
***Malam itu menjadi perenungan panjang bagi Fatih.perasaan yang campur aduk bergelayut di pikiran nya.
Ia berusaha menata hati nya kembali dan memilih bersikap biasa saja bila dia bertemu dengan Mahira nanti.
Tapi siapa yang tau apa yang akan terjadi.tentu perasaan tidak bisa di bohongi bukan?..
***Tanpa mereka sadari ternyata hati mereka terpaut antara satu dengan yang lain nya.
Mahira yang merebahkan tubuh nya di kasur yang empuk..tak bisa memejamkan mata nya karna gelisah dengan perasaan nya kepada Fatih.
Mahira Pov
***Ya Allah...Kenapa ini?.Kenapa perasaan ini semakin tumbuh setiap kali bertemu dengan nya.berdosakah aku ya Allah karna mengkhianati Mu?.Tapi Engkau tetap nomer satu di hati ku.Ampuni aku yang lemah ini,karna tidak bisa menghapus bayangan tentang nya.dan perasaan ini?!..bukan kah Engkau yang menciptanya?.tentu ada maksud yang Kau sembunyikan di balik semua ini bukan?
*** Aku sudah berusaha sekuat mungkin untuk tidak menghiraukan keberadaan nya di hatiku.Tapi ternyata hati ini tidak bisa dibohongi.aku berusaha untuk tak mengharapkan nya.tapi diam diam aku ingin bertemu dengannya,ketika beberapa hari saja aku tidak berjumpa dengan nya.padahal ketika kami bertemu...
Aku merasa kalang kabut saat berada di dekat nya.merasa gugup dan cemas berada di dekat nya.
***Dan sekarang...ada apa dengan wajah ku ini?.kenapa wajah ku memanas bila mengingat wajah nya.aku merasa malu sendiri walau hanya mencuri bayangan wajah nya.
"Ahhh gila! gila!.aku bener bener terhipnotis!".aku merasa benar benar seperti orang gila saat ini.bahkan kalau ada orang yang melihat kelakuan ku.sudah fix mereka akan menganggap ku gila.
***Ya Allah aku pasrahkan semua nya kepadaMu.dengan perasaan yang aku rasakan ini...apapun yang terjadi..akan aku terima dengan ikhlas.kalau memang dia jodoh ku...Allah pasti akan mendekatkan nya padaku.tapi kalau dia bukan jodoh ku,pasti nya Allah akan membuat kami menjauh.
*****
***Mereka sama sama larut dalam renungan..bersujud di atas sajadah yang panjang.berkeluh kesah mesra kepada rabb nya yang menghadirkan cinta diantara mereka.meminta ketenangan karna dialah sang pemilik ketenangan.
*Dipendamkan perasaan ini
Ku rahasiakan rasa hati ini
Merindukan kasih yang berputik
Tersembunyi di dasar hati
Ku mohon kan petunjuk Ilahi
Hadirkan lah insan yang sejati
Menemani kesepian ini
Mendamaikan sekeping hati
Oh Tuhan ku berikanlah
Ketenangan abadi untuk ku menghadapi
Gersang nya hati ini
Mendambakan kasih insan yang ku sayang
Di hati ini hanya Tuhan yang tau
Dihati ini aku rindu padamu
Tulus sanubari menantikan hadirmu
Hanya lah kau insan pilihan ku*
***Pagi itu seperti biasa.setelah sarapan,Mahira berangkat ke kampus.dia meraba dada nya.sisa sisa perasaan kemarin masih bersarang disana..di dalam lubuk hati nya yang paling dalam.dia masih saja berharap bertemu dengan Fatih.bahkan hanya membayang kan nya saja,dia sudah merasa gugup..apalagi nanti saat benar benar bertemu.walau hati nya berusaha dibolak balik kan bermaksud menghilangkan sugesti nya terhadap Fatih.ya tapi tetap saja.perasaan cinta nya kini mengendalikan semua aktifitas hati nya.
__ADS_1
betapa kecewa nya Mahira ternyata hari ini Fatih tidak mengantar Zahra ke kampus.dia tau..karna gadis yang di nanti nya,baru saja datang dan memarkirkan sepeda motor nya.
"Assalamu'alaikum Za...".sapa Mahira.
"Wa'alaikum salam warahmatullah..".
jawab Zahra pada sahabat nya itu.
"lho..kamu yang bawa motor abang mu..?".
tanya Mahira penasaran.
"Iya.tadi aku nganterin bang Fatih dulu,baru ke kampus".jawab Zahra.
"Jadi motor mu belum selesai perbaikan Za?"
"Belum...aku belum sempat mengambil nya".jawab Zahra mengahkiri rasa penasaran Mahira.
"kayak nya ada yang kecewa nih!?".Zahra menggoda sahabat nya yang menanggapi godaan nya dengan senyuman.dan Zahra hanya menggeleng gelengkan kepala nya.
***Mereka pun masuk ruangan untuk mengikuti kelas pertama.
Sementara itu di kantor tempat Fatih bekerja.pekerjaan sudah menumpuk karna kemarin dia meninggal kan pekerjaan nya yang masih setengah jalan.
"Baik lah...fokus hari ini..."gumam Fatih lirih.
dia mengotak atik layar laptop nya yang menyala dan sesekali berkedip berganti tampilan layar.dia bergulat dengan keyboard yang memunculkan huruf huruf dan beberapa angka.
Tok tok tok
Terdengar suara pintu di ketuk.
terlihat ridwan datang membawa beberapa berkas untuk di teliti kembali oleh Fatih.
"Ok!.biar nanti saya teliti.setelah itu kita diskusikan dalam rapat selanjut nya".
setelah melihat nya fatih menyimpan berkas itu di atas tumpukan berkas berkas lain nya.
***Hari menjelang siang.Fatih melihat jam.waktu menunjuk kan jam 11.55. waktu nya makan siang dan melakukan sholat dzuhur.
tiba tiba....
tring......
tring.....
tring.....
📞 Zahra memanggil.....
"Assalamu'alaikum....ada apa Za...?!".
jawab Fatih kepada Zahra di sebrang sana.
"Makan siang bareng yuk bang?!!...bareng Mahira juga nih!!.Zahra menyeringai sambil melirik sahabat nya.sedang kan Mahira cuek tidak menghiraukan kelakuan sahabat nya itu.
"lho...memang kenapa kalau ada Mahira?".tanya Fatih yang sebenar nya mengerti tapi pura pura tidak tau.
"Ah abang nyebelin deh!!".ucap Zahra sedikit manja.
"Abang lagi banyak kerjaan Za.....ni abang aja minta tolong untuk di belikan makan siang...(memang begitu kenyataan nya!! kemarin dia kan meninggal kan pekerjaan nyaa..hanya untuk menemani mereka ke acara seminarr!)
__ADS_1
"Ah abang gak seru!!..ya udah! aku makan berdua aja sama Mahira!.".Ucap Zahra kalah.
"Lain kali ya Za...abang bener bener sibuk banget nih...kerjaan yang kemarin belum kelar...."Fatih merasa menyesal karna membuat adik nya kecewa.
"Ya udah gak pa pa bang!.kasian abang juga".akhirnya dia pun mengerti.
Mahira dan Zahra pergi untuk makan siang.kali ini Ia memilih keluar kampus untuk berburu kuliner khas negri gingseng.
setelah sampai di tujuan.dia segera memesan menu baru dari restoran itu.
yang hari ini menjadi menu spesial.ini ni menu yang sedang di gandrungi oleh pecinta kuliner asal negri gingseng.
mereka melahab makan siang mereka tanpa sisa sedikit pun.tak baik bila menyisakan makanan...karna kita tidak tau..yang mana yang di berkahi dari setiap suap nasi dan makanan yang ada di hadapan kita.
setelah selesai...mereka kembali ke kampus.untuk mengikuti kelas terakhir.
***Akhirnya kelas pun selesai.Mahira dan Zahra pergi meninggalkan ruangan dan melaju ke parkiran.
Tiba tiba....
"Hira..!.tunggu Hir.....!".terlihat Andra berlari menuju ke arah nya.
Andra adalah mahasiswa jurusan Sains.dia sahabat Heru Mahasiswa Teknik Informatika yang arti nya satu jurusan dengan Mahira.Andra memang di kabarkan menyukai Mahira.
"Mau apa si dia!?.gumam Zahra dalam hati merasa tidak suka.
Mahira menghentikan langkah nya,kini dia memperhatikan pemuda yang terlihat tegang menahan gugup nya.
"Kenapa Ndra?!".Tanya Zahra
"Gue gak ada urusan sama lo Za....".jawab Andra menanggapi pertanyaan Zahra.
"Ra...besok nonton film yuk?".kata Andra mencoba menghilangkan ketegangan nya.dia tidak tau bagaimana cara mendekati Mahira.hanya ini yang dia tau cara mendekati wanita.seperti pasangan pada umum nya.
"Gue.....".
belum sempat menjawab.Zahra sudah memotong nya
"Ndra...!.Hira gak mungkin mau pergi sama laki laki yang bukan mahram nya.kalau lo memang suka sama Hira,carilah cara yang lebih baik dari ini".Kata Zahra mematahkan keinginan Andra.
sebenar nya Andra tau.bagaimana kepribadian Mahira.tapi andra hanya mencoba.karna dia akan menawarkan adik nya untuk ikut dengan mereka.jadi mereka tidak hanya berdua saja.
***Zahra menarik tangan Mahira.menyeret nya untuk meninggal kan Andra yang sedang merasa kecewa.
"Za..!gak sopan!"Mahira melepas kan tangan Zahra yang melilit di lengan nya.kemudian memutar arah mendekat lagi ke arah Andra.supaya tidak terdengar oleh yang lain.
"Maaf Ndra..gue gak bisa...gue gak mau ngasih harapan palsu.
Deg
"Maaf.Maaf banget Ndra...gue gak bermaksud nyakitin lo...Mahira menunduk kan wajah nya.tidak berani menatap wajah nya yang kecewa.
"Gak pa pa Ra...jangan merasa terbebani.tapi selama janur belum melengkung..aku akan tetap berusaha mendapatkan hati mu".
"Hemm...coba saja.tapi aku tidak bisa memberi harapan banyak".Mahira menegaskan kembali.dia tidak ingin ada beban di hati nya.
"Oke gak masalah..".Andra pun mengerti.
Mahira meninggal kan wajah sayu yang tampak kecewa itu.tapi biarlah...dari pada nanti jadi bumerang bagi diri nya sendiri.
Zahra dan Mahira meninggalkan kampus,menuju ke rumah masing masing.
__ADS_1
Bersambung.....