SUAMIKU ADALAH AYAH KEKASIHKU

SUAMIKU ADALAH AYAH KEKASIHKU
BAB 18


__ADS_3

Al.


"Hmm", apa?,tanya Aldo.


Aku sangat iri melihat ayah dan ibumu.Dihari tua, mereka berdua masih bisa romantis.


Aku tidak menyangka mereka berdua masih memberikan kecupan hangat sebagai curahan kasih sayang yang tidak akan pernah hilang,ucap Novi memperhatikan keduanya.


Beda dengan papi dan mami aku,Al.Mereka sibuk dengan urusan mereka masing-masing,tak jarang pula mereka bertengkar yang membuat aku ingin lari dari rumah.


Aryana selalu menemaniku, menyemangatiku dan memberi aku arti sebuah hidup. Ia selalu memintaku untuk  harus menghormati mereka dan selalu mendo'akan keselamatan mereka.


Aku masih merindukan Aryana,Al. Merindukan nasehatnya sebagai seorang ibu,ucap Novi. Kalau aku dilahirkan kembali,aku ingin Aryana yang menjadi ibuku,Al. Kemana perginya Aryana,Al?, sudah tujuh bulan ia menghilang tanpa berita,ucap Novi melihat hamparan pasir pantai.


"Bagaimana kalau kita mencarinya bersama-sama?", usul Aldo kepada Novi. Aku setuju ucap Novi, kita awali dengan melihat CCTV mall yang terakhir aku bertemu dengannya. Disana kita bisa melihat kendaraan yang ia tumpangi dan kita bisa tahu alamat rumah tempat Aryana tinggal,usul Novi.


Kita mulai pencariannya besok, sekarang kita harus pulang. Aku takut om Roy akan membunuhku karena membawa putrinya pergi cukup lama,ucap Aldo bercanda,sehingga mendapatkan pukulan keras dari Novi.


¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤


"Ada apa?", ada sesuatu yang kau pikirkan, tanya Mitha melihat Rey termenung.


"Iya,sayang", ini tentang Aryana, ucap Rey.


"Ada apa dengannya",tanya Mitha Penasaran.


"Lihat ini",diam-diam aku mengambil fotonya.Mitha mengambil ponsel ditangan Rey.


"Rey apa ini?",tanya Mitha.


Entahlah,sayang. Dia tidak pernah mengeluh ataupun bercerita kalau ia sedang sakit. Hanya saja,sikapnya sangat aneh pagi ini. Dia meminta aku menghalalkan apa yang ku berikan padanya selama ini.


Dia juga bertanya,jika ia lebih dulu mendahuluiku, "apa yang harus aku lakukan?", setelah itu ia tertawa karena melihat ekspresi wajahku.


"Apakah Aryana sakit?",tanya Mitha.


Aku tidak tahu sayang. Tapi ia cepat sekali lelah dan mengantuk akhir-akhir ini.

__ADS_1


Pada malam hari ia selalu terjaga,karena selalu merasa lapar,dan siang hari kata simbok Aryana selalu tidur dan berkeringat dingin.


Satu minggu lagi, kandungannya memasuki usia tujuh bulan,aku sangat khawatir Jika kalian berdua pergi meninggalkanku,aku bisa gila Mitha.


Salah satu dari kalian jangan sampai meninggalkanku,aku sudah tidak sanggup lagi untuk membuka hati,ucap Rey dengan meletakkan kepalanya dipangkuan Mitha.


¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤


"Bos", kami sudah mengetahui tempat persembunyian perempuan itu bos.


Culik dia dan bawa kemarkas, perintahnya.


"Tidak semudah itu bos", karena ia menjadi istri simpanan pengusaha ternama yang sedang naik daun bos.


Bos jangan kaget,dengan siapa perempuan itu tinggal,akan sulit kita untuk menculiknya,bos.


Aku akan mengirimkan sesuatu dengan bos, ucap pria itu.


Ting.


Ia membuka notifikasi yang masuk dan matanya melebar melihat dua orang manusia yang berpelukkan dengan mesra.


Rey.


Apa hubungan keduanya?,tidak mungkin Riana masih hidup,aku sendiri melihat jasadnya saat dimasukkan keliang lahat,ujar dalam hati.


"Bagaimana Rey bisa bersama orang yang mirip dengan Riana?, apa arti hubungan mereka dua.


Pantas saja perusahaannya bisa berkembang sangat maju. "Apakah perempuan itu sudah menjual risetnya?".


Aku harus mendapatkan bagiannya juga Rey,aku pasti mendapatkannya dengan cara apapun.


¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤


Rencana kita berhasil,Rey. Kamu harus siap-siap,saat wajahmu akan masuk dalam berita utama.Jauhkan Aryana dari televisi dan sembunyikan ponselnya.  Dia tidak boleh tahu,sebelum kamu memperkenalkannya sebagai istrimu dihadapan keluarga.


Tentu saja.

__ADS_1


Aku dan Mitha sudah merencanakan semuanya. Aku akan membuat pesta kejutan untukmu Roy,jangan serakah.


Akibat serakah,kau akan mendatangkan kehancuranmu sendiri, gumam Rey dalam hati. Setelah mengakhiri percakapaannya dengan Restu.


Rey menyusul naik keatas untuk menemani Aryana yang sedang berselonjor disofa balkon kamar. Rey ikut bergabung duduk disamping Aryana dengan perut yang makin membesar.


Rey


"Hhmm",ada apa?,tanya Rey. Bintang itu sangat indah,Rey. Aku juga akan menjadi salah satu dari mereka yang menghiasi langit malam. Aku tidak mengizinkan dirimu menjadi salah satu dari mereka,ucap Rey dengan mengelus perut Aryana.


Mengapai piyama tipis ini masih kamu pakai?,tanya Rey. Ini tidak bisa melindungimu dari dinginnya udara malam protes Rey. Bukankah ada dirimu?,untuk apa dirimu punya bentuk tubuh seperti Van Diesel tidak bisa melindungiku,ucap Aryana memandang dalam kemata Rey.


"Sayang, lihat ayahmu?'dia mau memarahi ibu. Bukankah ayahmu tahu dalam rumah ini kita berdua yang paling kecil. Baiklah,ayah mengalah untuk kalian berdua.Rey,mengambil selimut menutupi tubuh mereka berdua,merengkuh Aryana masuk kedalam pelukkannya.


Rey.


Terima kasih hadir dalam hidupku.Maafkan aku menyusahkanmu.


Rey.


"Hhmm".


Rey. Izinkan aku  menjadi salah satu bintang disana,ucap Aryana.


Tidak boleh, jawab Rey. Mengapa tidak boleh,Rey?,tanya Aryana.


Dirimu akan semakin kecil jika tinggal disana dan aku susah menjangkaunya, ucap Rey. Dari rumah Mitha kerumahmu jaraknya sudah jauh,apa lagi kalau dirimu tinggal diatas sana,bagaimana aku harus mencarinya,karena bintang disana sangat banyak.


Dirimu ingin menyusahkanku lagi.


"Hahahahahaha....


Aku suka leluconmu,Rey. "Mana bibirmu yang seksi itu,aku mau mengecupnya?,pinta Aryana.


Ambillah kalau dirimu mau,ucap Rey.


"Ahehm...?.

__ADS_1


Rey....


Pelan-pelan, Iya aku tahu.


__ADS_2