
*****
***Sesampai nya di kamar penginapan. Fatih membuka baju nya yang sedikit basah di bagian bawah celana nya,dan sedikit pada lengan nya karna terkena cipratan air laut.serta pasir putih yang menempel dan mulai mengering.
Tiba tiba tangan nya menarik lengan Mahira dan membenamkan tubuh padat nya ke dalam dadanya yang bidang.
"Masss..." Mahira yang sedang menyiapkan baju ganti mereka,terkejut dengan perlakuan Fatih yang tiba tiba.
"Sayang...ayo kita melakukan nya..." Bisik Fatih dengan suara yang berat. Mahira paham apa yang diminta suaminya.Ia hanya pasrah tanpa melawan sedikit pun.
Fatih memegang kepala Mahira,menghadapkan ke wajah nya dan meraih bibir Mahira dengan bibirnya,memain kan lidah nya di dalam organ pertama dari sistem pencernaan itu.dan lebih dalam lagi,karna Ia sudah terbungkus Nafsu yang membara.
Entah apa yang merasuki nya,tapi syahwat nya kini berkobar dan menggila seiring sentuhan yang Ia lakukan pada sang istri.
"Mas tubuh kita kotor mas.." Ucap Mahira yang merasa tubuh nya lengket dan berpasir.
Tanpa menjawab,Fatih membawa tubuh mereka ke kamar mandi,tanpa melepas pelukan nya kepada Istrinya.
Dengan gesit Fatih melucuti pakaian nya yang masih tersisa ditubuh nya.
begitupun dengan pakaian Mahira yang berusaha ia lepas,Fatih membuka kancing baju gamis istrinya yang sudah mulai basah karna guyuran air dari shower.
Fatih mencium kembali bibir istrinya yang ranum.setelah puas disana..Ia berpindah ke area sensitif lain nya. Ditelinga,bawah telinga serta leher nya yang putih dan jenjang.
"Mas...kita bersihkan badan kita dulu mas..lalu kita lakukan di tempat tidur.jangan di sini..Mahira merasa tidak nyaman" Mahira jujur dengan pendapat nya.
Fatih pun mengiyakan kata kata Istrinya.
Ia sendiri juga kurang nyaman melakukan hubungan intim di kamar mandi.
Mereka pun mandi dan membersihkan diri.setelah itu melanjutkan aktifitas aerobik mereka di siang hari.
Mahira Pov
*****
***Aku masuk ke kamar mandi dan di ikuti oleh mas Fatih. Aku tak habis pikir dengan gejolak nafsu mas Fatih yang begitu besar.
Ini pertama kali nya mas Fatih memperlihat kan sisi lain dari dirinya yang harus segera aku pahami.
Awal nya,ketika kami baru saja tiba di pantai,mas Fatih menikmati suasana pantai dengan baik,kami sempat berselvi ria mengabadikan moment yang tidak akan pernah kami lupakan itu.
Tapi ketika kami melewati segerombol pasangan muda mudi yang sedang berenang di pantai,Ia mulai memperlihatkan sedikit perubahan.
Dia begitu agresif memperlakukan diriku.
Sampai sampai aku merasa malu dengan tingkah suami ku di depan umum.
Aku terus berfikir sambil menggosok punggung suamiku. Pikiran itu tak mau hilang dari otak ku. Aku harus tau kebenaran nya pikirku.
Mahira Pov End
kami keluar dari kamar mandi,setelah mensucikan diri kami pun berniat melakukan sholat Dhuhur di musholla yang tersedia di area penginapan tersebut.
Setelah makan siang,mereka melanjutkan perjalanan ke obyek wisata yang sudah mereka jadwal kan sebelum nya.
Mereka mengendarai mobil rental yang mereka sewa jauh jauh hari sebelum kedatangan mereka.karna biasa nya akan sedikit kesulitan,mengingat waktu mereka berbulan madu berbarengan dengan liburan panjang akhir semester.
pukul 14.00 mereka telah sampai di Garuda Wisnu Kencana.Taman budaya yang terkenal dengan nama (GWK).
Taman Budaya ini masih terletak di Bali bagian selatan,tepat nya di kelurahan Ungasan,kecamatan Kuta selatan kabupaten Badung.
__ADS_1
Mereka berjalan mengitari taman yang luas nya 67 hektar,yang terletak di ketinggian 146 diatas permukaan tanah atau 263 diatas permukaan laut.
Mereka menghampiri patung Garuda Wisnu Kencana yang memiliki ketinggian 120 meter,Karya seorang pematung yang bernama I Nyoman Nuarta,seorang pematung asal Bali yang terkenal.
patung itu lebih tinggi dari pada patung luberty yang ada di New York, sebuah Ibukota negara bagian Amerika Serikat yang mempunyai tinggi 93 meter saja.
kata Garuda berasal dari bahasa sang sekerta yang berarti Sebuah burung yang badan nya seperti manusia namun kepala dan kaki nya menyerupai burung,dan dibagian punggung terdapat sayap. Sedangkan Wisnu adalah dewa penjaga dan pemelihara bagi umat Hindu. Dan kencana berarti Emas,karna dewa wisnu yang menaiki burung setengah manusia itu memakai mahkota yang berwarna Emas.
Kami terus menelisik Ikon wisata pulau bali itu.hingga kami mendapati patung dewa wisnu yang terletak di bagian utara GWK culture park nama keren obyek wisata itu.
" Mas Mahira lelah mas...Ayo kita istirahat sebentar".
Fatih yang sedari tadi menggenggam tangan istrinya dengan mesra,terhenti karna mendengar rengek istrinya yang kelelahan.
Fatih mengambil sapu tangan dari dalam saku celana kain nya. Mengusap keringat yang ada di kening istri nya itu dengan lembut.
"Dinda sayang...kau mau melihat pertunjukan tari bali atau apa?...atau.
...."
Melihat istrinya yang kelelahan Fatih tidak jadi melanjutkan kata kata nya.Dia mengelus kepala istrinya yang kini menyender di bahu nya.
Apakah kita kembali saja...?. lanjut Fatih dia mengerti kondisi tubuh Mahira yang kurang Fit.
"Iya yuk mas...kita sholat ashar juga". Mereka pun pergi meninggal kan area GWK.
Sebenar nya banyak yang mereka belum kunjungi. termasuk pertunjukan di Amphitheatre yang selalu menyajikan tarian tarian khas bali.tapi Mahira sudah cukup lelah.
Apalagi suami nya itu nanti malam pasti minta jatah.Mahira merasa harus menghemat energi untuk acara ronda nya nanti malam.
Setelah melakukan Sholat ashar, pasangan pengantin baru itu berniat melanjutkan perjalanan wisata nya ke obyek wisata lain.
"Sayang...kau ingin pulang?" Tanya Fatih yang merasa kasihan dengan istrinya yang terlihat letih.
kata Mahira menyetujui ajakan Fatih suami nya.
Di dalam perjalanan,Fatih tak melepaskan tautan tangan nya kepada Mahira.Ia sesekali mencium punggung tangan istri nya,yang kini mulai menjadi candu bagi Fatih.
Bahkan seluruh tubuh nya harum seperti menguar kan wangi parfum,walaupun istrinya belum mandi sekalipun.
Mobil telah memasuki area parkir hotel,mobil pajero warna hitam berlogo Rumah Rental xxx itu merupakan aset perusahaan milik teman Adit. Sebuah perusahaan rental berbagai macam kendaraan terbesar di Bali.
Fatih dan Mahira memasuki kamar hotel nya dan langsung membersihkan diri mereka dengan sabun aroma terapi yang telah mereka pesan sebelum mereka sampai di kamar hotel.
Setelah selesai dengan aktifitas mandi mereka.mereka segera menunaikan sholat maghrib berjamaah.
*****
***Pagi menjelang...setelah melakukan sholat subuh,mereka melanjutkan tidur mereka yang masih senbentar.
Tadi malam mereka baru tidur pukul 01.00 dini hari,setelah melakukan aksi flying in the hole hoby baru mereka. Mereka melanjutkan nya dengan sholat malam.
Benar juga apa yang dipikirkan Mahira,bahwa suami nya pasti akan meminta jatahnya tadi malam.
Untung nya,Ia mengantisipasi agar tidak terlalu kecapean kemarin. kalau tidak,mungkin dia tidak akan bisa berjalan hari ini.
*****
***Tadi malam setelah melakukan sholat Isya Mahira langsung membanting tubuh nya ke kasur.
Tubuh nya lelah serasa tulang nya meleleh.
__ADS_1
"Sayang...lelah ya...?"
Tanya Fatih berbasa basi. Padahal sudah tau bagaimana kondisi istrinya sekarang.
Mahira hanya mengangguk. Mungkin suaranya sudah habis ditelan rasa lelah yang amat sangat menggerogoti tubuh nya.
"Sini biar mas pijitin...". Fatih naik ke atas ranjang. Ia sangat antusias melihat istrinya yang membalik kan badan nya, dengan wajah nya yang menoleh ke arah di mana Fatih berada.
Fatih mulai memainkan tarian jari jari nya dengan lihai,dari atas ke bawah dari bawah ke atas,Ia lakukan ber ulang ulang sehingga Mahira dibuat menikmati setiap gerakan jari tangan suami nya.
"Mas...enak. Mas pinter mijit deh..." kelakar Mahira memberi pujian pada suami nya.
"Enak ya...? Ini masih permulaan dinda.
Nanti kamu bakal ke enakan lagi kalau sudah masuk ke inti nya..hahaha..".
Fatih tertawa keras,menertawakan ucapan nya sendiri.
"Itu mah mau nya mas...pengen nya enak enak terus..." Mahira paham jurus apa yang di pakai suami nya itu.
"Hira rasa..mas sekarang beda...apa ya?
Mahira berpikir agak lama
"Apa?" Tanya Fatih melihat istrinya sedang berfikir keras.
"Oh iya...mesum. Benar mesum mas. Mas sekarang agak mesum..hahaha"
Mahira menertawakan suaminya yang punya warna baru dari sifat nya.
Padahal setau Mahira dulu dia pemuda yang pemalu,tapi kenapa sekarang sifat nya jadi berubah wujud menjadi mesum seperti itu...
"Apa kamu bilang...? berani nya ya kamu sayang!"
Fatih menciumi punggung Mahira,hingga ke leher dan telinga nya,
membuat mahira merasa geli dan terus tertawa.
"udah mas cukup...!"
Tapi Fatih tak mau melepaskan Mahira dari cengkraman nya.
bahkan sekarang ini tubuh nya berada di atas tubuh Mahira yang sedang tengkurap.
"Hahaha..." Fatih tertawa melihat Mahira yang tidak berkutik.
"Mas berat...turun mas" Fatih terus tertawa melihat istri nya yang tidak berdaya.Setelah puas tertawa,
Ia pun turun dan membalikkan tubuh Mahira.
"Dinda..apakah yang ini perlu di pijit?"
Fatih memegang gundukan milik Mahira,dan masih menahan tawa nya.
Tanpa perlu jawaban dari Mahira,Fatih mendaratkan ciuman di bibir mahira yang ranum.kini dia sudah dikuasai nafsu yang memburu.
Dan terjadilah apa yang Fatih ingin kan.
**Bersambung......
Like komen dan Vote nya di tunggu ya...
__ADS_1
jangan lupa**...