
*
waktu menunjukkan pukul 2 sini hari, aira terbangun mendengar sering ponsel nya yang tak berhenti berdering,
" iya halo"
"___"
" besok aja ya mas , aira ngantuk"
" ___"
" ini sudah malam, masih banyak waktu mas aira beneran ngantuk" tegas nya
" ____"
" terserah ya mas, aira mau tidur lagi"
aira meletakkan ponsel nya lalu ke atas nakas lalu ingin melanjutkan tidur nya, tapi sayang mata nya tak berpihak pada nya, sampai pukul 3 dini hari aira belum juga mau tertidur
" ah ini semua karena dika, sekarang aku harus apa"
aira membolak-balikkan badan nya namun tetap saja ia tak bisa tidur.
saat matahari pagi sudah menyapa melalui pintu jendela, aira masih juga belum bisa memejamkan mata nya
suara pintu kamar terbuka membuat aira berpaling arah
klek
" kamu baru bangun ra "
" gak bisa tidur aira bu semalaman. " ucap nya
" loh kenapa "
" gak papa bu, ibu kenapa cari aira"
" kamu hari ini jadi cari cincin ra"
" cincin" ucap aira heran
__ADS_1
"iya cincin ra, Kan untuk akad"
" di liat nanti ya bu, tapi kan mas dika belum ada kasih uang"
"pakai uang ibu dulu ra, kan nanti di ganti" ucap bu zahra
" ya gak bisa gitu bu, kan yang mau nikah dia masa semua ibu yang modali " sahut aira kesal
"udah itu urusan ibu, nanti di jemput ibu juga ikut ya"
aira hanya diam
"mending tidur deh "
tak lama aira terlelap melanjut kan tidur nya semalam.
*
*
"ini uang nanti untuk beli cincin bu, dika ada 3 juta saja" ucap nya
" iya gak papa nanti ibu tambah, asal di ganti ya"
" ibu mau beli sapi juga nanti untuk resepsi, seragam dan souvenir "
" iya bu tenang saja setelah tanah warisan laku, langsung dika ganti semua uang ibu"
bu zahra mengangguk membayangkan
mewah nya pesta resepsi aira.
*
*
"ayah sudah makan, ".
" sudah ra, loh ibu mu gak pergi sama kamu"
"gak yah, aira baru bangun"
__ADS_1
" tadi ibu mu bilang mau beli cincin"
"iya tapi aira tinggal tidur, mungkin ibu pergi jalan yah"sahut aira
aira beralih ke dapur membuka tudung saji dan makan, karena dia sudah sangat lapar akibat tidur nya terganggu
setelah itu dia pergi ke kamar lagi untuk bermain ponsel, menghilangkan kesunyian.
sedang asik berselancar di dunia maya dia sibuk mencari persiapan untuk lamaran.
"ah nanti saja deh, minta temani isra, " ucap nya
tidak lama pintu terbuka
" kamu belum siap ra"
"mau kemana bu"
" loh cari cincin, kan ibu sudah hilang tadi pagi"
"aira sedang malas bu, mungkin efek datang bulan"
" ya sudah kalau gitu"
bu zahra meninggalkan aira yang hanya berbaring ditempat tidur.
lalu mengotak atik ponsel nya menelpon seseorang
" aira sedang tidak enak badan, jadi besok saja kalian pergi membeli cincin nya"
" ____"
" iya tidak apa"
"____"
" ya sudah ibu matikan dulu"
aira yang mendengar saat ibu nya bicara, yakin itu dika .
" segitu ibu harus laporan, lagian itu kan uang ibu" ucap aira di balik pintu..
__ADS_1
" jadi selama ini benar ibu sering di telpon dika, padahal aku saja calon istri nya jarang di hubungi, apa wajar nya, tapi ah sudah lah, " monolog aira panjang