
"Siapa pemula ini dan dimana kamu menemukannya?!" tanya Shin Ryung dengan ketus.
"Ini sahabatku dari kampung Nona Shin, perkenalkan Ida," jawab Ayu.
Ida menjabat tangan sambil tersenyum dan berkata pada Shin Ryung "Senang berkenalan denganmu Nona Shin Ryung."
"Hmm ... Seandainya aku bisa mengatakan hal yang sama padamu. Jadi Ayumi (nama panggilan panggung untuk Ayu) untuk apa kamu kenalkan aku dengan gadis ini?"
Ayu menjelaskan tujuannya memperkenalkan mereka.
"Dia tidak memiliki kekuatan karakter yang di butuhkan untuk pekerjaan ini. Tapi ya ... memang aku sedang mencari asisten!"
"Aku akan dengan senang hati membantumu Nona Shin. Walaupun aku tidak memiliki apa yang anda butuhkan, tetapi aku pandai dengan apa yang aku lakukan dan aku sangat terampil," jawab Ida sumringah.
"Terampil dalam hal apa?"
"Aku kharismatik dan modis dengan tren saat ini, aku akan membuatmu menjadi trendsetter, namun tetep tepat waktu dalam hal pekerjaan," jawab Ida.
"Aku tidak membutuhkan siapapun. Tapi... Mungkin kamu bisa melakukan pekerjaan itu."
"Jadi, apakah dia mendapatkan pekerjaan ini?" tanya Ayu.
"Ya, meskipun aku ragu dia tidak akan bertahan lama. Jadi di mulai dari besok pagi. 6 hari selama 1 minggu."
__ADS_1
"Ah, terimakasih banyak Nona Shin," ucap Ida.
" Hmm...." Shin Ryung berjalan pergi meninggalkan mereka, dia menuju toilet.
Ayu menyenggol lengan Ida dengan penuh semangat kemudian berkata padanya, kamu berhasil namun, jika ingin bekerja dengan Shin Ryung, dia juga harus mengenal dua orang pria tampan yang datang bersama Shin Ryung tadi.
Setelah itu Ida mencari pria yang datang dengan Shin Ryung tadi, kata Ayu dia terlihat berada di balkon. Jadi Ida pergi menuju balkon dan memang benar, menemukan pria tadi.
Pria itu berbalik badan dan menatap Ida dengan senyum hangat. Dari kebanyakan pria yang sebelumnya di temui Ida, pria itu menurut nya terlihat sangat berkharisma.
"Hei, kurasa kita belum pernah bertemu sebelumnya," ucap Chung Hae.
"Annyeong, saya orang baru di sini. Saya teman Ayumi, dan juga asisten baru dari pacar anda, nona Shin Ryung," sapa Ida dengan sangat hormat dan sedikit kagum dengan kharisma Chung Hae.
"Saya pikir itu adalah tantangan tersendiri, Saya ingin menjadi penata busana suatu hari nanti, jadi mungkin harus di mulai dari suatu tempat dulu," jawab Ida sambil tersenyum ramah.
"Kalau di lihat dari penampilan mu, kurasa pekerjaan sebagai penata busana akan sempurna untuk mu. Kamu harus bangga, karena kamu terlihat sangat memukau," goda Chung Hae.
Ida mengucapkan terima kasih, dan berkata jangan sampai Shin Ryung mendengar perkataannya itu, atau dia akan di pecat sebelum bekerja.
Namun Chung Hae terus menggodanya, dia sedikit mencondongkan badan dan berbisik di telinga Ida.
"Tenang saja, aku tidak akan membiarkan Shin mendengarkan apa yang ku katakan padamu, jadi simpan saja kata-kata itu hanya di antara kita. Aku juga sudah tidak sabar ingin mengenalmu lebih jauh, dan kita akan lebih sering bertemu. He-he."
__ADS_1
Perkataan Chung Hae seketika membuat Ida merinding, karena nafasnya yang hangatmenyentuh kulit Ida.
Chung Hae sedikit menjauhkan badannya, namun kini dia mengambil tangan Ida dan meremasnya dengan ringan. Membuat jantung Ida berdegub kencang, ia tersipu namun sedikit resah. Bagaimana jika Shin Ryung mengetahui perbuatan pacar dan asisten barunya itu.
Tak berselang lama Ida dan Chung Hae di kejutkan oleh kilatan paparazzi "Cepat! Ambil beberapa foto lagi, sebelum mereka berpisah!" Seru seorang Reporter yang menemukan keberadaan Ida dan Hae.
.
.
.
.
Bersambung..
.
.
.
Like, Komen, Favorit, Vote (..jika readers suka dengan ceritanya..)
__ADS_1
Terimakasih sudah membaca 💦