TAKDIR CINTA KU

TAKDIR CINTA KU
TAKDIR CINTA KU EPS 129


__ADS_3

🎄🎄🎄


"maaf ya aku mengganggu waktu mu Zahra.." ucap Citra sambil melihat ke arah Zahra


Tetapi ternyata dia sudah tidak ada di sana..


"Dev Zahra ko gak ada . ?" tanya Citra


Saat itu Devan pun berbalik ke arah tempat duduk Zahra..


"oh mungkin dia bersama Azkira di luar.." ucap Devan


"ini juga sebentar lagi selesai.." lanjut Devan yang masih menyangka Zahra masih ada di sana


"kamu pasti sangat menyayangi Zahra.." ucap Citra


"itu sudah tentu.." balas Devan


"apa mungkin Zahra cemburu melihat aku di sini ..?" tanya Citra


Devan tidak menanggapi nya,, dia hanya pokus pada leptop nya saja dan segera ingin menemui Zahra..


"Akhir nya selesai juga.." ucap Devan


"sana cari Zahra dulu,,takut nya dia kelamaan menunggu.." ujar citra


Devan pun melihat jam tangan nya,,dan ternyata mereka sudah satu jam berada di sana..


"ya sudah aku cari zahra dulu.." ucap Devan


"aku juga akan segera pulang setelah membereskan ini samua.." sambung citra


"ok.." jawab Devan yang langsung keluar mencari Zahra


Tetapi Devan tidak menemukan siapa pun di sana,,.


Setelah itu dia pergi ke kamar azkira dan mengira Zahra ada di sana..


Dan ternyata Zahra tidak ada di sana..


Karna tidak menemukan Zahra atau pun Azkira akhir nya Devan mencoba menghubungi adik nya itu ..


"dek kamu di mana?" tanya Devan tanpa bada-basi


"aku sama kak irul cari makanan dulu kak di luar.." jawab azkira di sebrang sana


"apa zahra ikut dengan kalian?" tanya devan lagi


"enggak,,kak Zahra sudah pulang dari tadi juga.." sahut Azkira


"kenapa gak ngasih tahu kakak?" ucap devan lagi


"kak Zahra bilang gak boleh katanya kak devan masih sibuk.." jelas nya


"kalau kamu sama c'irul ,,Zahra pulang sama siapa..?" tanya Devan lagi


"kak Zahra pulang sendiri tadi,," jawab Azkira


Mengetahui hal itu Devan pun mulai cemas dan langsung mencoba menghubungi Zahra..


Tetapi tiba2 Citra datang untuk berpamitan..


"kamu kenapa,,Zahra nya mana..?" tanya Citra


"Dia sudah pulang.." jawab Devan


"ini pasti gara2 aku,,maafin aku ya untuk hari ini.." ucap Citra merasa bersalah

__ADS_1


"sudah lah nanti aku coba jelasin.." sambung Devan


🎈🎈🎈


Zahra yang memang sedang merasa sedih pun tak sadar kalau angkot yang ia naiki beda arah dengan rumah nya sendiri..


Di tengah perjalanan si abang supir pun menanyakan tujuan nya..


"neng mau kemana..?" tanya super angkot


Tetapi Zahra tidak menjawab nya..


"neng..neng.." ucap supir angkot sambil menepuk tangan Zahra


Ketika itu Zahra pun terkejut..


"ada apa bang..?" tanya Zahra


"mau di antar ke mana neng..?" ucap supir angkot bertanya lagi


"oh,,aku mau pulang bang.." jawab Zahra


"kemana pulang nya..?" tanya nya lagi


Saat itu Zahra baru sadar kalau dia sudah semakin jauh dari rumah..


"ko kita kesini sih .." ucap Zahra


"ya neng emang jalur nya ke sini.." balas c'amng angkot


"oh gitu ya,,ya sudah aku turun di depan saja.." sahut Zahra


Setelah turun dari angkot,,Dia pergi ke taman kota karna memang tidak terlalu jauh dari sana..


Dia pun duduk di bangku dengan meratapi kesedihan nya..


Entah mengapa keacuhan Devan membuat nya sangat kecewa karna memang dulu kekasih nya tidak seperti itu..


Tanpa di sangka2 ,,Abijar juga ternyata ada di sana ..


Dengan semua masalah yang tengah di hadapi keluarga nya,,membuat Abijar seakan tak berdaya di buat nya..


Saat dia akan pergi,,tak sengaja dia melihat Zahra yang tengah termenung sendiri di sebuah kursi taman..


Tadi nya dia tak menghirou kan nya ,tetapi saat dia akan pergi tak bisa di pungkiri abijar kalau memang dia masih perduli kepada Zahra mantan kekasih nya itu..


Dia pun langsung mengurungkan niat nya untuk pergi dan berbalik untuk menemui Zahra..


"dek.." sapa abijar


"eh mas aby,,ko ada di sini..?" tanya Zahra


"mas tadi lagi jalan2 aja,," balas Abijar tidak memberi tahu masalah nya


"oh gitu.." sahut Zahra


Setelah itu Abijar pun meminta ijin untuk duduk bersama nya di sana..


Melihat Zahra seperti itu,,abijar tahu kalau dia sedang mempunyai masalah..


Tetapi dia tidak menanyakan hal itu,,karna Abijar tahu Zahra tidak akan menyukai nya..


🕊️🕊️🕊️


Di sisi lain Devan mengantarkan Citra untuk pulang ke rumah..


Tadi nya citra menolak karna memang dia tak mau membuat Zahra salah paham lagi..

__ADS_1


Tetapi karna Devan juga memaksanya,,akhir nya citra juga bersedia untuk di antarkan pulang..


"kenapa kou bersikap seperti ini di saat aku sudah mencintai orang lain.." ucap Citra dalam hati


Dia tak pernah menyangka dengan sikap Devan kepada nya..


Dulu hal apa pun Citra lakukan untuk mendapatkan perhatian Devan,,tetapi dia tidak pernah mendapat kan nya..


Dan sekarang saat citra menyerah dan mulai mencintai orang lain,,Devan datang dengan perhatian yang memang dia ingin kan dulu...


Tapi perasaan itu segera citra tepis lagi,,karna memang perhatian Devan tidak sedalam itu..


Dia hanya memperhatikan seorang sahabat yang memang sudah di kenal nya sejak dulu..


Sedangkan cinta yang sesungguh nya hanya untuk Zahra seorang..


🐦🐦🐦


Walau pun dengan masalah yang memang sangat berat menimpa nya,,Abijar tetap mencoba untuk tersenyum di hadapan Zahra..


Dia tak ingin Zahra tahu kesedihan yang memang sedang dia alama saat ini..


Abijar pun mencoba menghibur Zahra untuk melupakan kesedihan nya sejenak..


Dan sedikit demi sedikit Zahra pun tersenyum di buat nya..


Setelah itu Abijar pun mengajak Zahra pergi ke taman hiburan yang memang baru di buka akhir2 ini..


Tampa berpikir panjang ,,Zahra pun mengiya kan nya dan mereka pun langsung pergi..


Sesampai nya di sana,,Abijar mengajak Zahra untuk menaiki permainan yang memang tidak terlaku extrim juga..


"bagai mana kalau kita menaiki bianglala saja."ucap abijar


"jangan dulu ,,bagai mana kalau yang itu pasti seru.." balas Zahra sambil menunjuk permainan kora-kora


" gak boleh,,itu terlalu berbahaya.." sahut Abijar


Tetapi Zahra tidak menghirou kan nya,,dia langsung menarik tangan Abijar dan membawa nya naik ke sana..


Dengan hati yang memang takut,,dia pun terpaksa menuruti nya..


Saat permainan itu di mulai,,dengan perlahan ayunan demi ayunan pun di lakukan..


Semakin lama ayunan itu semakin tinggi dan membuat para menumpang nya berteriak ..


Karna melihat Abijar yang merasa gugup,,Zahra pun memegang tangan nya dan menyuruh nya untuk berteriak juga seperti yang lain..


Dengan genggaman tangan Zahra ,,Abijar pun berteriak sekeras-kerasnya..


Saat itu pun seakan-akan beban yang ia pikul selama ini hilang dengan keras nya teriakan yang ia buat..


Meraka pun melihat satu sama lain dan tersenyum senang..


Setelah puas menaiki beberapa permainan,,akhir nya Abijar pun mengantar Zahra untuk pulang..


...****************...


...----------------...


......................


...🕊️🕊️🕊️...


......................


...----------------...

__ADS_1


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2