SUAMIKU MEMBUANGKU

SUAMIKU MEMBUANGKU
21


__ADS_3

*


setelah acara lamaran dan makan makan para tamu dan keluarga dika pamit undur diri...


keluarga aira masih berkumpul di ruang tamu, melanjutkan pembahasan antar keluarga mereka,


" kenapa mendadak sekali menikah kan aira zahra" tanya paman aira adik ayah aira


" aira sudah menyetujui nya bang, lagi pula kalian sudah ku beritahu " jawab bu zahra


" apa kamu memaksa aira"! tanya nya lagi


" tidak , tanya saja dengan aira"


" aira bahagia kalau ayah sama ibu bahagia paman" potong aira saat tahu paman nya menyalahkan ibu nya, walau bagaimana pun mereka orang tua aira


" ya sudah , jika ini keputusan mu"


" tapi ingat apapun yang terjadi ke depan semua sudah pilihan mu jangan menyalahkan orang lain" lanjut paman aira


" iya paman, " sahut aira


bu zahra menghela nafas lega ketika aira membela nya, iya sudah tidak sabar memiliki menantu dan melihat aira menikah


" ya sudah kami pulang dulu, kalau ada yang di butuh kan telpon saja kami" ucap paman pamit


acara selesai dan semua sudah beres, keluarga sudah pulang hanya beberapa yang menginap.

__ADS_1


bu zahra lega semua berjalan lancar dan tak ada halangan,


" ayah tabungan ayah ada di rekening mana" tanya bu zahra


" untuk apa bu, " tanya pa jiwa


" untuk beli sapi dan persiapan ayah. untuk apa lagi memang nya" jawab bu zahra


" gak, ayah gak mau " tegas ayah


" kok ayah pelit sih " ucap bu zahra


" bukan nya pelit tabungan ibu kan ada, " " itu untuk simpanan ayah berobat" lanjut pa jiwa


" tapi yah, uang ibu kalau di pakai beli sapi untuk acara ibu gak ada lagi" sahut bu zahra


" maka nya jangan menyusahkan diri bu, suruh menantu ibu memberikan mahar yang layak" ucap pa jiwa berlalu meninggal kan bu zahra yang termenung di kamar memikirkan semua.


*


aira sedang bersantai, dengan sang ayah beserta keluarga lain, menikmati suasana hangat kekeluargaan, karena hanya saat sedang ada acara saja kemungkinan besar semua keluarga nya berkumpul.


melepas rasa rindu atau sekedar bertukar cerita.


" kami akan pulang tapi saat nanti lamaran kami akan datang, " ucap salah satu tante aira


" iya tante, jangan sampai gak dateng loh"ucap aira

__ADS_1


"pasti kami datang " sahut yang lain


pagi itu hampir semua keluarga aira dari luar kota kembali pulang,


aira bermain di kamar bersama keponakan nya.


di ruang tamu, namun suara heboh di depan rumah membuat nya penasaran dan turut keluar.


" ada apa "


"itu calon pengantin datang, bawa mobil jadi agak heboh" sahut sang adik


" kira heboh kenapa"


aira melenggang masuk kembali ke rumah, mendatangi keponakan nya, yang masih asik bermain dengan mainan mainan nya.


" aira kamu gak ke depan" tanya tante


" sudah tadi tante, tapi aira masuk lagi mau nemenin mereka main" tunjuk nya pada keponakan nya


" kamu beruntung loh ra punya calon suami kaya dika, sudah ganteng kaya lagi" ucap tante


" ah tante biasa aja, do'ain aja aira bahagia " sahut aira


"iya tante pasti do'ain, jangan lupa seragam loh la" sahut tante


" aira hanya tersenyum, "

__ADS_1


" kalau saja orang orang tau yang sebenar nya apa mereka akan tetap memuji dika "ucap aira dalam hati.


' ahh aku tak boleh berpikir buruk pada calon suami ku. "


__ADS_2