukum saja,pak RT. Kita arak menggelilingi kampung, agar anak remaja dikampung ini, tahu ada warga kita yang telah berbuat tidak senonoh mengotori kampung kita.


Teriak,salah satu warga yang ada didalam kerumunan.


"Ada apa ini?".


Mengapa membuat keributan?,tanya Rey, kepada warga yang sedang berkerumun didepan Villa tempatnya menginap.


Aryana kaget saat melihat seorang pria sudah berdiri dibelakangnya dengan bertelanjang dada dan wajah bantal khas orang baru bangun tidur.


"Hei, Aryana!".


Dasar wanita murahan, tukang bohong. Kamu bilang tidak membawa pria masuk ke Villa, lalu yang berdiri dibelakangmu, "siapa?".


Aryana bingung harus menjawab apa?, ia benar-benar tahu kalau ada pria dalam rumahnya.


"Apa maksud kalian?",Kalian menuduhku berbuat yang tidak senonoh,tanya Reynaldy dengan menarik kerah kemeja salah satu pria yang tadi berbicara.

__ADS_1


Reynaldy tidak terima kalau ia dituduh melakukan perbuatan kotor yang tidak ia lakukan.


Wajahnya memerah menahan amarah, pasalnya ketenangannya terusik mendengar suara warga yang berdiri dihalaman Villa.


"Udahlah,tuan.


Kami tahu orang-orang berduit,memang mencari hiburan diluar rumah, karena sudah bosan dengan yang dirumah.


Lihat saja penampilan,anda.


Apa yang kalian perbuat divilla ini,tanya salah satu warga.


"Mengapa Aryana?".


"Apakah kau takut warisan ayahmu tidak jauh ketanganmu?",tanya Arini mulai mengompori warga.


Jika Aryana menikah dengan cara seperti ini, maka seluruh warisan mas Ismail akan jatuh ketanganku,batin Arini dalam hati.


Walau rencana keluar dari alur cerita,tetapi rencanaku berhasil dengan lancar.


Yang penting bagiku Aryana tetap menikah, terserah siapa lelakinya.


Bapak dan Aryana harus bertanggungjawab atas perbuatan kalian berdua yang telah mengotori, kampung kami atas perbuatan tidak senonoh kalian.


"Apa?",bertanggungjawab,kepada perempuan ini.


Haha...Hahaaaa!


Luar biasa.


Aku tidak mau bertanggungjawab,kepada siapa pun, karena aku tidak pernah menyentuhnya.


Terserah tuan.Kalau tuan tidak mau bertanggungjawab,


kami akan mengarak-arak Aryana menggelilingi kampung,untuk dilempari, disirami,dan lalu digunduli.


Haha..haaaa!.


Reynaldy tertawa karena tidak percaya kalau masih ada hukuman seperti itu.


"Apakah dizaman ini,masih berlaku hukuman seperti menganiaya orang?".


"Terserah,kalian!"


Bukan urusanku. Rey,berniat untuk meninggalkan kerumunan warga didepan Villanya.


Karena ucapan Aryana,menghentikan langkahnya.


"Aku tidak takut!",Kalian boleh membawaku. Aku menerima hukumannya,karena aku merasa tidak bersalah.

__ADS_1


Aryana berkata dengan tegas,tanpa ada rasa takut. Ia tahu ini pasti perbuatan mama tirinya sengaja memfitnah dirinya.


__ADS_2