
🎑🎑🎑
Seharian abijar mencari pekerjaan tetapi tidak mendapatkan nya juga..
Dia pun mulai putus asa dengan apa yang terjadi kepada nya..
"kenapa aku harus kembali ke titik dimana aku sungguh tidak berdaya .." ucap abijar
"aku sungguh merindukan nya,,sekarang aku benar2 mencintai nya aku menyesal karna terlambat mengakui perasaan ku sendiri.." lanjut nya
Dia pun pergi ke rumah zahra tetapi hanya sampai di depan rumah nya saja,,..
Karna memang setelah mengetahui zahra mempunyai kekasih dia pun tidak berhak untuk tetap berada di sisi nya lagi..
Setelah di rasa cukup untuk mengobati hati nya abijar pun lalu pergi dari sana..
Tetapi saat itu zahra melihat nya..
"mas aby.." teriak zahra saat melihat abijar akan pergi dari sana
Abijar pun berbalik dan mengurungkan niat nya untuk pergi..
Zahra pun langsung berlari menghampirinya..
"mas lagi ngapain di sini..?" tanya zahra
"ehm tadi mas ada janji sama teman kebetulan dekat sini.." balas abijar
"mas gak nemuin umi dulu..?" tanya zahra
"tadi nya sih mau tapi takut mengganggu.." sahut abijar
"zahra tahu pasti mas gak mau main lagi ke rumah karna kita udah gak ada hubungan lagi kan.." ucap zahra
"bukan nya gitu dek.." sambung abijar
"kalau gitu ayo kita ke rumah dulu.." ajak zahra yang langsung membawa abijar masuk ke dalam
Abijar pun tersenyum melihat sikap zahra yang masih sama seperti dulu..
"asalamualaikum,,umi zahra pulang.." ucap zahra sambil membukakan pintu nya
"waalaikumsalam,," teriak umi dari dapur
Saat zahra masuk kedalam abijar hanya diam saja di luar dia merasa sudah tidak pantas lagi masuk ke rumah itu..
Melihat itu zahra pun memegang tangan nya dan membawa nya masuk..
"mas di luar saja.." ucap abijar
Zahra pun hanya tersenyum mendengar apa yang di katakan abijar..
"ayo masuk,,kalau tidak zahra marah loe.." ucap zahra
Abijar pun dengan terpaksa masuk ke dalam rumah walau pun sebenar nya dia sangat bahagia karna masih di perlakukan sama seperti dulu..
🎋🎋🎋
Di sisi lain azkira memarahi devan karna kejadian tadi siang..
"kak sudah cukup ya kalian menyakiti hati kak zahra.." ucap azkira
"itu bukan salah kakak,,dia yang datang sendiri.." balas devan membela diri
"dia dan kakak sama saja.." sahut azkira yang langsung pergi
Devan pun semakin bingung dengan semua ini..
"ternyata pacaran itu ribet banget.." ucap devan
"tapi sungguh aku sangat merindukan nya saat ini.." lanjut nya
__ADS_1
Dia pun berusaha menghubungi zahra tetapi tidak mendapat jawaban..
Tak lama bu desi pun memanggil nya untuk makan bersama ..
Devan pun dengan wajah yang amat lesu ikut bergabung di sana..
"kamu kenapa..?" tanya papah devan
"gak pah.." jawab devan
"biasa pah lagi galau di cuekin terus sama pacar nya.." sambung azkira
"kenapa anak mamah seganteng ini bisa di cuekin cewe biasa nya juga dia yang nyuekin.." lanjut bu desi
"tapi papah salut sama zahra yang bisa bikin anak papah ini galau hahaha.." ucap papah devan
"gimana gak di cuekin coba dia milih kak citra dari pada kak zahra.." balas azkira
"aku gak milih citra ya.." sambung devan
"terlambat sekarang kak zahra memilih mundur.." sahut azkira
Mendengar itu mamah dan papah devan pun terdiam dan saling menatap satu sama lain..
"ini masalah serius.." ucap papah nya
"ya ini serius.." balas bu desi
Azkira dan devan pun langsung berbalik ke arah mereka..
"apa kamu mencintai zahra..?" tanya papah nya
"iya.." jawab devan
"apa kamu akan membiarkan zahra pergi..?" tanya bu desi
"tidak,,dan tidak akan aku biarkan itu terjadi.." balas devan dengan mata tajam
"terus tunggu apa lagi .." ucap mamah dan papah devan secara bersama'an
"perjuangkan cinta kamu sekarang.." ucap bu desi
"cara nya..?" tanya devan lagi
"kamu itu laki2 ,,datang langsung ke rumah nya dan meminta maaf.." sambung papah devan
"mamah jamin dia tidak akan menolak.." lanjut bu desi
Mendengar itu devan pun tersenyum senang,,dia langsung mengambil kunci motor nya dan pergi..
"apa dia terlalu polos untuk pacaran.." ucap bu desi
"aku pikir begituh.." balas azkira
"tenang saja,,papah akan mengajarkan nya ok ok.." sambung papah devan
"gak mamah yang akan mengajarkan nya,," lanjut bu desi
"kenapa kita kan sama2 laki2 jadi pasti cocok,,bener gak.." ucap papah devan sambil memainkan alis nya
"gak pokonya mamah yang akan mengajarkan nya,, awas aja ya kalau ngasih tahu yang gak bener.." sahut bu desi
"udah kali jangan di bahas lagi,,kita kan lagi makan.." ujar azkira kesal
"oh ya maaf ya sayang,,ayo ayo makan lagi.." balas bu desi
Papah devan pun hanya tersenyum melihat nya..
🎀🎀🎀
Zahra dan abijar merasa canggung saat bersama..
__ADS_1
Ibu zahra pun mencairkan suasana dan mengajak mereka untuk makan bersama..
"nak aby sering2 main ke sini ya kalau memang lagi di bandung.." ucap umi
"ingsaallah umi aby usahakan.." balas abijar
"ya sudah kita makan dulu aja ya.." ajak umi
"maaf umi aby tidak bisa ada urusan lain yang harus di urus.."sambung abijar
Mendengar itu zahra merasa kecewa,,dia tahu pasti abijar ingin menjaga jarak dengan nya maupun ibu nya..
Tetapi zahra pun tahu dia tak mungkin memaksakan nya karna memang mereka sudah tidak ada hubungan apa2 lagi..
"ya sudah,,gak apa2.." sahut umi
"ya sudah umi abi pamit dulu ya.." balas abijar
"mau pergi sekarang..?" tanya umi
"iya,,takut nya teman aby nunggu lama.." sambung abijar
"ya sudah tunggu dulu biar umi bungkus buat makan di rumah nanti.." ujar umi
"gak usah umi gak pa2.." sahut abijar
"gak boleh gitu,,tunggu dulu ya.." pinta umi
"kenapa terburu-buru..?" tanya zahra
"mas ada keperluan ." balas abijar
"oh.." balas zahra
"apa adek marah..?" tanya abijar
"aku gak berhak marah.." ujar zahra
Abijar pun menatap zahra dengan lekat,,dia ingin memeluk nya saat itu tapi apalah daya sekarang jarak sudah memisahkan mereka berdua..
Tak lama umi pun datang membawakan makan yang telah di bungkus rapih..
Zahra pun mengantar nya ke depan..
"hati2 di jalan.." ucap zahra
"iya.." balas abijar sambil mengakai helm nya
Zahra pun mengambil ponsel di saku nya dan menghubungi no abijar..
Abijar pun mengambil ponsel nya yang berdering dan ternyata itu no baru..
"itu no aku yang baru,,kalau memang masih ada ruang tolong simpan tapi kalau sudah penuh boleh di buang.." ucap zahra
"mas pasti akan menyimpan nya.." sambung abijar
Zahra pun tersenyum mendengar itu,,dan abijar pun bahagia melihat senyuman indah terukir di bibir zahra yang masih bisa dia lihat ..
Akhir nya abijar pun pergi dari sana dengan rasa bahagia..
...****************...
...----------------...
......................
...***tunggu up cerita selanjut nya ya.....
......................
...----------------...
__ADS_1
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ***...