SUAMIKU MEMBUANGKU

SUAMIKU MEMBUANGKU
14


__ADS_3

*


beberapa kali isra melirik ke arah dika dan teman wanita nya.. iya kasihan pada aira tapi mau bagaimana lagi, setelah, kedatangan bu zahra isra merasa, sudah harus lepas tangan dan tak ikut campur lagi dalam hubungan aira dan dika.


" kamu kok dari tadi melamun is" tanya dewi


" gak papa aku hanya melihat seseorang saja dengan teman, nya"


sejenak hening ketika okta menyebut tentang seseorang yang kini sedang diawasi isra


" itu bukan nya dika " ucap, okta lantang


" loh kamu kenal dika ta " tanya isra serius


" yaiyalah kenal orang dia ngajak kenalan di akun F, " jawab okta


" kok bisa ta " ..


" eh kalian bahas siapa sih " potong dewi yang heran isra dan okta membicarakan seseorang yang iya tidak kenal'


" jadi kamu dekat, dengan dika juga ta " cecar isra tanpa menjawab pertanyaan dewi yang .. mulai, terlihat, kesal


" ih itu cowok ya Perez abis deh. berasa banyak harta..dia bilang punya ini itu tau gak" ucap okta


" padahal aku gak matre matre amat kok" lanjut nya


" kapan terakhir dia hubungin kamu" selidik isra


" baru tadi malam, nih inbox nya kalau gak percaya" ucap okta sambil menyerah kan benda pipih nya.


isra dan dewi melihat, isi chat tersebut dan sesekali isra menoleh kemeja belakang tempat dia muda mudi sedang bercengkrama.


" tapi ah, sudah lah biar saja, " aku takut terlalu ikut campur " lanjut nya

__ADS_1


" emang ada apa sih is " tanya dewi


isra pun menjelaskan pada dewi dan okta apa yang sebenar nya terjadi karena memang okta dan dewi adalah sahabat baik isra sedari smp.


" jangan, mau deh kalau aku jadi dia sama cowok begitu, gak bakal lama aku yakin, mending lo kasih tau aja deh kasian nanti dia jadi mama muda" ucap okta


" huss sembarangan ngomong, kamu " pukul dewi


" iya nih omongan nya ngaco,, doa yang baik baik napa" ucap isra


" kalau di bilang ni ya, si cowok itu tong kosong nyaring bunyi nya" paham gak sih ketus okta


" sudah, sudah lebih baik kita makan setelah itu aku balik kerja " ucap nya menengahi


mereka pun melanjut kan makan sambil bercerita ke arah mana saj yang membuat mereka bahagia.


*


" enggak deh, ngadem dulu " ucap isra


" aku balik duluan ya kalau gitu, sampai ketemu


besok " okta berlalu melambaikan tangan nya pertanda pamit


*


"masih di jalan ya mas" tanya aira


"____"


" padahal mau ngakak jalan " ucap aira kecewa


"____''

__ADS_1


" ya udah deh hati ".


tutup nya


entah bagaimana rasa nya aira sangat ingin bertemu dika.. apakah dia mulai menyukai dika.


" di jalani begini jadi nya ya.. " ucap aira sendiri


dia menatap keluar rumah menikmati, angin yang lalu. mungkin sudah membawa hati nya.


*


" ibu dari mana " tanya aira saat, ibu nya datang dengan motor matic nya.


* lah urus nikahan kamu lah* ucap bu zahra.


"tapi bu kan bisa, nanti mas dika saja"


" dia sedang bekerja ra, kamu jadi istri harus nurut apa kata suami. " ceramah bu, zahra


" loh hubungan nya dimana bu"tanya aira


" hubungan nya ya nanti kalian bisa bertengkar,".


" ya gak bakal lah, bu, kan urus acara nikahan dia juga" " jadi ibu, gak usah repot"


kesal aira langsung membawa sang ibu masuk ke dalam rumah.


*


*


"

__ADS_1


__ADS_2