SUAMIKU MEMBUANGKU

SUAMIKU MEMBUANGKU
8


__ADS_3

*


"Ibu sedang telponan sama siapa?


" ah ini, kamu di sini aira


,bukan nya sedang di luar sama ayah" jawab bu zahra panik


" ibu kenapa? tanya aira


" ibu, mmm ibu gak kenapa- kenapa! jawab bu zahra berlalu meninggalkan aira yang di buat heran


" sudah lah, paling teman ibu"


aira terus berjalan ke kamar mandi, karena memang dia sudah, tak tahan tapi melihat bu zahra berbisik bisik dia penasaran dan, menghampiri.


*


" mudahan aira gak denger, apa yang aku obrolin dengan dika" ucap, bu zahra dalam hati


. .


*


*


*


'" aira ibu mau, jalan dulu ya


titi ayah mu, makanan sudah ibu siap kan" teriak bu zahra keluar rumah


" iya bu " jawab aira


*


"padahal mau ke tempat kerja isra, gak jadi dong" huft keluh aira


setelah menyiapkan makanan untuk ayah nya aira, beristirahat di kamar nya,


sambil mendengarkan musik iya berbaring, menonton beberapa film yang lucu di salah satu aplikasi merah.

__ADS_1


berbalas pesan dengan isra dan nada,


tak banyak yang iya lakukan.


setelah lulus dari bangku kuliah dia hanya di rumah,


" ibu ku sedang, keluar " jawab aira


" ___"


" di mana kamu liat " tanya aira


" ___"


" yah, mungkin kebetulan " ucap, aira


"___"


" ya sudah, nanti kalau aku gak sibuk, aku ke toko ya" jawab aira lalu memutuskan panggilan


*


" ya, tanya apa ra"


" di mana ibu kenal dika, kenapa dia ingin menjodohkan aira dengan dika? tanya aira


" ayah juga gak begitu tau, tapi yang ayah tau dika itu tinggal tak jauh dari perusahaan yang di atas gunung itu, mungkin ibu kenal di


sana" jawab pak jiwa


" tapi ayah setuju? tanya aira lagi


" ya, kata ibumu kerjaan nya mapan, dia salah satu security di perusahaan,? jawab pa jiwa


" hmm, orang tua nya yah.? cecar aira


" kamu kenapa, Tiba-tiba tanya dika? kamu sudah setuju"lanjut pa jiwa


" hm, hanya penasaran saja yah? kilah nya


" sudah lah jalani saja, mungkin pilihan ibu mu menang baik, siapa yang tahu ibu mu? tukas pa jiwa

__ADS_1


aira diam sejenak memikirkan,


" apa ibu sudah menyelidiki dika yah,? lanjut aira


" iya, ibu mu bilang sudah, dia tau rumah dika dan tempat kerja dika " jawab pak jiwa


" jadi ibu sering ketemu dika ya " tanya aira penasaran


" mana ayah tau, kan ayah d irumah " jawab pak jiwa


" oh iya aira lupa hehe" jawab aira cengengesan


aira berdiri lalu meninggalkan ayah nya yang sedang menonton.


" lebih baik aku selidiki nanti deh, " pikir aira


*


" dia mapan loh ra " ucap tante baya


" tante kenal juga dengan dika, .? tanya aira


" enggak sih, cuma ibu mu cerita! jawab tante baya


" kita kenal, aira masih bingung tante" jujur aira


" dia royal, loh kapan hari itu dia datang pas kamu lagi gak di rumah, bawakan banyak makanan, sama ibu mu?! lanjut tante baya


" ah ibu jalan sama dika tante, "tanya aira penasaran


" ketemu di jalan kata nya baru dika ngajak ibu mu belanja" ucap tante baya


"mungkin itu belanjaan ibu tante" kilah aira


" enggak ra, ibu kamu bilang sendiri dari dika" tukas tante baya


" hmm " jawab aira


" di mana lagi coba dapat calon suami, yang baik gak pelit sama mertua,?! puji tante bay


aira terdiam apakah dika memang jodoh nya, semua seolah mendukung, .

__ADS_1


__ADS_2