
😊💕👌💐🌼☀💫
Keesokan hari nya di sekolah ,, Risty mendapatkan kabar kalau Zahra ijin untuk tidak masuk sekolah selama 2 minggu ,, dengan alasan ada kepentingan keluarga dan akan masuk saat penilai'an akhir tahun di laksanakan..
Risty pun mencoba untuk menghubungi sahabat nya itu ,, tetapi tidak bisa..
Dia pun langsung menghubungi ibu nya Zahra dan menanyakan hal itu kepada nya..
Ibu nya pun mengatakan kalau kemarin Zahra menangis karna merindukan ayah nya..
Dan dia pun meminta untuk menjenguk ayah nya di luar kota yang memang sudah lama belum sempat pulang..
Risty pun hanya bisa tersenyum saja mendengar nya,, karna dia tahu alasan sebenar nya bukan itu..
Tidak lama kemudian khoirul pun datang dan mengatakan semua kejadian kemarin yang telah terjadi kepada Zahar..
Mendengar semua itu,, Risty sangat marah terhadap Devan..
Dia pun melampiaskan semua itu kepada kekasih nya Adit..
Risty pun tidak mau menjawab atau pun membalas chat yang di kirim Adit untuk nya..
Di sisi lain Abijar pergi mengunjungi rumah Zahra,, karna memanag andi menghubungi nya..
Dia terus menanyakan kotak yang di titipkan nya untuk Zahra agar segera di berikan..
Tetapi sesampai nya di rumah Zahra,, ternyata tidak ada satu orang pun di sana..
Abijar pun menghubungi Zahra tetapi tidak tersambung..
Tak lama kemudian tetangga nya pun datang dan memberi tahu Abijar kalau Zahra dan ibu nya pergi..
Tetapi Dia tidak tahu mereka pergi ke mana..
Akhir nya abijar pun pergi dari sana setelah tahu semua itu..
"Nanti akan aku hubungi umi setelah sampai di rumah.. " ucap abijar seraya pergi
__ADS_1
👆👇💍💋🎶
Adit yang mengetahui kandas nya hubungan Zahra dan Devan pun langsung pergi ke rumah nya untuk menanyakan langsung hal itu..
Tetapi sesampai nya di sana, Adit melihat Devan yang sedang mempersiap kan kepergian nya ke jakarta..
Dan sepertinya perpisahan itu tidak mempengaruhi nya sedikit pun..
" mengapa loe melakukan itu Dev..? " tanya Adit
"maksud loe apa,, gw gak ngerti.." jawab Devan acuh
"kenapa loe mengakhiri nya..? " tanya Adit lagi
Devan hanya tersenyum sebelum dia menjawab nya " gw memberikan dia kebebasan untuk bersama orang lain.. " jawab Devan dengan menutup koper nya..
"apa loe sudah siap melihat dia bersama orang lain ? " tanya Adit
Devan hanya diam saja tanpa menjawab nya..
"gw harap tidak.. " jawab Devan
"apa loe sudah tidak mencintai mya lagi..? " tanya adit
Mendengar pernyataan itu Devan pun melihat ke arah sahabat nya itu dan langsung duduk di samping nya..
"loe tahu kalau gw masih mencintai Zahra, kenapa loe masih tanya itu.. " jawab Devan
"gw heran dengan pikiran loe itu,, kalau loe masih mencintai nya, kenapa loe biarkan Zahra pergi.. " ucap Adit yang tidak mengerti dengan apa yang Devan lakukan..
"gw tahu Dit mungkin gw akan merindukan nya,, tetapi gw gak bisa membuat nya kecewa seperti kemarin.. " ucap Devan
"maksud loe apa..? " tanya Adit
"kemarin Zahra menangis sambil menjelaskan apa yang terjadi antara dia dan mantan kekasih nya itu.. " jawab Devan
"terus tanggakan loe gimana..? " tanya Adit
__ADS_1
"loe memang benar Dit,, Dia cemburu melihat gw dengan Citra dan sebenar nya kecemburuan gw yang tidak beralasan.. " jelas Devan
"maksud loe gimana Dev.." ucap Adit yang kebingungan
"gw tidak ingin membuat hati Zahra hancur lagi karna gw,, gw kira mantan nya itu duri dalam hubungan kita,, tetapi ternyata mantan nya lah yang selalu melindungi nya saat dia terabai kan oleh gw.. " jelas Devan lagi
" tetapi menurut gw Dev keputusan loe itu salah.. " ucap Adit
"gw melakukan itu demi kebahagia'an Zahra juga Dit,, karna gw tahu seorang Devan tidak sempurna seperti mantan nya itu.. " tegas Devan dengan putus asa
"Dev walau pun loe gak se sempurna mantan nya Zahra,, tapi gw yakin Zahra sangat mencintai loe melebihi kesempurnaan mantan nya itu.. " ucap Adit menasehati nya
"sudah lah Dit ini semua sudah berakhir,, gw sudah tidak ingin mengingat nya lagi.. " ucap Devan pasrah dengan keadaan
Mendengar itu Adit pun keluar dengan penuh kekecewaan..
" loe masih belum tahu aja Dev kehilangan itu lebih sakit dari apa pun,, apalagi saat dia sudah tidak bisa kembali lagi.. " bisik Adit sebelum pergi
Setelah kepergian Adit,, Devan pun hanya terdiam membisu..
Dia tahu betul dengan melepaskan Zahra mungkin dia akan sangat terluka..
"aku hanya orang baru yang datang pada mu,, sedangkan dia adalah orang yang benar-benar ada untuk mu.. " ucap devan
......................
......................
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
__ADS_1