
Mas.
Ini gawat,mas.Jika Aryana diarak warga,kita tidak akan mendapatkan apa-apa,mas.
Ucap Arini kepada seseorang lewat ponselnya.
Buat pria itu menikahi Aryana, ma. Jangan sampai kita kehilangan kesempatan emas ini, kompori warga untuk meyakinkan tuduhanmu.
"Tunggu!".
Aryana,berjalan mengambil beberapa kerikil-kerikil batu yang ada dihalaman Villa.
Mengambil air kotor bekas cucian motor.
"Ohh!"
Masih ada yang kurang,ucap Aryana mendekati salah satu warga.
"Apakah diantara kalian,ada yang membawa gunting?",tanya Aryana kepada Warga.
Aku persilahkan kalian lakukanlah. Aku tidak takut,ucap Aryana.
Aryana berdiri tegak, merentangkan kedua tangannya siap untuk menerima hukuman.
Kalian boleh memulainya sekarang,Aryana berdiri tega menunggu hukuman.
Aku tahu perbuatan siapa ini.
Hanya saja aku tidak memiliki bukti yang kuat untuk mengungkapkan kebenarannya, gumam Aryana perih dalam hati.
Mata Rey, terbuka lebar tidak percaya,kalau wanita ini berani menantang,warga.
Tiba-tiba asisten pribadi Rey datang menghampiri.
"Pak Rey!"
Panggil Restu dari dalam Villa.
Rey meliha kiri dan kanan mencari Restu sang asisten.
Restu.
"Ada apa,tanya Rey?"Rey,sedikit menjauh dari kerumunan warga.
Sebaiknya pak Rey menolong wanita itu,saran Restu kepada Rey.
"Apakah kau sudah gila, Restu?".
Apa mau aku pecat kamu sekarang?,ucap Rey kesal.
Kalau mereka memaksa aku untuk menikahinya,aku harus bagaimana,Restu?.
Wanita itu seumuran Aldo anakku.
__ADS_1
Ini ide gila?,ucap Rey dengan menyugar rambutnya kebelakang.
Pak Rey,jangan marah dulu, dengarkan penjelasan saya,rayu restu.
Akhirnya Rey duduk untuk mendengar penjelasan dari Restu.
Bukankah selama ini bu Mitha,ingin pak Rey menikah lagi,dari pada pak Rey,dipaksa menikah dengan wanita pilihan orangtua,pak Rey.
Lebih baik menikahi perempuan ini,saja.Ujar Restu memberi saran.
Tapi, Restu.
Perempuan itu lebih cocoknya jadi anakku,bukannya istri. Ucap Rey kesal dengan ide Restu.
Iya,saya tahu Pak Rey.Coba, deh Pak Rey pikirkan masak-masak.
Gini aja pak Rey, nikahi saja setelah sampai dikota,pak Rey bisa ceraikannya.Ini untuk meredam amarah warga, jelas Restu kepada Rey atasannya.
Selesai bukan,kelar urusannya.
Pak Rey,hanya menolong perempuan ini dari amukkan warga.
Diluar makin ribut dan ramai,sehingga membuat Rey keluar dari villanya.
Rajam saja Pak kades,kalau tidak lemparkan saja,dia dari kampung kita ini.
Tenang bapak-bapak, jangan gegabah.Negara kita, negara hukum, tidak baik kita berprilaku tidak adil.
Nasehat pak Kades untuk menenangkan warga.
Pak Rey.
Pak Kades Suratmo.
Jadi kamu Rey yang ada divilla ini,tanya Pak Kades.
Iya.
Saya dipinjamkan Villa oleh rekan bisnis saya,sebagai jaminan kerjasama perusahaan.
Dan ia menawarkan untuk saya menginap divilla ini.
Maaf,Rey.Setahu saya Villa Ini punya,neng Aryana.
Maksud mereka memberikan bonus adalah perempuan,batin Rey geram.
Astaga.
Apa maumu sebenarnya?,tanya Rey mencekik leher Aryana.
Sehingga Aryana sulit sekali untuk bernafas.
Lepas!.
__ADS_1
Aryana berusaha untuk melawan dengan memukul-mukul tangan Rey.
Lepas Rey. Hentikan,kau bisa membunuhnya,nasehat Suratmo.
Brengsek.
Tenang Rey, sebaiknya kita membicarakan hal ini didalam.
Rey sangat menyesal menerima tawaran rekan bisnisnya.Ternyata ia telah menyiapkan perempuan divilla ini,untuk dirinya.
Untung gue bawa Restu,kalau ngak,gumam Rey dalam hati.
Karena pertengkaran ku bersama Mitha,aku lari kemari untuk menenangkan,pikiranku.
Aku tahu ini bukan keingin Mitha semata, tetapi karena desakkan dari sang mama.
Plaakk.
Apa maksud mama,menampar pipi Aryana?,tanya Aryana geram.
Plaakk.
Mengajarkanmu untuk berprilaku baik,teriak Arini.
Apa-apaan,ini.Mengapa kamu memukulinya?,tanya Rey.
Kalau suka padanya bawa saja,dia.Teriak Arini geram rencananya tidak berhasil.
Kalau kamu tidak suka lemparkan saja ia ditempat pelacuran. Anak dan ibu sama saja,membuat malu.
Mama bohong tentang cerita ibu Aryana. Ini pasti akal-akalan mama untuk menjebak Aryana,agar mama bisa menjual Villa ini.
Tunggu.
Aku akan bertanggung jawab,besok aku akan menikahinya,ucap Rey.
Rey kasihan melihat Aryana.
Ya,Allah.
Mengapa pria ini bodoh sekali?.
Selamat mama tujuanmu tercapai.
Kita hanya menikah sirih saja,panggil saja Pak Kiyai Jafar,pak Suratmo perintah Aryana.
Malam ini saja kami menikah,karena pagi-pagi sekali saya mau pulang kekota.
Sampai dikota kau boleh menceraikanku,ucap Aryana dengan tatapan sayu.
Kau pikir pernikahan itu mainan teriak Rey, dengan mencekal pergelangan tangan Aryana.
Lalu aku harus apa,menjadi istri keduamu. Aku tidak ingin merusak kebahagian orang lain.
__ADS_1
Malam itu Aryana dan Rey benar-benar menikah,menjadi pasangan suami istri.
Maafkan aku Aldo,cairan bening kembali membasahi pipi Aryana.