Surat Cinta Terakhir Untuk Mahira

Surat Cinta Terakhir Untuk Mahira
Terbongkar nya Rahasia kecil Adit


__ADS_3

*****


***Hari semakin siang. sang surya maya pada bersinar terik menghangatkan jagat raya,namun tidak begitu terasa panas karna pohon rindang mengelilingi pemukiman di perumahan yang terletak di daerah Tangerang bagian selatan itu.


Fatih,Mahira dan Adit begitu antusias menikmati perbincangan mereka,setelah mengoreksi wajah interior rumah baru mereka,tepatnya rumah baru untuk pasangan pengantin baru itu,mereka bersantai melepas kepenatan.


Jarang jarang bisa seperti ini. Kali ini mereka benar benar ingin menggunakan waktu yang langka ini untuk menikmati kebersamaan mereka. Percuma punya banyak harta. kalau jiwa dan raga mereka lelah dan tak bisa menikmati waktu yang terus berjalan tanpa kemudi. Mungkin kata itu yang mewakili mereka saat ini.


Setelah satu bulan ini tidak saling bertemu.Fatih dan Adit berbincang kesana kemari menceritakan waktu yang mereka lalui di tempat yang berbeda. Kali ini sedikit istimewa. Karna ada pendengar baru yang menikmati kisah mereka.


Mahira sesekali ikut tertawa saat mereka menceritakan kekonyolan mereka saat berseragam putih abu abu.


Tak jarang Mahira di buat terkejut mengetahui wujud masa lalu Adit yang sebenarnya.


Hari senin di SMA Bhakti Nusa.


(2001)


Hari ini hari pertama Fatih masuk sekolah,setelah libur kenaikan kelas yang cukup panjang,akhirnya dia kembali ke bangku sekolah yang telah dia rindukan. Tapi tidak dengan Adit sahabat karib nya,bocah yang hanya bisa mengandalkan kecerdasan teman nya itu paling malas berkutat dengan berbagai macam aktifitas belajar mengajar di sekolah nya.


"Assalamu'alaikum Dit...? sapa Fatih pada sahabat nya yang baru tiba di ruang kelas mereka.


"Wa'alaikum salam..." jawab Adit singkat.


"Udah lo kerjain tugas rumah nya dit?" Fatih bertanya pada Adit,Ia khawatir sahabat nya itu melalaikan tugas nya.


Eh bukan melalaikan tepat nya,tapi memang sengaja tidak mengerjakan. Padahal Fatih sudah mengingat kan nya berkali kali.


Adit menaikkan bahu nya,tangan nya menengadah keatas dengan ekspresi masa bodoh nya.


"Ishh...lagi lagi...ini otak buat ngapain Dit!!?..tiga minggu lo Dit,tiga minggu lo kemana??!!"


Fatih menekan kan kata katanya.dia hanya ingin sahabat nya itu sedikit saja memikirkan masa depan nya.


Bagi Fatih,masa depan nya begitu berarti,tapi bagi Adit masa depan nya seperti permainan belaka.


Tapi pada kenyataannya Adit memang tidak perlu mengkhawatirkan masa depan nya. Masa depan nya sudah dijamin oleh Dinasty perusahaan yang di bangun oleh leluhur nya.


"Gue enek lihat buku!...apalagi lihat buku tebel kayak gitu,agghhhh....pusing! gue sampe mau muntah!..hahaha..."


suara tertawa Adit terdengar memenuhi ruang kelas yang ramai.


"Cieh!" Fatih mendengus tak bisa berkata kata. "serah lo deh!" kalimat Fatih yang terdengar pasrah kemudian.


"Dia mah suka nya.." Satya menggantungkan kata kata nya.


"Mau kemana lo?!" Ucapan Fatih kemudian,yang melihat Adit clingak clinguk mengintip dari pintu kelas yang masih terbuka.


"Mau tau aja lu..ikut gue kalau lu penasaran!!"


Fatih menggeleng.bibir nya meruncing. Sedangkan Adit dengan santai nya melangkahkan kaki nya keluar. Padahal sebentar lagi jam belajar akan segera di mulai.


Entah apa yang akan dilakukan nya kali ini.


karna sudah sekian banyak drama yang ia lakoni untuk menjadikan populer di sekolah nya.


Bukan populer karna prestasinya,tapi karna tingkah absurd nya yang membuat gerah para guru dan juga orang tuanya,yang sudah kesekian kali nya harus menunduk kan kepala karna menahan rasa malu.


Dia mengendap endap di depan kelas 2A.


Lagi lagi mengintip di luar jendela.

__ADS_1


Mata nya tertuju pada satu gadis berambut panjang dan memiliki wajah manis. Dia membisik kan nama nya berulang ulang,namun gadis yang di panggil tidak juga menyahut.


"Tika! hai tik! tika!" Adit berteriak dalam bisikan nya.


"Apalagi yang mau coba kau lakukan Adit!!?".


Seorang guru Kimia menghentikan aktifitas nya. Adit seketika menciut mendengar sapaan guru yang terkenal tegas itu. Nyalinya yang seratus persen on,kini tinggal tiga puluh persen saja.


Dia bukan nya takut pada sosok guru yang ada di hadapan nya kini,Tapi dia takut kalau sampai guru itu mengadukan kelakuan nya kepada sang bunda. Dia adalah teman kuliah dari bunda nya.


"Tidak apa apa pak! hanya ingin meminjam sesuatu..." jawab Adit tentu saja bohong.


"Huh kamu Dit!! ada saja alasan mu!!


kamu itu sudah kelas tiga..harusnya banyak belajar. Kembali ke kelas mu!! Tegas pak rizwan


menbuat adit takut berkutik.


"Baik pak..." Adit pasrah menuruti perintah pak rizwan.


Guru kimia itu pun masuk kelas.


"aisshh sial!" Maki Adit lirih karna keinginan nya harus dia urungkan.


Dia kembali ke kelas nya dan beruntung nya belum ada guru yang masuk.


Lima belas menit sudah berlalu.


tapi guru bahasa Inggris mereka juga belum sampai di kelas mereka.


tok tok tok


Ketukan suara pintu yang masih terbuka,mengalihkan perhatian mereka.


yang menghampiri mereka.


Ya!.Beliau menyerahkan tugas kepada ketua kelas untuk di intruksikan kepada seluruh siswa kelas 3 A itu. menurut guru Bp yang menyampaikan tugas tersebut. Istri pak Imam selaku guru bahasa Inggris sakit dan harus di bawa ke rumah sakit.


Ini kesempatan emas bagi Adit untuk melakukan aksinya. Apalagi kalau bukan bolos sekolah.hampir setiap pelajaran kosong,dia selalu menggunakan kesempatan ini dengan baik.


Adit yang terlihat mondar mandir kesana kesini,seperti sedang menyusun strategi untuk bisa kabur tanpa ketahuan.


"Im..ayo buruan..." Adit berintruksi kepada sahabat nya Baim. Tapi bukan nya mengikuti Adit, dia malah menggelengkan kepala nya tidak setuju.


Fatih yang melihat gelagat sahabat nya membuka suara.


"Mau kemana lo?..jangan bilang lo mau bolos lagi!" Fatih berteriak dalam bisikan nya.


"Gue males disini.Gue mau ke kantin". bisik Adit,sudah dipastikan berbohong.


"Kalau lo gak mau...gue keluar sendiri!!" bisik Adit penuh penekanan.


Benar juga,tak selang beberapa lama Adit telah menghilang dari pandangan nya.


Dia melewati pagar sekolah yang terletak di belakang area gedung sekolah,dengan cara memanjat nya.


walau cukup tinggi,namun tidak jadi masalah bagi Adit. Karna kebebasan di luar sana lebih menggiurkan dari pada harus terkurung dengan berbagai macam beban pelajaran yang harus pura pura ia nikmati.


Adit serasa burung yang bebas dari sangkar nya,setiap kali Ia bolos sekolah. Dan perasaan itulah yang merayap dalam jiwa nya saat ini.


"Will..Ayo kita come on". Sapa Adit pada teman bolos nya william.yang tadi mengikuti nya saat melihat Adit keluar kelas.

__ADS_1


Sudah menjadi langganan mereka bolos sekolah,dan pergi ke rumah playstation untuk bermain game.


Guru Bp yang selalu mengawasi anak didik mereka,mendapat kabar bahwa


Adit tidak ada di kelas nya.


Fatih yang menjadi saksi,hanya bisa memberi kesaksian dengan sebenar benar nya. Walau Ia tak sampai hati pada Ibunda adit,tapi Ia tak bisa melindungi sahabat nya walau sebenar nya ingin. Adit memang harus mendapat hukuman akibat perbuatan nya,itu pikir nya.karna Ia tak pernah jera.


*****


***Lagi lagi pihak sekolah melayang kan surat kepada orang tua Adit. Karna disini ada nama baik sekolah yang jadi taruhan nya.


dan untuk kesekian kali nya Orang tuanya harus menunduk kan kepala dihadapan komite sekolah.


Benar juga. Siang itu juga surat dari sekolah Adit telah tiba di rumah nya. walau Adit sendiri belum pulang,tapi surat itu mewakili kepulangan nya.


Terlihat petugas TU sekolah membawa secarik surat,dia mengetuk pintu rumah Adit. Dan tak lama pintu itu dibuka oleh Ast rumah tangga mereka.


"Maaf bu...ini ada surat panggilan dari sekolah". Ucap petugas itu kemudian,tak lama setelah ibu adit menemui nya.


"Oh iya...trimakasih". Bingung harus bersikap bagaimana, dia pun tidak menyadari kepergian petugas TU yang sudah keluar dari gerbang rumah nya.


seketika mulut bunda Adit tercekat. Kelu menatap surat panggilan tersebut.


Kalau sudah dapat teguran seperti ini,berarti anak nya melakukan kesalahan lagi. Dan benar juga.


Setelah Ia membaca surat tersebut,tak terasa bulir bulir bening mengalir dari bola mata indah itu.


Ya Allah...kemana pergi nya anak itu!!


Bisik hati bunda Adit menjerit.


Adit adalah anak dan cucu satu satu nya di keluarga Gunawan.Karna di keluarga mereka,anak merupakan anugerah yang amat sangat berharga. keluarga mereka memiliki gen dominan yang membuat mereka memiliki sedikit keturunan atau lebih terbuka nya kurangnya kesuburan.


Sejak kecil dia selalu mendapatkan kasih sayang yang berlebih dari ke dua orang tuanya.bahkan kakek nya selalu memanjakan nya,memberikan apa yang dia mau.menuruti apa yang menjadi keinginan dan permintaan nya.asalkan dia menurut pada apa yang diperintahkan.


Adit kecil berbeda dengan Adit remaja.Adit kecil patuh kepada orang tua. Dia begitu cerdas dan disiplin.


setiap hari ada saja les yang dia ikuti. Belum lagi jadwal mengaji di sore


hari,dan malam nya masih harus belajar mengerjakan PR yang di dapat dari sekolah.


Kadang ia merasa terbebani dengan semuanya,tapi dia tidak ingin mengecewakan keluarganya


Inilah asal mula Adit menjadi pemberontak.selama ini dia merasa beban dipundak nya tak mampu dia pikul,dia harus menjadi putra kebanggaan yang tidak boleh ada cela sedikit pun,bahkah lebih baik lagi kalau dia punya banyak kelebihan.


Karna tekanan inilah yang membuat nya semakin melesat ingin membebaskan diri dari kungkungan itu. Dia ingin terbang seperti burung di alam liar.berkelana tanpa batas pemikiran.


Bukan karna kurang nya pemahaman ilmu agama.


Karna Fahmi ayah Adit adalah teman satu alumni dengan soleh ayah Fatih di pondok pesantren ternama di kota Tasikmalaya.tentu nya dia selalu mengajarkan nilai keagamaan pada putra satu satu nya yang mereka miliki.


bahkan dia juga mendatangkan guru ngaji khusus untuk Adit belajar seperti di pondok pesantren ketika usia nya masih dini.


Bersambung.....


**Gays....aku ceritakan kisah hidup Adit dengan segala bentuk masa lalunya,


karna apa gays...karna takdir Mahira,Fatih dan adit saling bertautan.


Jangan pernah bosan baca karya Author mu ini ya gays..walau cerita nya patah patah kayak kapal titanic.

__ADS_1


Salam sayang selalu untuk Reader ku tercinta.😘😘😘**


__ADS_2