
🕊️🕊️🕊️
Sesampai nya di pernikahan karin ,,abijar pun enggan untuk turun dari mobil nya..
"mas ayo.." ajak zahra
"dek tapi kan ini pernikahan nya dia,," sahut abijar
Dengan tersenyum zahra pun menjawab " dia siapa..?"
"kamu bohongin mas ya .." ucap abijar
"mas abi masih menyukai bak karin ya..?" tanya zahra
"bukan soal itu nya zahra.." ujar abijar
"terus apa,," balas zahra
"Sebenar nya bukan karin yang mas belum lupain,,tapi kamu yang masih tersisa di hati ini dek.." ucap abijar dalam hati
"mas .." ucap zahra
"makasih ya,,udah mau ikut ke sini.." jawab abijar
"sama2.." balas zahra
Abijar pun langsung turun dari mobil dan masuk ke persta itu sambil menggandeng tangan zahra ..
Di sana dia bertemu dengan denta dan istri nya..
Kedatangan mereka pun terlihat oleh ibu nya karin yang langsung memotret nya melalui ponsel dan mengirimkan nya kepada karin..
"cepat keluar mantan yang kau impikan sudah datang dengan kekasih nya.." isi chat ibu karin
Mendapat pesan itu karin pun keluar dan melihat nya langsung..
"apa kamu berpikir kalau dia masih mencintai mu,,lihat saja apa yang dia lakukan sekarang .." ucap ibu karin
"dia bersama wanita yang lebih muda dan cantik lagi kamu jangan berharap banyak dan lakukan pernikahan ini mengerti.." ujar nya sambil menekan kata2 itu
Ibu karin pun langsung meninggal kan nya sendiri dan pergi untuk menyambut tamu2 yang lain ...
🐦🐦🐦
Zahra yang dari tadi merasa bersalah kepada devan pun mencoba untuk menghubungi nya lagi..
"mas zahra ke toilet dulu ya.." ucap zahra
"iya boleh.." jawab abijar
"tapi zahra gak tahu toilet nya di mana?" tanya zahra
"lurus saja nanti belok kiri.." sahut istri denta
"ya sudah mas antar saja.." balas abijar
"gak usah biar zahra sendiri aja.." sambung zahra
"ayo biar mas antar.." lanjut nya sambil menggenggam tangan zahra
Zahra pun hanya mengangguk saja..
Sebelum mereka sampai di toilet,,tiba2 karin menghampiri mereka di sana..
"hey.." sapa karin
Saat melihat kalau wanita yang menyapa nya memakai gaun pengantin ,,zahra pun tahu kalau mungkin dia karin yang abijar maksud..
"hallo.." balas zahra tetapi abijar masih diam saja
Zahra pun melihat ke arah abijar yang masih bersikap biasa saja..
"mas aku masuk dulu ya.." ucap zahra
"ya sudah,,biar mas tunggu di sini.." balas abijar
"mari bak.." sahut zahra yang mendapat senyuman manis dari karin walau pun hanya terpaksa..
__ADS_1
Zahra pun meninggal kan mereka di sana..
Dia langsung mencoba menghubungi devan kekasih nya tetapi tetap tidak di angkat..
Dia pun terpaksa menghubungi azkira untuk menanyakan devan kepada nya..
"ada apa kak..?" tanya azkira
"apa kamu bersama kak devan?" ucap zahra balik bertanya
"iya kita lagi di rumah sakit,,emang ada apa?" balas azkira
"kak devan gak menjawab panggilan kakak ,,kenapa ya..?" zahra bertanya lagi
"oh dia lagi mengobrol sama nenek dan sepupu yang lain nya kak .." jawab azkira
"oh gitu ya.." sahut zahra
"emang kenapa kak..?" tanya azkira
"enggak,,nanti biar kakak hubungi lagi kak devan nya.." ujar zahra
Setelah itu dia pun mencuci muka nya dan keluar lagi..
Tetapi abijar dan karin sudah tidak ada di sana,,tadinya zahra akan menghubungi abijar tetapi dia mengurungkan niat nya..
Karna memang zahra tidak mengenal siapa pun di sana,,akhir nya dia menunggu abijar di luar saja..
🐧🐧🐧
Setelah zahra masuk ke toilet ,,karin pun membawa abijar pergi dari sana..
"cukup karin,,aku harus menunggu nya di sini.." ucap abijar yang langsung melepaskan tangan nya dari genggaman karin
"ya sudah aku juga akan tetap di sini .." balas karin
"apa masalah nya,,aku sudah datang kan memenuhi undangan mu .." ujar abijar terlihat kesal
"aku mau bicara empat mata dengan mu,,jadi tolong ikut aku sebentar" pinta karin dengan nada memelas
Karin pun membawa abijar ke sebuah ruangan kosong..
"bie apa hati mu sudah tertutup untuk ku?" tanya karin
"pertanyaan itu tak seharus nya kamu tanyakan kepada laki2 lain di hari pernikahan mu ini.." jawab abijar
"karna aku ingin tahu jawaban nya " sambung karin
"hati ku sudah untuk orang lain,," balas abijar
"apa orang itu dia..?" tanya karin
"iya tentu,,dia adalah orang yang akan aku perjuangkan sekarang ini.." ucap abijar
"apa kah kamu tidak memikirkan aku sedikir pun bie..?" tanya karin lagi
"dulu aku memikirkan mu tapi sekarang tidak .." ujar abijar
"bie kembalilah kepada ku,,aku mohon.." ucap karin sambil menggenggam tangan abijar dengan erat
"hentikan karin,,sudah cukup .." ucap abijar
"sekarang kamu akan menikah jadi mulai lah bersikap dewasa,,sayangi suami mu yang sangat menyayangi mu karna aku tahu dia amat mencintai mu.." jelas abijar
"dan lupakan aku,,kita sudah mempunyai pasangan masing2 dan mereka pun sangat mencintai kita jadi jangan kou mengecewakan nya,,,andai kita tidak bertemu lagi mungkin kamu tidak akan seperti ini aku juga minta maaf untuk itu.." lanjut nya
"aby.." ucap karin sambil menangis
"aku datang untuk pergi tapi dia datang untuk tinggal jadi hargai lah dia karna saat dia benar2 pergi mungkin kamu akan menyesal.." balas abijar
"tapi aby aku masih mencintai mu .." sahut karin
"dan dia pun sangat mencintai mu karin,,dia berani mengeluarkan uang sebesar apa pun demi untuk menikahi mu,,kamu tahu itu dan berbahagialah bersama suami mu nanti tinggal lah bersama nya dengan damai dengan cara itu lah kamu tidak akan terkekang seperti sekarang.." sambung abijar yang langsung pergi dari sana
Karin hanya menangis tersedu-sedu mendengar apa yang abijar katakan .
Tetapi dari semua kata2 yang abijar ungkap kan hanya satu yang bisa dia tanggap ..
__ADS_1
Bahwa abijar sudah tidak mencintai nya seperti dulu lagi dan memilih untuk melupakan nya untuk pergi bersama zahra..
🍒🍒🍒
Di sisi lain andi terbangun dari tidur nya ,,saat mata nya terbuka ternyata citra masih menemani nya di sana..
Dengan posisi yang sebalik nya ,,sekarang dia yang malah memeluk andi dengan erat..
Senyum andi pun terukir di bibir nya,,entah mengapa posisi itu sungguh membuat nya sangat nyaman..
Dia pun mencium kening citra yang masih tertidur..
Tetapi itu membuat nya terbangun dari tidur lelap nya..
"kamu sudah bangun?" tanya andi
"andi kamu ngapain sih .." balas citra sambil melepaskan tangan nya dari andi seraya beranjak dari tempat tidur
"makasih ya udah mau nemenin aku di sini ." sambung andi
"aku akan pulang.." ucap citra
Tetapi sebelum citra terbangun andi menarik nya kembali agar duduk di dekat nya..
"kamu kelihatan baru bangun tidur nya cit,,apa kamu gak malu keluar di lihatin orang di sangka nya sudah ngapa2in lagi.." ucap andi
"ya sudah aku cuci muka dulu aja . " balas citra
"gak bisa harus aku dulu,,aku mau mandi udah lengket nie badang di pelukin kamu terus jadi keringat nya deras deh .." ucap andi sambil masuk ke sana
"ihh apaan sih.." sahut citra
Citra pun melihat diri nya di cermin memang masih terlihat seperti bangun tidur,,dia pun tidak berani untuk keluar dari kosan andi..
Tidak begitu lama andi pun keluar dengan handuk melingkar di pinggang nya..
Dia melihat citra yang masih bercermin melihat diri nya sendiri sambil mengikat rambut panjang nya..
Melihat leher jenjang citra yang memang begitu indah,,andi pun perlahan menghapiri nya dan langsung memeluk citra dari belakang seraya mencium leher citra dengan lembut..
"andi hentikan ,,apa yang kamu lakukan..?" tanya citra terkejut dengan prilaku andi
"kamu yang membuat ku seperti ini.." ucap andi yang masih menikmati aroma rambut citra yang tergeray
"aku akan pulang.." ucap citra terbata-bata
Karna memang prilaku andi yang dengan lembut membelai nya sudah membuat citra terpancing juga..
Entah apa yang andi pikir kan saat itu,,tetapi sungguh dia tidak bisa menahan hasrat nya lagi kali ini..
Dia mulai menyingkir kan rambut citra yang menghalangi leher nya dan langsung medaratkan ciuman nya di sana..
Tak lupa dia pun meninggal kan jejak merah di sana..
Melihat reakdi citra yang mulai terpropokasi dia pun membuat citra berhadapan dengan nya dan langsung memberikan ciuman manis di bibir nya..
Sentuhan demi sentuhan yang andi lakukan kepada nya membuat citra tidak berdaya lagi seakan-akan dia sudah pasrah dengan apa yang akan terjadi..
Andi pun menuntun nya kembali ke tempat tidur nya dan melakukan hal yang sama di sana..
Satu persatu kancing baju citra pun mulai terbuka dengan mudah nya..
Dan hanya mereka yang tahu apa yang seterus nya terjadi di sana..
...****************...
...----------------...
......................
...***tunggu up cerita selanjut nya...
......................
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ***...
__ADS_1