
***Sudah beberapa hari Mahira dan Fatih tidak bertemu.Mereka jauh,tapi hati mereka dekat.mereka terpisah,tapi hati mereka saling terpaut,satu dengan yang lain nya.Kerinduan mereka hanya mereka dan pemilik hati yang tau.mereka sama sama memasrahkan apa yang terjadi dengan hati mereka pada pemilik nya.
***Malam begitu sunyi.sayup sayup suara perenungan Mahira terdengar lirih di balik kamar nya yang hangat.bukan hangat karna tungku penghangat yang ada di dalam nya.tapi karna hubungan mesra antara dia dengan Rabb pemilik hati nya.sehingga kedamaian dan ketenangan berselimut disana.sesekali jemari Mahira mengusap pipi nya yang basah karna air mata nya yang deras bak air hujan.yang belum juga mau berhenti sedari tadi.yang masih setia mengiringi keluh kesah nya kepada Rabb sang Maha Kuasa.
***Di sisi lain..Fatih juga merenungi keindahan perasaan yang dititipkan Tuhan pada nya.dia berucap penuh kesyukuran.karna kehadiran nya tepat disaat dia sudah siap menerima nya.
***Fatih sudah mengambil keputusan.tekat nya kini bulat..ingin mempertahan kan perasaan yang di pedamnya terhadap Mahira.karna dia yakin..gadis itu juga memendam perasaan pada nya.
*****
***Pagi ini sangat cerah.secerah senyuman Mahira dan Fatih yang berjauhan.suara dentingan sepasang alat makan...mengiringi sarapan keluarga Fatih pagi ini...suara burung dan kokokan ayam menambah syahdu nya pagi yang penuh warna.
***semburat senyum mengembang di bibir Fatih,tatkala ia menatap Bunda nya sesaat setelah menyelesaikan sarapan mereka.Bunda nya merasa ada yang berbeda dengan putra nya.tentu dia tau...karna dia adalah putra nya.dia mengenal siapa putra nya.
***"Katakan pada bunda apa yang terjadi padamu?".tanya Fatimah yang penasaran dengan tingkah putra nya.karna ini benar benar pertama kali.
"Bunda...boleh kah jikalau Fatih mulai memikirkan kebahagiaan Fatih?"....
ucap Fatih penuh ke hati hatian.
"Apa maksud mu nak?...Fatimah masih berfikir."Apakah kamu sedang jatuh cinta?".lanjut Fatimah.
Zahra dan Fatan hanya diam.tapi berbeda dengan Fatan.Zahra sudah bisa meraba arah pembicaraan Fatih,abang nya itu.
"Iya bun...dan aku ingin serius dengan nya...aku ingin menjadi kan dia istri ku".
ungkap Fatih berterus terang tanpa bertele tele.
"Siapa gadis itu nak..ibu sangat penasaran..?".
Air muka Fatimah berubah dengan penuturan putra nya.Akhirnya doa yang slama ini dia panjat kan mulai terkabul.
"Mahira bunda"...Fatih menunduk sebentar karna malu.dia menatap kearah Zahra yang menutup mulut nya yang merasa antara percaya dan tidak percaya.
"Alhamdulillah nak...dia gadis yang baik...".aura Fatimah terlihat bahagia.siapa sangka pujian nya yang tulus selama ini pada Mahira,diapresiasi oleh Allah yang memiliki semua pujian.
walau masih jauh dari harapan.tapi setidak nya ada peluang Mahira menjadi menantu yang slama ini menjadi idaman nya.
***Fatih berangkat.kali ini dia membawa motor nya sendiri.motor Zahra telah selesai di service.
"Za...tolong berikan pada Mahira....".
Fatih mengeluarkan sebuah kertas yang telah dilipat secara origami berbentuk burung...
"Apa ini bang?...".Zahra dan Fatan saling melempar pandangan tidak mengerti dengan kertas yang telah dilipat abang nya itu.
lama mereka saling berpandang pandangan.tapi tiba tiba saja Zahra tergelak....
"Hahaha...".Zahra tertawa cukup keras..tapi adik nya Fatan malah bingung tidak mengerti(dasar kamu tan anak milenial,itu mah surat...tepat nya surat cinta).
__ADS_1
"Humpp..."Zahra spontan menghentikan gelak tawa nya.karna kini dia melihat muka abang nya yang geram.
"Sorry bang..sorry! Lagiaan abang kuno beginiii! kalau mau minta kontak Mahira Zahra kasih kok!!?".
"Heuhh! Fatih mendesah.jengah dengan kelakuan adik nya..
"Bukan nya abang gak mau meminta kontak mahira Za...tapi abang gak mau menimbulkan fitnah lebih besar! bukan kah kalau kita bertukar kontak setan akan lebih mudah menggoda?.Kami belum tentu menikah...karna kami harus mempertimbangkan banyak hal.
"Oke bang...aku mengerti.nanti aku berikan pada Mahira".Zahra menyimpan nya di saku baju nya.
"Ya udah...hati hati di jalan"....
Fatan dan Zahra menyalami kakak nya dan mereka pun berangkat ke tujuan masing masing.
*****
***Siang itu..setelah selesai melakukan sholat Dzuhur Zahra dan Mahira duduk di teras masjid yang letak nya di depan kampus nya itu.dia memakai kembali sepatu nya,dan berniat beranjak dari duduk nya.tapi belum sempat dia meluruskan tubuh nya.tangan Zahra memenarik tangan Mahira supaya dia duduk kembali di tempat semula.
"Za...ada sesuatu yang mau aku sampaikan".Zahra merogoh saku baju nya dan mengambil barang yang ada di balik saku tersebut.
"Ni...".Zahra melengkungkan bibir nya.mengulas senyum penuh bahagia untuk sahabat nya.
"Apa ini?"....Mahira
mengedipkan mata nya mencoba memahami.
"Kenapa diam...bukalah..nanti kamu akan tau".tambah Zahra karna melihat sahabat nya yang masih diam seraya menatap kertas yang dilipat itu.
(hemm..pasti dia penasaran juga!!!hehe..)
"haruskah sekarang?".Mahira tersenyum malu pada sahabat nya."kamu penasaran juga kan? hehe..".
"Oke.Oke....nanti aja baca nya di rumah...sebenar nya aku penasaran..seperti apa abang ku kalau jatuh cinta.....".Zahra pun memelas berharap Mahira mengizinkan nya untuk ikut membaca surat nya saat ini juga.
"hemm....".kemudian surat itupun dibuka."Ayo kita baca bersama!"
Dear Mahira......
*Di kedalaman hatiku..
Tersembunyi harapan yang suci..
Tak perlu engkau menyangsikan..
Lewat keshalihan mu..
Yang terukir menghiasi diri mu
Tak perlu dengan kata kata....
__ADS_1
Sungguh..Walau ku kelu tuk mengungkapkan perasaan ku
Namun..penantian mu pada diri ku jangan salah kan....
Kalau memang kau pilihkan aku...
Tunggu sampai datang..
Nanti..ku bawa kau pergi..
Ke surga abadi...
Kini belum lah saat nya...
Aku membalas cintamu..
NANTIKAN KU DI BATAS WAKTU..
Aku bukan laki laki yang mudah mengumbar kata kata cinta...
Seumur hidup ku..baru kali ini aku jatuh cinta.dan untungnya lagu ini bisa mewakili isi hati ku saat ini.
semakin hari hatiku semkin terhanyut dalam perasaan ini..perasaan yang memporak porandakan pertahanan ku selama ini.
kau satu satu nya yang bisa menghasut batas normal ku...sebagai manusia biasa aku memiliki rasa manusiawi...rasa ingin di cintai dan mencintai.
Aku akan tetap menjaga hati mu sampai kau benar benar siap..
siap mengarungi samudra kehidupan dengan bahtera rumah tangga kita*.
dariku..
Fatih Al Habsy.
Barsambung.....
Kali ini author lebih awal up nya...
soal nya lagi semangat 45...
trimakasih kepada yang sudah like.walau masih jauh sesuai harapan...tapi author udah sanggattt bersyukur karna udah nyempetin mampir di karya author yang masih banyak kekurangan di sana sini.
salam sayang dari author..
jangan lupa like,komen dan vote nya ya....tunggu..
__ADS_1