SUAMIKU ADALAH AYAH KEKASIHKU

SUAMIKU ADALAH AYAH KEKASIHKU
BAB 17


__ADS_3

Ku rentangkan kedua tanganku untuk menghirup udara pagi yang dingin.


Menanti untuk menikmati sinar sang surya dipagi hari.


Sangat cantik,ini jus untukmu.


Sayang kau sudah pulang.


Iya.


Aku hanya berlari-lari kecil disekitar kompleks.


Semakin membesar."Apakah ini terasa berat?", tanya Rey dengan mengelus perut Aryana yang sudah kelihatan membesar dan mencium tengkuk Aryana.


"Apakah masih kurang?",tanya Aryana.


Denganmu aku selalu merasa kekurangan,ucap Rey.


Benarkah. Jika aku tiada apa yang akan aku lakukan.


"Hehmm?",tanya Aryana dengan mengangkat kedua alisnya keatas,sembari tersenyum.


Aku akan menikmati hari tuaku,dan melakukkan operasi vasectomy.


Mengapa melakukan hal itu?, tanya Aryana dengan mencibirkan bibirnya.


Cukup dua wanita saja dalam hidupku. Menjaga kalian berdua sudah membuatku ketar-ketir.


Mitha,selalu memintaku untuk menemanimu pada malam hari,kadang kau memarahiku, meninggalkan Mitha sendirian,sehingga aku harus sedikit mengancammu.


"Hahaha?".


"Mengapa tertawa?",tanya Rey melihat senyum manis dibibir Aryana yang setiap saat ingin selalu dikecupnya.


Ternyata kehadiranku membuat dirimu kesusahan.


Bolehkah aku mengatakan sesuatu hal,pinta Aryana


Katakanlah apa yang ingin kau katakan.


Aku meminta kepadamu halalkan semua yang dirimu berikan padaku. Maafkan aku jika membuat hatimu sakit dengan sikapku yang kadang-kadang kekanak-kekanakkan.


Maafkanku,wanita yang tidak sempurna ini.Jika suatu saat aku mendahuluimu. Berikan hatiku untuk mbak Mitha,setidaknya aku masih disisimu,dari daging berbentuk segumpal hati.

__ADS_1


"Apa yang kau katakan?",tanya Rey tidak mengerti.


Apakah kamu berniat untuk meninggalkanku?,tanya Rey lagi. Dengar,aku tidak menyukai kata-katamu pagi ini.


Aryana menatap lekat wajah suaminya. Terima kasih,ya Allah.Masih memberikan kesempatan pada diriku untuk menjadi seorang istri,menjadi seorang ibu walaupun hanya sesaat,tetapi aku tetap mensyukuri nikmat-Mu.


Rey merasa ada yang aneh dengan tatapan mata Aryana padanya dan juga kata-kata yang diucapkannya,seperti wasiat untuknya.


Apa lagi ini, yah Allah. Batin Rey bertanya.


¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤


Assalamualaikum.


Walaikumsalam.


"Hai,sayang.


Cup.


Mitha mendaratkan kecupan dibibir Rey dan dibalas Rey dengan *******.


"Akhem!".


Rey melepaskan pagutannya dan melihat ada tamu yang sedang duduk dikursi meja makan.


Aldo.


Akhirnya ada juga perempuan yang kau bawa untuk diperkenalkan pada kami.


"Ayah!


"Mengapa ayah baru pulang?",tanya Aldo.


"Apa salahnya suami ibu pulang malam?", ibu saja tidak marah ucap Mitha membela Rey.


"Siapa namamu,nak?",tanya Rey.


Novi Alfiah,om.Senang berkenalan denganmu.


Udah lama kenal dengan pria ini,tanya Rey kepada Novi.


Maksud ayah,Aldo ngak punya teman perempuan.

__ADS_1


Bisakah dua jagoanku hidup dengan tenang,ucap Mitha.


Sayang,air hangatmu sudah siap. Cepatlah kami menunggumu.


"Oke?.


Rey keatas untuk membersihkan dirinya.


Pikirannya masih terganggu dengan melihat punggung dan pinggang Aryana yang menghitam.


Apa yang terjadi pada istri mungilku ini,hati Rey bertanya.


Setelah selesai Rey turun lagi kebawah untuk makan bersama teman perempuan Aldo.


Maaf sedikit lama, ucap Rey langsung duduk dikursi.


"Apakah om dan Aldo kakak- adik?",tanya Novi.


"Apa maksudnya kamu bertanya seperti itu, Vi?",tanya Aldo dengan menatap tajam kearah Novi.


Aku hanya bertanya,apa tidak boleh!,ujar Novi.


Jelas dia ayahku mengapa kau bertanya lagi.


Karena kalian berdua sama gantengnya. Bagaimana bisa dirimu menilai seperti itu?,usia kami jauh berbeda ujar Aldo tidak mau dibilang tua.


Ya Allah.


Aldo.


Berdebat denganmu tidak akan ada habis-habisnya.


Tetapiayah lebih memiliki kharisma,sahut Rey.


Kalian belum menikah sudah bertengkar kecil. Bagaimana kalau sudah menikah?,pasti tambah seru, ucap Rey.


Kalian tidak merasakan bagaimana sakitnya hati ibu, melihat ayahmu selalu tebar pesona.


Ibu sangat lelah menjaga ayahmu,ucap Mitha.


"Kalian tahu",ibu harus bersaing mendapatkan ayahmu yang dikelilingi wanita-wanita cantik nan seksi.


Pada akhirnya ayah tetap memilih ibumu, yang mau menerima sifat buruk ayah,ucap Rey dengan menggengam tangan Mitha sangat istri.

__ADS_1


__ADS_2