
Jangan tinggalkan aku,tangis Aryana dipelukkan Rey.
Jika dirimu meninggalkanku,aku tidak bisa hidup lagi.
Aku sudah menyerahkan hidupku padamu,ucap Aryana.
Aku tahu,aku tidak akan meninggalkanmu,ucap dengan mengelus punggung Aryana.
Jangan menangis lagi tidurlah,ucap Rey dengan mengecup kening Aryana.
Aryana memperat pelukkannya,seperti takut ditinggalkan Rey.
Rey,dapat merasakan ketakutan Aryana.
Ya,Allah bertambah lagi kewajibanku. Buatlah aku selalu bisa adil untuk keduanya, batin Rey.
¤¤¤¤¤¤¤¤¤
Novi.
Panggil Aldo.
Aldo sengaja datang keperusahaan Ardy Group,untuk bertemu Novi.
Novi mencari suara yang memanggil namanya.
Aldo.
Ia pasti mencari Aryana.
"Apa kabar,Al?",sapa Novi hanya sekedar basa basi.
Baik,Vi.
Aku ingin berbicara padamu,Vi.Tolonglah,Vi?, untuk sekali ini saja, ucap Aldo.
"Apa yang ingin kau bicarakan,Al?",tanya Novi.
Ada deh,yang penting kamu mau ikut dulu. Aku ingin menyapa Papimu dulu, pinta Aldo.
Assalamualaikum,om Roy.Aldo tidak lupa mencium punggung tangan Roy.
Walaikumsalam,nak Aldo.
Ada angin apa membawamu kemari,tanya pagi Roh.
Saya mau minta izin sama om Roy untuk mengajak Novi makan siang,ucap Aldo harap-harap cemas.
Boleh.
__ADS_1
Asalkan saat pulang Novi tetap utuh,ucap Pagi Roy bercanda.
Terima kasih,om.
Kalau begitu kami pergi om.
Iya.
Hati-hati,kalian.
Wah, ada angin segar nih Pak Roy.
Kita lihat saja,nanti masih terlalu dini untuk mengartikan hubungan mereka, Toko.
Kita mau kemana ini, Al?,tanya Novi kepada Aldo.
Kita kepantai agar lebih leluasa untuk kita berbicara.
Setelah sampai mereka memasuki sebuah restaurant dipinggir pantai.
Aldo memesan makanan dan minuman kebetulan ia belum makan siang.
Katakanlah,Al. "Apa yang ingin kau bicarakan?",tanya Novi. dengan melipatkan tangannya didepan dada.
Aldo mendesah sebelum berbicara.
"Mengapa kau mencari Aryana,Al?",tanya Novi.
Ada kepentingan apa kau mencarinya,tanya Novi kepada Aldo.
Sudah berbulan-bulan ia tidak bisa ku hubungi.
Terus
Ridho dan Lucky pernah melihat kalian berdua keluar dari ruangan Dekan.
Katakan padaku,Vi. "Dimana ia tinggal sekarang?",tanya Aldo lelah.
"Huhhh!.
Novi menghembuskannya nafasnya. Ku harap kau tidak kecewa dan juga sakit hati,jika aku menceritakan semuanya,ucap Novi pada Aldo.
Dan aku mengharap Kau bisa menerima keputusan Aryana menjauh darimu.
Aryana sudah menikah,Al.
Aldo syok mendengarnya, ia ingin tertawa tapi melihat wajah serius Novi ia menjadi tegang.
Ngak.
__ADS_1
Lo pasti bohong,Vi.Ujar Aldo tidak mau percaya.
Baiklah.Kalau kau tidak percaya,aku pulang.Ancam Novi.
"Oke!".
Aku akan mendengarkan ceritamu sampai selesai,ucap Aldo.
Hari dimana Ridho dan Lucky melihat kami berdua,sebenarnya Aryana sudah menikah.
Ia diperintahkan untuk pulang oleh orangtuanya.Ia harus menikah dengan pria pilihan orangtuanya.
Tapi sayang,ia tertangkap oleh warga saat satu villa dengan orang asing.
Demi menolong Aryana,akhirnya pria itu menikahi Aryana malam itu juga.
Terakhir aku bertemu Aryana,saat aku menemani Aryana membeli ponsel baru.
Disana kami bertemu ibunya,tapi malang bagi Aryana,bukan pelukkan kasih sayang,ia terima,tapi tamparan keras dipipinyalah yang ia rasakan.
Dia caci dihadapan banyak orang,masihku ingat darah keluar dari sudut bibirnya yang pecah karena tamparan dari ibu kandungnya.
Bertahun-tahun,Al.Dia mencari ibu kandungnya,sekali bertemu hanya kebencian yang diperlihatkan wanita itu pada Aryana.
Saat aku sadar, Aryana tidak ada lagi disana..Aku melihatnya saat ia sudah masuk dalam taksi dan berlalu pergi.
Sampai saat ini,aku tidak pernah lagi bertemu dengannya.
Betapa hancur hatinya saat itu, aku tidak bisa berbuat apa-apa untuk membantunya.
Aku tidak tahu bagaimana dengan keadaanny sekarang,bahagiakah dia dengan pernikahannya dari pria yang sudah beristri.
Jadi Aryana dimadu,tanya Aldo yang tidak percaya.
Iya.
Jangankan dirimu,aku saja susah untuk menghubunginya.Ia menutup semua akses medsosnya.
Sepertinya ia menjauh dari dunia luar tidak ingin bertemu dengan siapa pun.
"Al!
Aku sarankan padamu lupakanlah dia, nasehat Novi.
Aku akan melupakannya kalau sudah melihat ia bahagia,Vi.
Terserah kau saja. Itu hakmu,tidak ada yang memaksa.
Sebaiknya kita pulang, aku ada rapat sore ini.
__ADS_1