Tak Secepat Kujatuh Cinta

Tak Secepat Kujatuh Cinta
Eps. 11


__ADS_3

Saat Hae berjalan mendekat ke arah Ida, listrik mati.


"Eh, kok lampunya mati sih?" ucap Ida sambil mencari-cari hpnya di tas.


Hae menemukan Ida terlebih dulu sebelum Ida mengambil hp, Hae memegang tangan Ida dalam kegelapan tersebut.


"Ida, kamu tidak apa-apa? Ayo ku antar pulang. "


"Apakah saya tidak merepotkan anda Tuan, bagaimana anda bisa kemari? Apakah Nona Shin Tau? "


"Aku sudah hafal dengan sikapnya, jika ada orang baru yang bekerja dengannya, pasti akan di perlakukan seperti itu oleh dia. Jadi aku sengaja kesini untuk mengantarmu pulang." ucap Hae sambil berjalan keluar gedung menuju tempat dimana mobilnya terparkir dengan menggandeng tangan Ida.


Hae membiarkan flash hpnya menyala untuk menerangi jalan mereka hingga ke mobilnya.


Hingga tiba di depan mobil, Hae baru melepaskan genggamannya, dan membukakan pintu mobil depan untuk Ida.


"Maaf, Tuan saya lancang. Apakah anda selalu seperti ini kepada asisten Nona Shin? "


Suasana hening, tidak ada jawaban sama sekali dari Hae.


Sebelum tiba di apartment tempat tinggal Ida, tiba-tiba Hae menghentikan mobilnya.


"Apa kamu masih penasaran dengan jawabannya? " mendekatkan wajah ke Ida, hanya berjarak sekitar 5cm.


"Deg.. Deg.. Deg.. Apa? Kenapa ini? Wajahnya terlalu dekat. Aku jadi sesak nafas." batin Ida.


"Ka.. Kalau.. Kalau Tuan tidak mau menjawab juga tidak apa-apa" jawab Ida dengan gugup.


"Benarkah? " tanya Hae sambil mendekatkan wajahnya kembali, kini nafas Hae terasa dalam kulit Ida.

__ADS_1


Apa yang Hae pikirkan, Ida tidak tau.


"Iya Tuan, tolong sedikit menjauhlah. Bagaimana jika ada paparazi atau Nona Shin tau ap-.. "


belum sampai selesai kalimat yang Ida katakan, Hae mencium bibir Ida sekilas "CUP..!! ". Setelah itu dia kembali menyetir mobilnya dan mengantarkan Ida sampai di rumah.


Setelah apa yang terjadi, Ida tidak bisa berkata apa-apa. Dan suasana pun menjadi sedikit canggung.


Beberapa saat kemudian.


Tiba di depan apartment Ida. Dia buru-buru keluar dari mobil Hae. Tanpa mengatakan sepatah kata pun, begitu juga dengan Hae.


Ida masuk ke dalam dengan baju sedikit basah, karena sampai kini pun hujan masih turun membasahi bumi.


"Apa maksud ini semua? Apa yang dia lakukan, ini tidak benar, tidak benar. " batin Ida.


Kenapa orang seperti Hae melakukan hal seperti itu , sedangkan dia sudah mempunyai pacar. Bagaimana cara pandang Hae terhadap Ida, apakah Hae menganggap Ida wanita murahan.


Ida tertidur dalam kebingungan, setelah dia membersihkan dirinya.


.


.


.


Pagi hari, Ida terbangun karena dering hpnya.


Pesan dari Shin Ryung tentu saja.

__ADS_1


5 pesan dari Shin, dan isinya sama.


Isi pesan : Nanti malam adalah, malam besarku awas saja jika kamu membuat masalah lagi, kamu tidak akan bekerja lagi besok.


Balas Ida : Baik, Nona Shin.


Ida bersiap-siap untuk pergi ke tempat syuting Shin. Jadwalnya hanya setengah hari. Karena malam nanti adalah hari besar bagi Shin, dia menjadi nominasi kategori artis terbaik.


Hari ini Ida menemani Shin syuting. Setelah selesai dia langsung ke rumah Shin, tentu untuk mendandaninya.


Malam pesta penghargaan akhirnya tiba.


Ida, Shin, Ayumi, mereka berangkat bersama menuju tempat di adakannya pesta menggunakan limousin.


Limousin ini tentu saja adalah limo mewah yang di naiki oleh orang-orang kaya sebelum mereka di turunkan di karpet merah yang akan di sambut oleh ratusan reporter, seperti yang ada di televisi dan Ida berkesempatan bisa merasakan itu.


Apakah ini menjadi hal yang baik, atau sebaliknya..???


.


.


.


Bersambung....


LIKE, KOMEN, VOTE, FAVORIT. Jika tidak keberatan.


Terimakasih sudah membaca 💦

__ADS_1


__ADS_2