
Hae mendekati perempuan yang sedang tidur tersebut, ia mencium bibir wanita itu dengan penuh gairah hingga membuat wanita itu terkejut dan terbangun dari tidurnya.
Wanita itu ternyata adalah Ida, ia mendorong Hae yang sedang menciumnya dengan sekuat tenaga hingga Hae terjatuh ke lantai.
BUG!
Ternyata Hae telah memasuki kamar yang salah dan sangat kebetulan sekali kamar Ida saat itu tidak terkunci, mungkin ini adalah takdir.
Takdir tidak akan pernah salah mempertemukan mereka, bagaimanapun cara dan jalannya, jika memang sudah berjodoh pasti tidak akan tertukar.
Betapa kagetnya Ida mendapati badan Hae yang hanya tertutup celana pendek di bagian bawahnya dan tubuhnya di basahi oleh keringat akibat obat yang di berikan oleh Shin.
Obat tersebut adalah obat potenzol cair yaitu obat perangsang paling ampuh untuk meningkatkan gairah hubungan antara lelaki dan perempuan.
Setelah berhasil mendorong Hae, ia langsung duduk dan menutupi badannya dengan selimut.
"Ida!" seru Hae kaget melihat wanita yang ada di depan matanya.
"Ida, kamu benar-benar, Ida? Aku nggak mimpi 'kan. Tolong aku ... Aku tidak tahan lagi ... Tolong!" sambung Hae lagi lalu ia berdiri.
"Ap-apa, ka-kamu kenapa bisa ada disini?" tanya Ida sangat gugup sambil menutup mata dengan kedua tangannya.
"Ida, tolong! Jangan biarkan aku berbuat kasar padamu, Ida. Tolong aku!" ucap Hae sembari mengambil posisi di atas Ida.
Ida memalingkan muka, ia memejamkan matanya tak berani melihat Hae.
"Ida, ijinkan aku melakukannya ... Tolong aku sudah tidak tahan lagi, hanya kamulah satu-satunya yang bisa menolongku, jangan biarkan aku berbuat kasar padamu, Ida," pinta Hae lirih di telinga Ida sambil sambil mengaitkan jari-jari kedua tangannya di kedua jari tangan Ida.
__ADS_1
Aku? Apa yang harus aku lakukan.
Bagaimana ini? Arghhh ....
Batin Ida memberontak, di sisi lain ia menolak namun ada bagian dalam dirinya yang iba melihat keadaan suaminya seperti itu.
.
.
Hae melempar selimut yang tengah menutupi badan Ida, tanpa menunggu persetujuan dari pemiliknya, ia langsung mencium bibir mungil itu dan membuka pakaian yang menutupi tubuh indah yang belum pernah tersentuh itu satu persatu hingga tak ada sehelai benangpun yang menutupi.
Ida diam tak menjawab membuat Hae berpikir, bahwa diam adalah tanda persetujuan dari sang pemilik berlian pagar ayu.
Dalam keadaan seperti ini, Ida tak sanggup melihat prianya menderita, walaupun belum siap dan terlalu yakin akan cintanya namun, ia tetap meladeni kemauan Hae. Ia melingkarkan tangan di tengkuk Hae dan membalas ciuman dengan penuh gairah.
.
.
.
Perlahan-lahan lidah Hae mulai menelisik masuk dan menyapu tiap bagian dalam lembah kenikmatan, hingga menuju sang berlian yang belum terjamah.
Sang Raja dengan susah payah masuk berusaha memecahkan sang berlian hingga berulang kali sampai ia berhasil membuat berlian itu pecah dan langsung mengeluarkan tanda kesucian dalam dirinya.
Tiada rasa yang lebih hebat dari kedua insan selain bara napsu yang menggelinjang hingga membuat sang pemilik berlian bagai orang yang sedang kerasukan.
__ADS_1
Bukan jin atau setan, namun Raja yang masuk dan berhasil memecahkan sang berlian ini benar-benar luar biasa.
Rasa yang mengalir terangkai jelas dalam setiap melodi yang melantunkan asmara dua insan yang berbeda, saling bersahut-sahutan nama dan beradu napas dengan penuh cinta.
.
Mereka menyatu di iringi dengan hembusan angin malam yang sunyi melewati celah jendela dalam penginapan tersebut, kini hanya ada suara decit pegas yang terlantun indah dalam bait desah sang bidadari. Menyemai benih cinta terutama untuk lelaki yang membuat jantungnya bergelora.
Itulah tanda cinta mereka.
.
.
.
Akhirnya mereka bersatu.
T
A
M
A
T
__ADS_1
Terimakasih 🤗