TAKDIR CINTA KU

TAKDIR CINTA KU
TAKDIR CINTA KU EPS 98


__ADS_3

☘️☘️☘️


Keesokan hari nya di sekolah citra datang lebih awal,,dan ternyata andi sudah sampai lebih dulu..


"tumben gak bareng sama vina..?" tanya andi


Citra pun mengacuh kan nya,,dia tak ingin menjawab pertanyaan andi itu..


Melihat reaksi citra yang acuh kepada nya ,,andi pun langsung menghampiri nya ..


"apa dia mengacuh kan mu,,seperti kamu mengacuh kan ku sekarang.." ucap andi


"gak ada urusan nya dengan mu.." balas citra


"sebenar nya sih mereka itu serasi,,tetapi lebih serasi lagi kalau zahra bersama aku..haha.." sahut andi


"emang apa bagus sih zahra,,seperti nya semua lelaki sangat terpengaruh oleh nya termasuk kamu.." ucap citra sinis


"kalau menurut gw sih dia cantik,,dan dia pun sangat baik kepada siapa pun gak pemilih seperti kamu.." bisik andi


"apa menurut kamu aku gak cantik.." ucap citra


"cantik sih,,tapi maaf kamu bukan tipe aku.." balas andi sambil berlalu pergi


"ihhh..." ucap citra merasa kesal


Dia pun langsung menghampiri andi dan memukul nya dari belakang..


"kalian semua sangat jahaaatttt.." teriak citra sambil memukul andi


"citra citra hentikan.." ucap andi mencoba menghentikan citra


Karna memang citra gak bisa di hentikan andi pun langsung mengangkat nya dengan ke dua tangan dan membawa nya pergi ke gudang sekolah..


"andi apa yang kamu lakukan,,turunkan cepat.." teriak citra


"kamu yang melakukan nya lebih dulu.." balas andi sambil tersenyum


"kamu mau bawa aku kemana,cepat turun kan.." teriak citra


"lihat saja nanti.." sahut andi


karna memang di sekolah masih sepi tidak ada yang melihat mereka berdua..


Setelah sudah masuk ke dalam gudang andi pun langsung menurunkan nya dan mengunci pintu itu dari dalam..


"kamu mau ngapain,,awas ya kalau macem2.." ucap citra


"jangan mikir macem2,,santai saja.." balas andi sambil membaring kan diri nya di atas meja


"aku mau ke luar.." sahut citra


"sudah lah cit aku tahu kamu lagi kesel nangis aja di sini gak bakalan ada orang yang tahu.." ujar andi


"aku gak bakalan nangis.." balas citra


Dia melihat mata citra yang mulai berkaca-kaca membuat nya tersenyum sendiri..


"memang ya cewe itu aneh,,masih saja bohong saat tidak bisa menutupi nya.." sambung andi


Citra pun menangis di sana,,dia tak bisa lagih membendung kekesalan nya..


"kenapa harus zahra,,seharus nya dia memilih aku .." ucap citra sambil menangis

__ADS_1


"sungguh kehidupan ini tidak adil ,," lanjut nya


"kamu boleh nangis tapi jangan terlalu keras cit,,kuping ku sakit.. " ucap andi


"kamu juga kalau memang mencintai zahra kenapa tidak berusaha untuk mendapat kan nya.."balas citra


Andi hanya diam saja tidak menjawab nya,,dia berpura-pura tertidur untuk menghindari nya..


"andi jawab,,ayo bangun jangan diam saja.." sahut citra sambil menggoyang-goyang kan meja yang di pake andi untuk tidur


Dengan terpaksa andi pun bangun dan melihat citra yang sedang menangis..


"aku sadar diri lah cit,,sampai mana pun aku mengejar nya dia gak bakalan mau menjadi kekasih seorang andi.." ucap andi


"Di sekolah ini siapa yang gak tahu andi anak 12 ips,,mereka pasti tahu dan begitu pula kelakuan nya dan gak usah aku beri tahu mereka sudah membicarakan nya duluan ,,iya kan.." jelas andi pada citra


"tapi setidak nya kamu harus berusaha ." ucap citra


"aku masih punya harga diri lah cit gak kaya kamu udah di tolak masih saja di kejar.." ujar andi


Mendengar itu citra pun sangat kesal,,dia pun langsung pergi meninggal kan andi sendiri di sana..


Melihat itu andi pun hanya tersenyum saja,,dia pun membaringkan tubuh nya kembali sambil menutup mata nya..


🍒🍒🍒


Di sisi lain zahra sudah sampai di sekolah ,,dan tiba2 devan mengirimkan pesan nya..


Walau pun mereka sudah berbaikan tetapi untuk menjaga perasaan citra mereka pun menjaga jarak satu sama lain..


^^^***kak devan ..^^^


^^^"aku udah di parkiran***.."^^^


^^^***Zahra ..^^^


^^^" iya aku melihat nya,aku duluan ya .."^^^


^^^Kak devan..^^^


^^^"iya,,aku akan menyusul***.."^^^


Zahra pun langsung pergi ke kelas nya di susul oleh devan yang masih bertukar pesan dengan nya..


Sambil tersenyum devan dan zahra pun membalas pesan yang mereka kirim kan..


🥑🥑🥑


Sudah beberapah hari ini mereka berhubungan lewat jarah jauh saja..


Teman2 nya pun berpikir zahra dan devan masih belum baikan..


"ra kamu masih belum baikan sama devan..?" tanya risty


"emang kenapa..?" ucap zahra balik bertanya


"kelihatan nya kamu seneng2 aja tuh gak kaya kemarin2,,apa kalian udah putus..?" lanjut risty penasaran


"gak juga,.." ujar zahra sambil tersenyum


Melihat tingkah zahra yang mencurigakan risty pun mengambil ponsel nya dan melihat isi chat yang membuat zahra senyum2 sendiri dari tadi..


"kak devan.." ucap risty

__ADS_1


"sini ponsel nya ." sahut zahra sambil mengambil kembali ponsel nya dari risty


"pantesan aja dari tadi kamu senyum2" sambung risty


"emang kenapa sih gak ketemu aja,," lanjut nya


"aku harus menjaga perasaan kak citra ris,,dia kan sahabat nya kak devan.." lanjut zahra


"yaelah buat apa mikirin citra,,dia juga gak mikirin kamu kali.." ujar risty


"udah ah yang pening aku sama kak devan baik2 aja.." ucap zahra sambil tersenyum


Setelah itu mereka pun pergi ke kantin untuk mengisi perut nya..


Di sana zahra dan risty bergabung bersama khoirul dan azkira yang sudah lebih dulu sampai..


Sedangkan adit,devan dan vina duduk di bangku sebelah nya..


Tak lama citra ikut bergabung bersama teman2 nya..


Karna memang permintaan devan yang kemarin adit dan vina pun bersikap seperti biasa lagi kepada citra,,.


Mereka semua pun memesan makanan nya,,tak lama pesanan mereka pun datang..


Zahra dan devan seperti biasa bertukan pesan,,walau pun mereka saling berdekatan..


Melihat itu risty pun mulai kepikiran ide jail nya untuk membuat devan kesal..


"kenapa ra kamu senyum2 sendiri,,udah punya gebetan baru ya..?" tanya risty sambil tersenyum


Zahra pun terkejut saat risty mengatakan itu,,dia pun langsung melihat ke arah devan yang melihat nya..


Semua orang pun terdiam menunggu jawaban zahra..


"iya kak zahra dari tadi senyum2 sendiri.." ucap azkira


"enggak ko.." balas zahra yang langsung menyantap makanan nya sambil menyubit paha risty karna kesal


"aww,,zahra sakit.." ucap risty


Zahra pun melihat risty dengan kesal..


Citra yang mendengar itu langsung melihat ke arah devan yang bersikap biasa2 saja..


"apa mereka benar2 sudah putus ya.." ucap citra dalam hati


Entah mengapa mendengar itu citra merasa bahagia, walau pun dia tahu devan tidak mungkin akan bersama nya sebagai seorang kekasih..


...****************...


...----------------...


......................


...***tunggu up cerita selanjut nya...


......................


...----------------...


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ***...

__ADS_1


__ADS_2