
*****
***Di hari ketiga mereka di Bali,ada Beberapa tempat yang ingin mereka kunjungi,yaitu Ubud dan Kintamani. Kedua nya merupakan highlight tempat yang paling di minati ketika berkunjung ke bali.bahkan tidak hanya wisatawan domestik.wisatawan manca negara pun menyukai tempat ini.
Mahira Pov
Kami keluar dari kamar hotel,turun dari lantai tiga menggunakan lift ke lantai dasar Hotel Xxx
Suasana hotel saat ini tampak sangat ramai, dilihat dari volume orang yang memenuhi lobby megah sebuah hotel ternama kepunyaan Guns Putra Group,sebuah perusahaan gabungan yang tidak hanya bergerak di bidang industri perhotelan tapi juga industri elektronik. Anak cabang nya tersebar di seluruh nusantara dan bahkan sampai manca negara,salah satu nya perusahaan yang di berada di bawah kendali Aditya Gunawan,nama lengkap dari sahabat mas Fatih itu.
Seperti nya akan ada acara yang diadakan di hotel ini,mungkin seminar atau apalah tapi yang jelas banner yang mereka pasang menanandai kalau ada acara yang akan berlangsung di sini.
Beberapa orang lalu lalang beriringan dengan perjalanan kami ke restoran tempat kami sarapan pagi.
Mas Fatih menggandeng tangan ku mesra. Perlakuan ini tidak pernah ia tinggalkan walaupun di tempat umum sekalipun. Katanya,ini sebuah ibadah,dan memperlihatkan nya adalah ibadah. Siapapun yang melihat nya pasti akan merasa iri. Apalagi bagi para jomblowan dan jomblowati,mereka akan dibuat menelan ludah ketika melihat nya.
Tiba tiba saja aku melihat penampakan yang tidak asing terpampang di kejauhan,ketika aku mulai memasuki area Restauran tempat kami melakukan sarapan.
"Siapa itu!!" batin ku meraba raba kebenaran penglihatan yang ada di depan ku.
Mataku memicing memastikan penglihatan ku. Aku melihat sosok laki laki yang aku kenal,sedang duduk di meja nomer tiga dari deretan meja makan paling kanan.
"Mas lihat deh! siapa itu mas?!"
Aku memberi kode,mengarahkan mata ku pada pria yang sedari tadi berhasil menarik perhatian ku sejak mulai memasuki area restoran tempat kami melakukan sarapan.
"Siapa sayang?"
Tanya Mas Fatih pada ku tanpa menhentikan langkah kami. Kami terus melangkahkan kaki ke arah meja yang belum terisi,mas Fatih masih mencari sosok yang ku maksud,kemudian kami duduk tidak jauh dari meja makan dimana sosok pria itu berada.
"Bang Adit mas...". Kata ku pada mas Fatih yang masih belum bisa menemukan sosok nya. karna dia membelakangi tempat dimana kami berada.
"Lho..kok. Dia disini?. Katanya
hari ini dia harus terbang ke Jepang?!"
Mas Fatih seperti nya penasaran melihat sahabat nya itu di sini,seperti aku yang juga penasaran. Mengingat percakapan antara suami ku dengan sahabat nya itu lima hari yang lalu,bahwa dia akan segera kembali ke Jepang,ada pertemuan penting dengan rekan bisnis nya di sana. Tapi kenapa dia malah disini? dengan seorang wanita pula. Begitulah kira kira yang di pikirkan mas Fatih.
Setelah makanan yang kami pesan sudah tersaji di meja makan,kami pun menyantap hidangan yang sangat ku sukai,yaitu ikan bakar kerapu.....
*****
***Ku lihat bang Adit sudah selesai berurusan dengan wanita itu, Ia menjabat tangan wanita itu dengan senyuman yang ramah.
Kini Ia berjalan ke arah kami berada,seperti sudah tau keberadaan kami. Aku melirik mas Fatih,ia tampak menikmati makanan nya. Mungkin?. karna makanan kesukaan ku yang terpaksa ia makan,sebenar nya bukan makanan yang ia sukai.
Ia memakan nya karna aku memaksa.
Mulai saat ini suami ku harus terbiasa memakan semua jenis makanan yang menurutku menyehatkan,walau mungkin tidak disukai oleh nya,tapi
ini demi kesehatan nya,itu yang ku katakan pada lelaki yang bernama suami itu.
Mahira Pov End
Fatih merasakan sentuhan pada pundak nya. Ia tau bahwa sentuhan ini adalah sentuhan tangan milik Adit.
Karna tadi sebelum makan Ia mengirim pesan pada Adit sahabat nya.
Setelah saling menyapa, Adit duduk bergabung dengan mereka.
Ternyata setelah mengobrol kesana kemari,Fatih jadi tau kalau sahabat nya itu sedang menyiapkan presentasinya yang akan berlangsung jam satu nanti.
"Gue mau ke Ubud kintamani lo mau ngikut?"
Tanya Fatih pada sahabat nya itu
"Ishh..Trus gue jadi obat nyamuk gitu?!"
Adit tau kalau dia mengikuti dua sejoli ini dia akan kepanasan karna ujung kepalanya akan di nyalakan seperti obat nyamuk.
"Terserah..lo mau ngikut apa enggak"
Fatih memberi pilihan pada Adit
"Oke deh gue ikut,dari pada nunggu disini.lebih baik gue jadi obat nyamuk semprot lo.tapi gue nggak mau jadi obat nyamuk bakar ya!"
Ucap Adit di sambut tawa mereka bersahutan. Kemudian tangan nya meraup hidungnya yang mancung.
Setelah Fatih dan Mahira menyelesaikan sarapan nya.
Mereka menuju ke parkiran di mana mobil mereka berada.
__ADS_1
"Mau pake mobil siapa nih!!?"
Tanya Adit pada pasangan bulan madu itu.
"Terserah...sendiri sendiri aja gimana? siapa tau lo dapet cewek disana... hahaha..."
ledekan dan tertawa Fatih berhasil mengusik ketenangan jiwa jomblo Adit yang merana.
"Ciehh....Ya udah,kita pake mobil sendiri sendiri aja! gue juga ogah jadi sopir pribadi lo..."
Adit membalas ucapan Fatih yang membuat nya tersenyum kecut.
Setelah perdebatan kecil,mereka akhirnya sepakat membawa mobil mereka masing masing.
*****
***Mereka akhirnya sampai di spot wisata air terjun tegenungan. Letak Geografis nya di desa kemeneh,kecamatan sukowati kabupaten Gianyar Bali. 30km dari Denpasar Bali.
Fatih memarkirkan mobil nya di tempat parkir. Di susul oleh Adit yang kini berada di sebelah nya.
Mereka berjalan beriringan sambil sesekali mengambil gambar di spot spot yang luwes untuk di ambil gambar nya.
Adit lah yang paling menderita,karna dia harus menelan saliva nya karna harus mengambil gambar sepasang ke kasih yang sedang di mabuk cinta itu dengan pose yang mesra.
"Ha ha...Fix sudah hari ini gue jadi budak kalian"
Gumam adit lirih,sehingga yang di maksud tidak mendengar nya.
Akan tetapi,Adit tetap menikmati
kebersamaan mereka,Dia turut bahagia melihat kebahagiaan yang tergambar di wajah mereka.
"Bang Adit sini...ayo kita foto bersama"
seru Mahira,tangan nya melambai ke arah Adit.
"Oke!" Jawab Adit singkat. Dan jari jempol dan telunjuk nya membentuk huruf O.
Ia meminta seseorang untuk mengambil gambar mereka bertiga,setelah Adit bergabung dengan Fatih dan istrinya Mahira. Untuk menyimpan kenangan yang mengikat diantara mereka.
Adit yang sudah merasa cukup puas dengan perjalanan mereka,berpamitan pada pasangan itu.Karna Ia harus menghadiri acara seminar yang sudah di jadwalkan.maka Ia harus kembali lebih awal ke hotel nya untuk melakukan persiapan.
Ucap Adit tanpa basa basi.
"Ok...hati hati jangan ngebut ya..." Fatih membalas ucapan Adit dan mereka saling berpelukan.
"hmm"
Adit pun meninggal kan Fatih dan pasangan nya itu. untuk memenuhi tanggung jawab nya.
*****
***Matahari sudah mulai meninggi.
Fatih dan Mahira berencana melanjutkan ke tempat berikut nya. Yaitu Danau Batur Kintamani. Di mana Danau itu mendapat background Gunung Batur yang menambah pemandangan area wisata ini menjadi semakin menarik.
sebelum memasuki area danau mereka mengarahkan mobil mereka ke Restauran xxx yang pemandangan nya mengarah tepat ke gunung Batur dan Danau Batur Kintamani.
setelah melakukn sholat dhuhur... mereka melanjutkan acara mereka dengan makan siang.
Mereka memilih meja yang pemandangan nya mengarah ke Danau dan Gunung Batur kintamani.
Mereka memesan menu pilihan mereka.
kini Fatih memilih makanan kesukaan diri nya sendiri.
Tempat yang mereka pilih tepat dengan suasana hati pasangan pengantin baru saat itu.
Hamparan hijau gunung Batur dan Danau Batur yang indah dan sejuk dipandang mata,menjadikan suasana romantis menjadi semakin mesra.
"Dinda....habis ini kita cari penginapan ya..?"
Fatih membisik kan kata di telinga Mahira,membuat si empunya merinding di sekujur tubuh nya.
"Apa mas?!!...ya Allah mas.lagi?!!"
Jawab Mahira membulatkan matanya.
Ia tidak habis pikir dengan ke gilaan suami nya.
"Ya sudah kalau gak mau juga gak papa sayang..."
__ADS_1
Jawab Fatih menanggapi keterkejutan Mahira.
Mahira mengulum senyum nya,tentu saja dia mau menuruti ke inginan suami nya itu.
"Mas..setelah ini kita pulang aja yuk?!
nggak usah cari penginapan di sini,takut jadi pemborosan mas".
Mahira berbicara,sikap nya berubah menjadi konsultan keungan.
"Baiklah sayang..."
Hidangan yang mereka pesan telah tersaji di hadapan mereka.
Mereka menikmati makan siang mereka dengan tenang. setenang air tawar Danau Batur kintamani.
*****
***Tidak lama sepasang suami istri itu telah sampai di kamar hotel mereka.
setelah membersih kan diri dan berganti pakaian.mereka pun berniat untuk sekedar tidur siang,semalam mereka kurang tidur,karna acara Malam panas mereka.
Mahira merebahkan tubuh nya di ikuti Fatih suami nya.
Mereka kemudian saling berpelukan dengan lengan Fatih sebagai bantal untuk kepala Mahira.
"Dinda.." Fatih memanggil mahira mesra
"Apa mas.....?" jawab Mahira singkat.
"Kapan terakhir kali kau datang bulan?"
Pertanyaan Fatih menyadarkan Mahira sepenuh nya. Benar juga..sekarang ini
ada satu orang lagi yang perhatian pada nya selain orang tua nya.
"Aku suci dua hari sebelum kita menikah mas..kenapa mas..."
Mahira penasaran dengan reaksi wajah Fatih yang tersenyum manis kepada nya.
"Berarti ini masa suburmu kan sayang....?"
Fatih mengerat kan pelukan nya,posisi kepala Mahira berubah. yang semula wajah mereka saling berhadapan,kini wajah Mahira tenggelam di dada bidang milik Fatih yang kekar,dan puncak kepala nya tepat berada di bawah rahang Fatih.
"Iya mas...kalau menurut ilmu Biologi,
mungkin benih cinta kita sudah bertemu mas dan punya mu telah membuai milik ku".
Tiba tiba Mahira menutup muka nya,ia malu mendengar penuturan nya sendiri.
"Hahaha..."Fatih tertawa "Kenapa kau malu sayang?..itu ilmu pengetahuan!...
bukalah aku ingin menatap wajah cantik mu...".
Fatih membuka satu telapak tangan yang menutupi wajah istri nya itu.
tidak ada perlawanan dari nya,sehingga
Fatih dapat melihat jelas senyum malu istrinya itu.
Ia menatap mata istri nya dalam dalam. Ada rasa syukur yang di ucap kan dalam hatinya.
"Sayang....kau adalah hadiah terindah yang di berikan oleh Allah untuk ku..
dan kau adalah tebusan dari semua rasa gelisah yang aku rasakan,dalam pencarian ku mencari bidadari surgaku slama ini.
Berjanjilah..kita akan bertemu di surga nanti"
Fatih tenggelam dengan perasaan nya.
sehingga tak menyadari kata kata romantis yang dulu sulit di ucap kan,tapi sekarang keluar begitu saja.
"Tentu mas.Bimbinglah aku agar kita bisa bertemu kembali..."
Mereka saling tersenyum,kemudian Fatih membenam kan Wajah istri nya ke dada nya yang bidang.
Mereka berjanji sehidup semati dan berjanji saling bahu membahu untuk terwujudkan pertemuan mereka di surga nanti.
Mereka pun melanjutkan aktifitas yang diminta Fatih ketika mereka berada di Danau Batur. Aktifitas dalam rangka melestarikan keturunan mereka.
Bersambung.....
__ADS_1