SUAMIKU ADALAH AYAH KEKASIHKU

SUAMIKU ADALAH AYAH KEKASIHKU
BAB 29


__ADS_3

Tok... tok.....


Mayra.


Mayra,bangun sayang. Sudah siang,na.Nanti terlambat kesekolah.


Tok... tok... tok....


Mitha kembali mengetuk pintu kamar Mayra,tetapi tidak ada jawaban.


Rey datang menyusul Mitha karena mendengar suara Mitha memanggil Mayra. Ada apa,sayang?,tanya Rey.


Mayra belum bangun,tidak ada sahutan dari dalam Rey. Tidak biasanya Putri kita seperti ini, ucap Mitha.


Apakah pintunya terkunci?,tanya Rey.


Aku belum mencobanya.


Tok... tok....


Nak.


Ayah dan ibu masuk, yah. Karena tidak ada jawaban dari dalam Rey memegang gagang pintu dan memutarnya.


Ceklek.


Pintu tidak terkunci Rey dan Mitha masuk dan melihat Mayra masih tertidur. Rey dan Mitha menghampiri sang putri kesayangannya yang masih tertidur dengan lelapnya.


Lucu Rey kalau melihatnya seperti ini,ucap Mitha. Terima kasih Aryana putri kita sangat cantik, batin Mitha.


Dia sangat imut kalau saja dia masih kecil inginku gigit pipinya,iyakan sayang.

__ADS_1


Dia sekarang dewasa.Mereka berdua kaget saat mendengar Mayra ngelindur.


Ibu.


Maafkan Mayra...


Ayah...


Mayra minta maaf.


Rey ada apa dengan putri kita,tanya Mitha. Aku juga tidak tahu, sayang. Mayra...?,bangun sayang,Rey menyentuh wajah sang putri.


Ya,Allah. Mitha, Mayra sakit ucap Rey. Aku siapkan mobil kita bawa kerumah sakit.


Rey keluar dari kamar menuju garasi mobil dan terdengar suara mobil yang sudah dihidupkan Rey dan mengeluarkannya dari garasi.


Rey membopong tubuh Mayra dan meletakkannya dikursi penumpang.Mitha meletakkan kepala Mayra dipangkuannya. Cepat Rey,apa yang terjadi pada putri kita Rey.


Raditya saat berada dilobby rumah sakit kaget melihat Rey dan Mitha mendorong tubuh Mayra diatas brankar tempat tidur rumah sakit.


Om Rey. Tante Mitha. Mengapa Mayra,tanya Raditya. Saat tante masuk kekamarnya,tubuh Mayra sangat panas.


Tante dan om sangat panik, kamu tahu sendiri Mayra jarang sakit,tapi kalau sudah sakit akan membuat panik semua orang.


Baiklah.Radit yang akan merawat Mayra. Syukurlah ada kamu nak?,ucap Mitha. Raditya kamu ada disini,tanya Rey.


Iya.Saya ditugaskan disini, om Rey.


Bagaimana keadaan Mayra.PagiiIni tiba-tiba ia sakit. Om sangat khawatir dia seperti ibunya, Almarhuma Aryana,suka menyimpan rahasia. Kamu juga sama, kalian bertiga sama ucap Rey dengan mata yang berkaca-kaca.


Mayra hanya demam biasa,om Rey. Ia kelelahan sepertinya Mayra kurang tidur, terlihat dari matanya yang masih sembab, jelas Raditya setelah selesai memeriksa Mayra.

__ADS_1


Terima kasih nak,ucap Rey. Sama-sama,om Rey. Mayra sudah Raditya anggap seperti adik sendiri. Waktu kecil,Mayra sangat lucu dengan pipinya yang gembul.


Sekarang sudah menjadi gadis cantik kebanggan om Rey dan tante Mitha,ucap Raditya menggenang masa kecil Mayra.


Om Rey,apakah Mayra sekolah di SMA Putra Bangsa tanya Raditya.


Iya.Kamu kenapa bisa tahu,tanya Rey. Kak Rizal mengajar disana,sudah cukup lama.


Apakah Mayra tidak pernah cerita,tanya Raditya. Tidak, Pantasan saja ia kaget melihat Rizal datang kerumah.


Tante...Om....,Raditya permisi karena masih pasien yang harus Raditya tangani. Kalau Mayra sudah sadar hubungi Raditya.


Iya. terima kasih nak Raditya,ucap Mitha. Setelah Raditya keluar Mitha mendekati Rey.


Rey.


Hehmm. Ada apa,sayang?,tanya Rey dengan merengkuh tubuh Mitha kedalam pelukkannya.


Apakah Mayra sedang jatuh cinta?,ucap Mitha.


Maksudnya?,tanya Rey. Lihatlah ini aku tidak sengaja melihatnya.


Rizal.


Apa penyebab Mayra tidak menerima cinta Rizal. Mengapa Mayra mengatakan kepada Rizal,kalau Rizal belum mengenal dirinya yang sebenarnya.


Apa yang ia sembunyikan dari kita Rey. Mengapa Mayra meminta maaf kepada kita berdua.


Aku takut kehilangan putriku, Rey. Aku takut ia akan pergi menyusul Aryana ibunya.


Rey. Aku sangat takut kehilangan Mayra. Tenang saja, kita tidak akan pernah kehilangan dirinya,ucap Rey menghibur Mitha.

__ADS_1


__ADS_2