
Selamat pagi,pak.
Pagi.
Rey, melemparkan map yang diatas meja kearah Restu asisten pribadinya.
Apa-apaan ini?,tanya Rey kepada Restu.
Restu hanya bisa tersenyum menghadapi kemarahan Rey.
Jangan pura-pura ngak tahu,ucap Rey.
"Iya, maaf?",gimana mau nolak Mitha maksa gue,Rey.
Wajahnya mirip dengan Riana,bukan?,ujar Restu.Karena saat aku mengirimkan foto Aryana kepada Mitha,ngak lama Mitha menghubungiku, agar bisa merayumu untuk menikahi Aryana.
Itulah,mengapa rumah lama sudah ia siapkan dengan pelayan. Mitha ingin mengingat orang yang menabrak Riana,yang sepertinya ada unsur kesengajaan.
Ada proyek tersembunyi yang Riana lakukan bersama kekasihnya. Kamu tahu sendiri Riana perempuan yang jenius dibandingkan dengan Mitha. Tidak ada yang tahu proyek apa yang mereka berdua lakukan sampai harus melenyapkan nyawanya Riana. Sampai saat ini tidak ada yang mengetahui keberadaan kekasih Riana.
Entah seperti apa bentuk ataupun wujud dari hasil riset mereka berdua. Mitha masih merindukan Riana,rencana menikah bersama pupus begitu saja.Tidak ada yang mengenali Sosok kekasih Riana,selain Mitha.Ucap Restu.
Kami sudah mencarinya,tapi nihil. Ia lenyap ditelan bumi.
"Bagaimana keadaan Aryana sekarang?,tanya Restu.
Dia baik,hanya agak kaget kalau aku tidak akan menceraikannya dan sudah melegalkan pernikahan kami.
Bagaimana reaksinya?,tanya Restu.
Diam saja,tanpa ekspresi.
"Apakah kau sudah melakukkan sesuatu padanya?",tanya Restu dengan menaik turunkan alisnya.
Maksud,lo?,tanya Rey yang tidak paham dengan kode yang diberikan Restu.
Ini sudah lebih dari dua minggu Aryana tinggal bersamamu."Apakah kau sudah menjelajahi pulau barumu?", tanya Restu lagi.
"Kapan aku beli pulau?",untuk apa aku membelinya menghambur-hamburkan uang saja, ucap Rey.
"Ya, Allah!
Ini orang ngak paham dengan yang gue omongin.
"Berapa nilai bahasa Indonesianya disekolah?,gumam Restu dalam hati..
__ADS_1
Rey,gue harap lo ngak marah sama gue dengan pertanyaan kolot gue,ujar Restu
"Apa alasannya gue mau marah sama,lo?", jawab Rey.
Lo,mah aneh ngak ada sebabnya gue harus marah-marah sama lo,ucap Rey.
Gue hanya mau tanya, "berapa nilai bahasa Indonesia disekolah?",tanya Restu.
Delapan,Jawab Rey sambil memeriksa laporan dari beberapa berkas proyek.
Ngak jelek-jelek banget,ucap Restu.
"Maksudnya?",tanya Rey dengan menatap tajam kearah Restu.
Nanti aja,deh?,ucap Restu.
Tuh..! Ponsel, lo bunyi, ujar Restu memberitahu.
Dari Mitha. Ada apa,yah?,tanya Rey sama Restu.
Tahu. Itukan bini lo tanya saja sendiri,ucap Restu yang membuat Rey naik pitam.
Halo.
"Ada apa sayang?',tanya Rey.
Dikantor bersama Restu, jawab Rey.
Aku berada dirumah lama,sepertinya terjadi sesuatu sama Aryana.
Maksudnya,tanya Rey khawatir.
Aryana pulang dalam keadaan menangis ada bekas tamparan dipipinya,dan sudut bibirnya mengeluarkan darah.
Aku tidak tahu apa yang terjadi,ia tidak mau cerita Rey,cepatlah kalian datang.Mitha menutup panggilannya.
"Ada apa Rey?"tanya Restu.
Ikut gue,nanti lo tahu sendiri.
Cepat.
**********
Anda siapa?,tanya Aryana saat sampai diruamhnya dan melihat sudah ada seorang wanita didalam rumah yang dtempatinya.
__ADS_1
Mitha tidak memperdulikan pertanyaan Aryana,tetapi matanya membulat melihat pipi Aryana memerah dan sudut bibirnya yang sedikit membengkak.
"Mbok...?",teriak Mitha.
Iya,bu?,bawa kotak obat perintah Mitha.
Duduklah.
"Apa yang terjadi padamu?,mas Rey mengatakan kalau sedang berbelanja bersama temanmu.
"Apakah mbak istrinya mas Rey?,tanya Aryana.
"Iya?",diamlah aku akan mengobatimu,ucap Mitha.
Hikkss... hikksss...
Hari ini aku tidak sengaja bertemu dengan ibu,setelah bertahun-tahun aku mencarinya. Saat bertemu ia bukannya bahagia, tapi ia membenci diriku,ia menyesal mengandung dan juga melahirkanku.
Dia membenci wajah dan juga namaku. Katakan padaku,"apakah ada yang salah dengan wajahku?,tanya Aryana dengan lelehan airmatanya..
"Hikksss.....hikksss...
"Mengapa ayah memberikan nama kekasihnya padaku dan mengapa wajahku harus sama seperti kekasih ayah?,ucap Aryana.
Tenanglah,tidak ada yang salah dengan wajahmu,aku menyukainya. Kalau aku tidak menyukai wajahmu,aku tidak akan mengizinkan mas Rey menikahimu,ucap Mitha menghibur Aryana.
Coba kulihat wajahmu.
"Ada apa,mbak?,tanya Aryana khawatir.
Hanya memerah dan bibirmu sedikit terluka,selebihnya sangat cantik. Sebaiknya kau mandi bersihkan dirimu,mas Rey ngak suka kalau istrinya tidak bersih dan wangi.
Setelah itu istirahat,tenangkan pikiranmu, mas Rey sebentar lagi datang,aku akan menyusul keatas. Perintah Aryana.
Baiklah?,ucap Aryana naik keatas masih dalam kebingungan.
"Siapa ibunya Aryana?'.
"Mengapa ia mengatakan kalau ia membenci wajah Aryana yang mirip dengan kekasih ayahnya?,gumam Mitha dalam hati.
"Mbok..?".
"Dalem,bu?".
Siapkan makan malam,pak Rey akan menginap disini,menemani Nyonya muda.
__ADS_1
"Iya,bu?".