Surat Cinta Terakhir Untuk Mahira

Surat Cinta Terakhir Untuk Mahira
Rasa ini #1


__ADS_3

 


Hari berganti hari.bahkan berganti bulan.Mahira dan Fatih sering bertemu entah di sengaja atau tidak.tapi karna kedekatan Mahira dan Zahra yang mungkin tanpa sengaja menjadi alasan mereka bertemu.


 


Hari ini mereka berniat menghadiri seminar di kota Bekasi.karna takut sampai malam ,Fatih mengajukan diri untuk mendampingi mereka.berdalih tidak baik bagi wanita bepergian tanpa mahram nya.karna wanita sering menjadi target kejahatan .Apalagi di kota metropolitan seperti jakarta dan sekitar nya ini,kejahatan sudah tidak mengenal waktu dan tempat.


 


Jalanan mulai padat dan ramai.siang hari memang waktunya para pekerja melakukan makan siang.walau kadang sudah di sediakan kantin di perusahan,tapi masih banyak yang memilih keluar untuk sekedar berburu kuliner.


 


 


"huff....".Fatih mendesah melepaskan udara sisa energi pembakaran tubuh nya.tubuh nya terasa pegal dan penat. karna pekerjaan Fatih yang menuntut nya selalu di belakang meja dan mengurangi mobilitas nya.


 


Dilihat nya lalu lalang mobil dan sepada motor yang tampak semrawut melintas di jalanan depan sebuah pasar.


 


"Kita istirahat dulu bang...udah waktu nya makan siang".kata Zahra


"bentar Za...nanggung ni...".sanggah Fatih karna mereka sudah hampir sampai di tempat tujuan.


"Oh ya...tadi abang belum sarapan?!!".tanya Zahra mengingatkan.


"Belum si Za...".Fatih menjawab ragu.karna Zahra pasti akan mengomelinya habis habisan.


"Tu kan kebiasaann deh!..kita cari makan dulu bang nanti abang sakit lagi!!.


 Abang ini...kenapaa selalu menyepelekan soal makan sih! nanti kesehatan mu terganggu bang....."Omel Zahra kesal tak henti henti nya.


Haha benar kan apa yang di pikirkan Fatih.dapat Omelan manis dari adik nya.


"Mulai lagi kamu Za...macam emak emak saja kamu..mungkin crewetan kamu dari pada istriku nanti".


 


Mahira memilih diam dan masih sibuk memainkan ponsel di tangannya.


 

__ADS_1


dia hanya tersenyum mendengar pertengkaran kecil antara sahabat dan abang nya itu.seperti TOM AND JERRY batinnya.


"pertengkaran itu terus berlanjut tanpa menghiraukan Mahira yang diam tanpa membela siapapun.


 


"Hir...aku udah males ngurusin abang ku satu satu nya ini.capek tau gak harus ngingetin terus.masak!?,makan harus di ingetin sih!.dah gak waktunya lagi bunda dan adek mu ini mengingat kan mu seperti bayi bang!!!??..kenapa gak nikah aja sih biar ada yang ngurusin!?".omel Zahra lagi,kini ketus pada kakak nya.


"kamu udah bosen melayani abang mu ini Za...?baik lah kalau gitu...! kalau memang udah gak pengen uang jajan dari abang lagi...!?".


"ahh bukan begitu bang...ah jadi rumit deh kalau ngomong sama abang!".


"Mencari pendamping itu tidak mudah Za...melibatkan perasaan dan prinsip juga.abang tidak mau salah memilih pendamping...karna abang ingin pernikahan itu sekali seumur hidup.dan harus punya visi dan misi yang sama...".Fatih mengungkapkan pemikiran nya.


"Bang bagaimana kalau.....".Zahra melirik matanya kearah Mahira.Mahira pun mengerti apa maksud lirikan Zahra.


"Bagaimana Ra....?.Zahra berterus terang pada sahabat nya itu.


"Apaan sih kamu Za...?.jawab Mahira tersipu malu.


Fatih hanya diam menanggapi keusilan adik nya.tapi Zahra mengerti dengan sikap kakak nya itu.inilah yang menjadi alasan Zahra menjodohkan mereka.


 


Sampailah mereka di sebuah restoran sederhana.memesan makanan dan memilih tempat duduk.


 


wajah Mahira kelihatan merona sekaligus terlihat gugup dengan ulah sahabat nya itu.berbeda dengan Fatih yang malah memancar kan senyuman penuh tanda tanya karna melihat tingkah Mahira.


walau tidak ada pengakuan Fatih,tapi Fatih tidak menolak bila di jodoh jodoh kan dengan Mahira.Mahira pun selalu diam jika di goda Zahra.dan yang paling aneh...Mahira minim bicara ketika berada di dekat Fatih.(hemmm.... apa mungkin karna saking gugup nya ya...? ah..author mah ga mau tau...hehe)


 


Setelah selesai makan siang.Mereka melanjutkan perjalanan nya.Tak lama pun mobil mereka sampai ditempat tujuan mereka.


 


******


 


Acara berlangsung cukup ramai.ratusan bahkan ribuan orang menghadiri seminar itu,mereka sangat antusias di setiap sesi nya.sampai pada puncak acara atau sesi terakhir yaitu penutupan acara sekaligus pemberian suvenir berupa buku karya penulis terkenal.inilah yang di nantikan Mahira.


 

__ADS_1


 


Akhir nya....setelah acara seminar itu selesai..Mahira,Zahra dan Fatih bergegas untuk pulang karna waktu sudah menunjuk kan pukul 6 sore.tak lupa mereka mencari Masjid untuk melakukan sholat maghrib.


 


Dalam perjalanan pulang Mahira tak banyak bicara.tak seperti biasa nya yang ketika dia hanya bersama Zahra .terhentilah mobil Mahira di depan rumah Fatih


"Kamu nggak mampir dulu Ra?..ngeteh ngeteh dulu gey?"...tawar Zahra kepada sahabat nya.


"Enggah Za...gue langsung pulang aja..udah malem ini...!".jawab Mahira pada sahabat nya."bang Fatih makasih udah temeni kami ya...".lanjut Mahira sambil pandangan nya ke arah Fatih.


"Sama sama Ra...hati hati di jalan".


jawah Fatih.


"Ok bang!...makasih...."


Mahira masuk ke pintu kemudi dan melajukan mobil nya.


******


Fatih Pov


Entah mengapa setiap kali aku melihat gadis itu,jantung ku berdetak sangat cepat.seolah olah lepas dan meloncat dari tempat nya.hatiku berdesir hebat dan mungkin itulah yang menyebabkan jantung ku berpacu sangat cepat.


untuk pertama kali nya aku merasakan hal semacam ini."apakah ini yang di namakan jatuh cinta??!".


ahh..aku memang tidak punya kesemptan untuk itu ketika aku memasuki dunia remaja.masa remajaku ku habis kan untuk belajar dan bekerja keras.jadi,dalam hal itu, aku sama sekali belum pengalaman.aku juga tak pernah tau,kapan tepat nya aku mengalami masa puber untuk yang pertama kali.


jujur....sebenar nya aku agak kwalahan menahan rasa gugup setiap bersama dengan nya.kalau hanya gugup sekedar bertemu atasan,itu sudah biasa.tapi ini gugup yang berbeda.antara senang dan berbunga bunga serta takut berhadapan dengan nya,timbul bersamaan.


"Ahhh...apa apaan ini!!..kenapa aku bertingkah seperti orang bodoh!!?...


ya Allah....berikan petunjuk mu.... tenangkan hati ini,jauhkan aku dari segala sesuatu yang mengotori hati....


Apa yang harus ku perbuat dengan diriku.ini pertama kalu bagi ku...dan aku tidak tau apa yang dirasakan gadis itu.apakah dia merasakan hal yang sama??!!...kalau melihat tingkah nya...dia sama sama gugup seperti ku... semoga saja ini menjadi sebuah pertanda.bahwa cintaku tidak bertepuk sebelah tangan.


 


Malam itu...Fatih di selimuti oleh kegalauan.galau,dengan kemelut perasaan nya yang ia tahan.hati nya yang berbunga bunga bak remaja jatuh cinta.tapi belum cukup berani untuk mengungkap kan nya.entah sampai kapan.....


sedangkan di tempat lain..ada gadis yang sama sama galau karna asmara....


 

__ADS_1


Bersambung...


 


__ADS_2