
🌴🌴🌴
Abijar yang telah sampai di rumah pun mencoba menghubungi Zahra kembali..
Tetapi sama sekali tidak tersambung,,dia pun memutuskan untuk menghubungi nya nanti..
Abijar pun melihat kotak yang ada di depan nya ituu..
"sebenar nya apa yang anak itu berikan.. " ucap Abijar..
"ahh sial,, anak itu selalu membuat aku kesal saja.. " lanjut Abijar
"sok soan bilang calon istri lagi.. " gumam nya
Sebenar nya Abijar pun penasaran dengan isi kotan itu,, tetapi dia tidak berani untuk membuka nya..
Apalagi Andi menyuruh nya untuk tidak membuka kotak itu walau pun hanya mengintip..
Saat itu Abijar pun teringan akan kenangan indah bersama Zahra ..
Dia pun sangat menyesal karna terlambat mengetahui perasaan nya sendiri..
"mungkin aku sudah benar-benar kehilangan nya.. " ucap Abijar menghela napas panjang seraya menatap foto mereka berdua yang masih terbingkai indah di kamar nya..
" mas sangat merindukan mu dek,, andai saja mas mempunyai kesempatan untuk bisa bersama mu lagi,, mas janji tidak akan menyia2kan nya walau pun kesempatan itu hanya sebesar ujung kuku.. " sahut Abijar penuh penyesalan
🎋🎋🎋
Keesokan hari nya,,Devan mendapat kan chat dari Adit yang memberi tahu kalau Zahra ijin tidak masuk sekolah untuk 2 minggu kedepan..
Tetapi dia pun tidak tahu alasan nya itu kenapa..
Setelah mendengar kabar itu Devan pun langsung panik..
Dia takut Zahra jatuh sakit karna kejadian kemarin..
Tanpa berpikir panjang Devan pun langsung bergegas pergi untuk menemui Zahra..
Rasa hawatir nya pun sungguh tidak terbendung lagi..
"Zahra tolong jangan membuat gw hawatir seperti ini.. " ucap Devan sambil mencoba menghubungi Zahra
Karna memang panggilan nya tidak tersambung,, Devan pun bergegas pergi ke rumah nya hanya untuk memastikan kalau Zahra baik2 saja..
Di sisi lain Azkira menceritakan kekecewaan yang dia rasakan kepada kakak nya itu..
__ADS_1
Dan dengan setia khoirul pun mendengarkan nya..
"kenapa kak Devan tega melakukan itu.. " ucap Azkira
"aku yakin dia mempunyai alasan nya sendiri.. " balas khoirul
"padahal dia tahu adek nya juga perempuan,, bagaimana kalau aku ada di posisi kak Zahra.." sahut Azkira dengan lirih
Mendengar itu khoirul pun tidak bisa mengatakan apa2,, dia hanya bisa merangkul kekasih nya itu untuk menenangkan nya..
"Aku tidak akan melakukan nya,, aku janji.. " ucap khoirul
"sungguh..? " tanya Azkira untuk meyakin kan nya
"iya.. " balas khoirul sambil tersenyum
"aku tidak ingin menyesal untuk yang ke-2 kali nya,, karna melihat orang yang kita cintai bersama orang lain itu sangat tidak mudah,, apa lagi harus berpura2 bahagian melihat nya ,,itu sungguh sangat menyakit kan.." bisik khoirul dalam hati
"aku bersyukur karna mengenal mu aku mampuh melupakan Zahra.. " ucap Khoirul
"kak Erul bilang apa..? " tanya Azkira
"tidak.. " jawab khoirul seraya mencium kening kekasih nya itu..
Sepanjang perjalanan hati Devan pun tidak merasa tenang..
"maaf kan aku,, aku sungguh tidak bermaksud seperti itu.. "ucap Devan
Tak lama kemudian Devan pun telah sampai di depan rumah nya Zahra..
Dia pun memberanikan diri untuk mengetuk pintu rumah Zahra,, tetapi tidak ada yang merespon nya..
Devan pun dengan putus asa mencoba menghubungi Zahra kembali,, tetapi hasil nya tetap sama..
Tak lama berselang tetangga Zahra menghampiri nya dan memberi tahu kalau Zahra dan ibu nya sedang tidak ada di rumah..
Saat Devan menanyakan kemana mereka pergi,, tetangga nya pun tidak tahu ..
" kemarin pun ada yang nyari neng Zahra ke sini,, tetapi dia juga sama tidak bertemu karna memang mereka sudah pergi.. "ucap tetangga Zahra
" Siapa..? " tanya Devan penasaran
"cowo agak tinggi,, kalau gak salah mah dulu sering datang ke sini.. " jawab nya
"oh gitu ya.. " sahut Devan sedikit kesal karna dia sudah yakin kalau itu adalah Abijar
__ADS_1
"ya sudah ath, ibu pergi dulu ya.. " ucap ibu itu berpamitan
Devan pun hanya menganggukan kepala nya..
Di sisi lain Devan sangat menghawatir kan Zahra,, tetapi mendengar Abijar menghawatir kan nya juga membuat dia semakin jauh dari kata sempurna (pikir nya )..
Apalagi Abijar selalu mendahului Devan dalam segala hal tentang Zahra..
🎍🎍🎍
Azkira yang baru sampai di rumah tidak melihat kakak nya dimana pun..
Dia pun mencoba menghubungi nya tetapi tidak di angkat..
Tak lama terdengar suara motor yang datang..
Dia tahu pasti itu kakak nya..
Azkira yang sudah siap untuk memarahi Devan pun mengurungkan niat nya karna melihat kakak nya yang terluka..
"kak Devan kenapa..? " tanya Azkira
"aku tidak apa2,, ini hanya kegores sedikit.. " jawab Devan yang langsung pergi
"kak,,kak Devan,,kak.. " panggil Azkira
Panggilan itu di abaikan oleh Devan ..
Dia pun langsung bergegas membersihkan diri nya seraya mencoba untuk menenangkan pikiran nya..
Sedangkan Zahra yang sedang berada di luar kota mengunci diri nya di kamar..
Dia butuh waktu untuk sendiri,, dengan berbagai alasan yang iya katakan agar orang tua nya tidak mengetahui masalah nya itu..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
......................
__ADS_1
...****************...