
🐢🐢🐢
Setelah selesai membantu ibu membereskan rumah,, zahra pun duduk menemani nya sambil memijat kaki ibu nya yang mulai merasa letih..
"umi,,ayah kapan akan pulang ..?" tanya zahra
"kaya nya bulan ini ayah gak pulang deh.." jawab umi
"kenapa..?" tanya zahra
"semenjak ayah di promosikan oleh bos nya dia semakin sibuk saja dan jarang pulang juga.."balas ibu
"kenapa ayah gak menolak nya,,?" tanya zahra lagi
"ayah mu sedang mempersiap kan dana untuk kuliah mu nanti.." jawab ibu nya sambil mengelus rambut zahra
"umi zahra bisa kuliah sambil kerja,,atau zahra juga bisa mengambil jurusan beasiswa kan.." sambung zahra
"tapi jarang sekali jurusan kedokteran yang menerima beasiswa,,dan untuk kedokteran juga membutuhkan dana yang tidak sedikit.." ujar umi
"zahra tahu umi,,tapi kalau memang umi dan ayah tidak mampuh untuk itu zahra pun tidak akan memaksa .." sahut zahra
"kamu memang anak yang baik,,tapi ayah mu sangat ingin melihat mu menjadi dokter.." ucap umi
Zahra pun hanya tersenyum saja melihat ibu nya yang mulai menua..
Sebenar nya zahra tahu ibu nya sangat kesepian dengan keadaan yang membuat nya jauh dengan suami nya sendiri..
Tapi karna memang ayah nya ingin menjadikan keluarga nya menjadi lebih baik ,,dan dia juga ingin melihat zahra meraih cita2 nya untuk menjadi dokter dia pun berusaha begitu keras untuk bisa menghujud kan nya..
Hingga hampir 15 tahun ini dia meninggal kan rumah dan hanya pulang 2 bulan sekali kalau memang kerjaan nya sudah selesai..
Tetapi kalau memang masih banyak yang belum di selesai kan dia pun menunda kepulangan nya dan harus menunggu hingga 2 bulan yang akan datang..
Dari situ lah zahra merasa kasihan kepada ibu nya yang memang membutuhkan kasih sayang seorang suami..
"umi.." ucap zahra
"iya sayang.." balas ibu
"apa umi ingin ayah tetap di rumah ..?" tanya zahra
"sayang ayah mu pergi untuk kita juga,,dan kalau memang ayah gak pergi kita juga mungkin gak bisa makan.." sambung umi
"umi kalau zahra gak mau jadi dokter lagi apa ayah akan pulang..?" tanya zahra
"sayang apa kamu sangat merindukan ayah mu..?" tanya umi
"iya zahra sudah lama tidak pergi liburan bersama ayah,,terakhir kali kita pergi saat zahra berumur 2 tahun dan itu sungguh sangat lama.." ucap zahra
"dan kalau ayah pulang juga paling lama itu hanya 3 hari saja,,itu pun aku gak mungkin ngajak ayah untuk pergi jalan2 karna waktu 3 hari di pake ayah untuk istirahat karna memang zahra tahu ayah jarang istirahat kalau kerja.." lanjut zahra
Mendengar itu ibu nya pun langsung memeluk zahra seraya menangis di pelukan nya..
"umi yakin ayah mu akan cepat pulang.." saut umi dengan nada lirih
🕊️🕊️🕊️
__ADS_1
Di sisi lain andi yang sudah menyelesai kan makan malam nya bersama citra dan ayah nya berkumpul di ruangan keluarga ..
Dia sangat akrab sekali dengan ayah citra ,, seakan-akan tidak ada rasa canggung di antara mereka ..
karna memang perbincangan mereka hanya di temani dengan segelas kopi hitam saja ,, andi pun ijin sebentar untuk membeli makanan di luar..
"om aku keluar sebentar ya.." ucap andi
"kamu mau ke mana..?" tanya ayah citra
"mau beli cemilan buat malam kita gadang.." jawab andi
"ok ok lah,,lagian saya juga mau tidur sebentar.." sahut nya
"cit temani dia dulu ke depan cari makanan,," lanjut ayah lagi
"gak ah males,,biarin aja dia yang cari.." teriak citra dari kamar
"mungkin dia marah karna tadi gak di jemput,,minta maaf dulu sana biar dia gak marah lagi" sahut ayah citra kepada andi
"ok siap om.." ujar andi
"ya sudah om ke kamar dulu.." balas nya
Andi pun hanya mengangguk saja tanda mengiya kan..
Karna memang citra tidak mau keluar kamar saat dia panggil,,andi pun langsung mengirim kan nya pesan..
^^^***ANDI^^^
^^^"KELUAR ,,kalau tidak aku yang MASUK***.."^^^
Tetapi citra tidak membalas nya,,dia hanya sibuk membuka buku2 nya di atas kasur sambil tiduran tanpa melihat isi pesan yang di kirim andi..
Tak lama dari itu andi pun masuk ke kamar citra yang memang lebih kecil dari kamar yang ada di rumah andi..
Tetapi memang kamar itu lebih rapih dari kamar nya..
"kamar mu rapih juga.." ucap andi sambil melihat-lihat isi kamar citra
"kamu.." ucap citra yang langsung turun dari kasur nya
"ngapain kamu masuk,,awas ya nanti ayah marah lagi.." lanjut nya
"aku kira kamu nyuruh aku masuk.." balas andi
"kapan,,enak aja.." sahut citra
"kenapa kamu gak balas pesan yang aku kirimkan barusan..?" tanya andi
"pesan apa,,aku gak tahu kamu ngirim pesan.." ucap citra yang langsung berbalik mengambil ponsel nya
Saat itu andi pun langsung memeluk nya dari belakang,, ..
"andi kamu ngapain.." ucap citra
"antar aku ke luar sebentar,,kalau memang gak mau aku juga gak akan pergi dari sini.." balas andi
__ADS_1
"itu pemaksaan nama nya.." ujar citra
Andi pun hanya tersenyum mendengar nya tanpa melepaskan pelukan nya ..
"andi kamu jangan macem2 ya.." ucap citra
Tapi andi tidak mengirou kan nya dia tetap memeluk citra sambil mencium rambut nya yang tergerai..
"ok ok aku akan pergi.." lanjut nya lagi
Setelah mendengar itu andi pun melepaskan pelukan nya dan langsung pergi ke luar kamar..
"aku tunggu di depan.." ucap andi sambil beranjak pergi
"iya.." jawab citra
Tidak begitu lama citra pun datang dan mereka pun langsung pergi dari saja..
Di sisi lain ayah citra yang melihat dari dalam kamar nya merasa senang karna anak nya sudah mulai dewasa dan memiliki kekasih sebaik andi..
Walau pun dia tidak tahu sifat asli dari andi tetapi pertemuan hari ini sudah membuat ayah citra merasa senang..
flasback
Karna memang di sekolah semua nya sangat sibuk andi pun mulai merasa jenuh sendiri..
Dia melihat citra yang mondar-mandir mengurus semua perlombaan di sekolah..
Membuat nya merasa bosan saja,,..
Setelah itu teman nya pun mengajak nya untuk pergi nongkrong di tempat biasa mereka datangi..
Tetapi sebelum sampai ke sana,,andi melihat ayah citra yang sedang di hakimi orang..
Karna memang dia mengenal nya andi pun langsung menolong ayah citra..
Dan ternyata itu orang2 penangih hutang yang di kirim oleh seseorang ..
Sebenar nya hutang ayah citra memang tidak banyak hanya Rp.1.500.000 saja,,tetapi karna memang ayah citra belum membayar nya dengan jangka waktu yang sangat lama akhir nya pihak nya pun mengutus orang untuk menangih nya dengan cara yang memang kasar ...
Setelah tahu permasalahan nya andi pun langsung membayar hutang ayah citra yang langsung dia kirimkan lewat ponsel nya..
Setelah semua nya beres dia pun mengantar ayah citra pulang ke rumah nya,,..
Dan tak lupa ayah citra pun memberi tahu andi agar masalah ini tidak di ketahui anak nya citra...
...****************...
...----------------...
......................
...***tunggu up cerita selanjut nya...
......................
...----------------...
__ADS_1
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ***...