
Aryana menutup mulutnya saat rasa mual mulai datang dan setengah berlari menuju wastafel
Hoeek...hoeek...
Aryana bingung dengan dirinya sendiri dari tadi ia hanya memuntahkan cairan bening yang keluar dari kerongkongannya. Nyonya muntah lagi,tanya simbok saat masuk kedalam kamar majikannya.
Iya,mbok.
"Jangan-jangan,nyonya lagi isi",ucap simbok. Lihatlah tubuh Nyonya sekarang lebih berisi.
Benarkah!.
Mbak Mitha juga ngomong kayak gitu,mbok. Aryana bercermin dan melihat pantulan dirinya dikaca.
Benaran,mbok.
Akhir-akhir ini saya mudah sekali lapar pada hal sudah makan,ucap Aryana.
Sebaik Nyonya muda ngomong sama tuan besar, ucap mbok memberikan saran.
Nanti aja mbok, Aryana ngak mau ngerepotin mas Rey dan mbak Mitha lagi.
Tuan Rey sangat beruntung punya dua istri, hatinya seluas samudra. Semenjak Nyonya besar sakit-sakitan,tuan Rey ngak pernah cari hiburan diluar.
Biasanya tuan Rey akan marah jika Nyonya besar meminta tuan Rey nikah lagi. Cerita simbok kepada Aryana.
"Mengapa mas Rey ngak marah saat menikahi saya dan malah melegalkannya?", tanya Aryana kepada simbok.
Itu karena Nyonya besar memohon,karena bu Mitha ada kemiripan wajah antara Nyonya muda dan kakak yang dirindukannya.
__ADS_1
Dan Nyonya muda sangat mirip dengan non Riana dan simbok sampai kaget melihatnya. Bedanya hanya pada kulit wajah.Non Riana sawo matang dan Nyonya muda lebih putih,ucap simbok.
Kalau mas Rey tahu tentang saudara perempuan mbak Mitha,tanya Aryana.
Tidak.
Karena tuan Rey tidak pernah bertemu dengan non Riana.Beliau sangat kaget saat mendengar cerita Nyonya besar. Setahunya tuan Rey nyonya besar adalah anak tunggal.
Non Riana lahir dari ibu yang berbeda. Non Riana meninggal karena kecelakaa dan itu terjadi saat non Riana juga ingin menikah dan rencananya orangtua Nyonya besar akan membuat pengakuan kalau mereka punya Putri yang lainnya.
Itulah mengapa Nyonya besar sangat menyayangi Nyonya muda. Dan mulai mengingat-ingat orang yang membuat non Riana tiada.
Jadi selama ini mbak Mitha sengaja dibiarkan tetap sakit, agar tidak bisa mengingat kejadiaan itu.
"Mengapa mereka tega melakukan itu pada mbak Mitha?",gumam Aryana dalam hati.
"Nyonya kok diam",tanya simbok yang melihat Nyonya mudanya yang tiba-tiba melamun.
Coba simbok tunjukan kepada saya nama orang-orang yang ada disini. Simbok mendekati Aryana dengan duduk dipinggir tempat tidur. Ini non Riana,wajahnya mirip dengan Nyonya muda.
"Iya,mbok", ucap Aryana. Wajahnya mirip tapi otaknya ngak. Ini ayahku mbok, yang duduk disamping non Riana.
Pantas saja non Riana cinta mati,cakep.Ujar simbok memberi pujian.
Tuan Roy mengapa ada disana,tanya simbok.
"Maksud simbok apa?",tanya Aryana. Tuan Roy menyukai non Riana,tetapi non Riana ngak suka.
Cincin.
__ADS_1
"Mengapa mereka berdua memakai cincin yang sama?'.
Auk!.
Aryana sedikit meringis saat bagian intinya terasa ngilu. Aryana tersipu malu saat simbok menatapnya.
Ngak bisa nolak,mbok. Kalau singaku sudah ada dirumah,ucap Aryana kepada Simbok.
Simbok hanya bisa geleng-geleng kepala. Mbok tolong ambilkan kotak hitam dilaci.
Mbok tolong ponselku,pinta Aryana kepada simbok.
Ini Nyonya muda, ucap menyerahkan ponsel ketangan Aryana.
"Terima kasih", mbok ucap Aryana. Setelah selesai merapikan kamar, simbok keluar setelah melihat Nyonya mudanya rapi dan wangi.
¤¤¤¤¤¤¤¤¤
"Apakah kalian sudah mencari keberadaan anaknya Prof.Ismail?". Tanya pria yang berdiri tegak menghadap keluar jendela.
Belum,pak.
Tetapi bukan hanya kita yang mencari keberadaan keluarga pak Ismail,sepertinya Pak REYNALDY ARLANDA juga ikut mencari.
"Apa?",teriak seseorang pria melangkah lebar mendekati pria yang berbicara padanya dengan menarik kemejanya. "Mengapa kalian baru melaporkannya padaku sekarang?", tanya dengan wajah memerah.
Maaf,pak.
Kami pikir itu tidak penting untuk kami laporkan kepada bapak,ucap salah satunya. "Apakah ingatan Mitha sudah kembali?",tanyanya lagi. Kalau itu sampai terjadi perusahaanku bisa hancur. Kalian boleh keluar teriaknya. Ini gara-gara kalian berdua,teriaknya dengan membanting semua barang yang ada dihadapannya.
__ADS_1
Seharusnya Riana jadi milikku,bukan milikmu.Seharusnya kamu yang meninggal,bukan Riana. Teriaknya dengan membanting foto itu dilantai.