
acara berlangsung meriah.. semua terlihat bahagia.
dan sekarang hanya tinggal menjalani biduk rumah tangga saja.
pagi itu aira menyiapkan sarapan untuk dika bersama keluarga nya yang belum pulang..
dika masih berselimut kan dingin nya pagi... enggan beranjak..
" dika belum bangun nak"
"belum pak, mungkin masih ngantuk tadi malam begadang nunggu tamu"
"ya sudah kamu sarapan dulu baru bawakan suamimu. "
" iya Pak"
setelah mandi dan sarapan. aira kembali ke kamar melihat suami nya yang masih belum bergerak dari tempat semula.
"mas bangun sudah siang"
aira menggeser tubuh besar sang suami.
" hemm"
hanya deheman yang terdengar dari mulut dika"
" mas ayo bangun"
" aku masih ngantuk dek, "sahut dika menarik kembali selimut nya.
" mas di cariin sama yang lain, ini sudah siang"
" iya iya mas bangun, kamu ni bawel banget sih"
aira yang mendengar respon dika berkelana pikiran nya. tapi langsung di tepis nya.
" ya sudah sana mandi"
dika terlihat malas, beranjak bangun keluar dari kamar.
tak berselang lama dika kembali ke kamar.
__ADS_1
"maaf ya dek mas marah, mas kebawa ngantuk"
ucap dika sambil, memeluk sang istri dari belakang.
" iya mas gak papa, aira paham," " yuk sarapan " lanjut aira
dika mengikuti aira ke dapur. ya memang perut nya perih seperti di aduk karena sudah lapar belum terisi apapun.
" wah pengantin baru , jam segini baru bangun"
" biasa lah bu, kaya gak pernah, jadi pengantin aja"
"ya beda dong bu, zaman, kita sama zaman sekarang".
aira dan dika hanya tersenyum.. lalu melewati ke arah dapur.
aira dengan setia menemani sang suami makan,
menyediakan minum.
" iya begitu ra jadi istri, suami makan di temani"
" iya bu," sahut aira
" masih satu minggu lagi bu, kenapa"
"gimana kalau kita jalan, sekalian kenalin kamu ke keluarga besar kami"
" dika, terserah aira saja bu"
aira yang merasa di perhatikan mendengus pelan
" terserah, ibu saja, tapi ayah bagaimana "
" ayah mu gampang, bisa tinggal sebentar sama bude"
" ya sudah "
bu zahra sangat senang ide nya di setujui, salah satu cara membuat aira dan dika semakin dekat. rumah juga sudah bersih sisa acara sudah di bersihkan.
"semua pembayaran sudah kamu bayar kan nak
__ADS_1
" sudah bu, tinggal catering saja"
"jangan lupa, di, toko sembako ya"
aira masuk, ke dalam mendatangi dika yang, sedang, memainkan ponsel nya.
" mas, aira boleh minta uang gak"
"untuk apa dek "
"ibu minta untuk, bayar sisa cicilan mas"
" pakai uang kamu dulu ya dek, nanti mas gaji mas masuk di ganti"
"aira gak ada mas sebanyak itu, pinjam ibu aja gimana, nanti mas cicil"
" mas malu dek"
" ya gak papa, nanti aira bilang".
aira berlalu keluar kamar, mencari sang ibu memberitahu kan niat nya.bu zahra menyetujui asal uang tersebut diganti kembali.
"sudah mas, ibu sudah bayar"
ucap, aira mendekati dika yang bermain ponsel nya.
" mas gak keluar, kok di kamar aja"tanya aira
" mas lagi capek dek, di depan ada acara "
"gak ada mas, cuma ayah aja"
" ya sudah nanti mas keluar tunggu selesai "
"selesai apa mas"
"hehe mas lagi main game dek"
" udah , cepat keluar sana mas"
" nanti dek ya, tanggung"
__ADS_1
aira menarik tangan dika mau tidak mau dia berjalan mengikuti aira keluar berkumpul bersama keluarga nya.
sesuatu hal yang sangat jarang dika lakukan dan malas.