
🌱🌱🌱
Setelah membereskan kelas nya zahra dan devan beranjak untuk pulang..
Di depan gerbang sekolah mereka bertemu dengan orang tua devan di sana..
"zahraa.." ucap bu desi
"tante apa kabar nya?" tanya zahra sambil memeluk nya
"tante baik sayang,,kalau kamu gimana .?" bu desi balik bertanya
"zahra juga baik ,,tante ko ada di sini..?" tanya zahra
"om sama tante di undang oleh sekolah untuk hadir.." balas bu desi
"oh ,,om nya di mana?" tanya zahra
"om lagi ngambil mobil dulu di parkiran.." sahut bu desi
"ih tante seneng deh bisa lihat kamu lagi,,kapan kamu mau main lagi ke rumah..?" lanjut nya bertanya
"ehmzz zahra gak tahu tante.." ucap zahra sambil menatap devan
"mamah udah ah gak boleh nanya gitu.." sambung devan
Sebenar nya orang tua devan di undang ke sekolah karna memang mereka donatur terbesar di sana..
Jadi setiap ada acara apa pun di sekolah pasti keluarga devan selalu di ikut sertakan..
Tak lama ayah devan datang dengan membawa mobil nya..
Tetapi karna memang nenek devan masuk rumah sakit jadi ayah nya tidak bisa berbincang-bincang dengan zahra..
Tadi nya devan pun akan mengantar zahra pulang terlebih dahulu,,tetapi mendengar itu zahra pun menyuruh devan untuk menyusul ayah nya kerumah sakit..
"gak pa2 aku pulang sendiri aja.." ucap zahra
"aku anterin kamu pulang dulu .." balas devan
Melihat devan yang sangat khawatir dengan kondisi nenek nya,,zahra langsung menenangkan dia..
Seraya memegang kedua tangan devan zahra pun mengatakan " cepat susul mereka,,aku gak pa2 ko.."
"ya sudah aku pergi ya.." ucap devan
"iya,,hati2.." balas zahra
"kabarin aku kalau sudah sampai rumah .." sambung devan
"iya.." sahut zahra sambil tersenyum
Setelah kepergian devan,,zahra pun langsung menaiki angkutan umum untuk pulang..
🐦🐦🐦
Di sisi lain citra yang baru saja sampai ke rumah nya di kejut kan dengan keberadaan andi di rumah nya..
"ngapain kamu di sini..?" tanya citra
Andi yang melihat nya langsung menghampiri nya di depan pintu yang langsung mencium bibir citra..
"andi kamu ngapain.." ucap citra yang langsung mendorong andi hingga terjatuh
Dia takut kalau ayah nya sampai melihat hal seperti itu..
Citra pun langsung berlari ke kamar nya,,tetapi andi yang melihat itu langsung mengikuti nya dan ikut masuk ke sana ..
"andi keluar.." ucap citra
"biarkan aku masuk.." balas andi
"enggak ." sahut citra
__ADS_1
Tetapi andi tetapi menghalangi pintu kamar citra dengan tangan nya sendiri..
Karna sudah kesal citra pun langsung menutup pintu nya dengan keras dan membuat tangan andi menjadi terjepit ..
"awww..." teriak andi
Citra pun langsung terkejut dan membuka pintu nya secara sepontan..
"apa tangan mu sakit..?" tanya citra sambil mengambil tangan nya
"tidak.." jawab andi sambil melangkah maju masuk ke kamar yang memang itu tanpa citra sadari
"gak sakit apa,,ini sangat merah.." balas citra yang hampir saja menangis
Setelah itu andi menurup pintu kamar nya dan langsung menguncinnya dengan tangan yang satu nya lagi..
Dan hal itu pun di sadari citra..
"kenapa kamu tutup pintu nya..?" tanya citra
Tetapi andi tidak menjawab nya ,, dia hanya memandang lekat citra seraya membelai lembut pipi nya..
"andi hentikan itu .." pinta citra yang langsung berbalik membelakangi andi
"kamu memberikan perpisahan yang sangat manis kemarin,,apa aku tidak boleh melakukan nya..?" tanya andi
"kita sudah berakhir.." sambung citra
"itu hanya menguntungkan mu tidak dengan aku.." balas andi
"dari awal aku hanya mempermainkan mu saja,,dan itu berhasil.." ucap citra
Mendengar itu andi sungguh merasa kecewa,, dia pun langsung pergi dari sana tanpa mengatakan apapun lagi..
Sedangkan citra menangis tersedu-sedu karna memang apa yang dia katakan berbanding terbalik dengan apa yang ada di hati nya..
🌴🌴🌴
Malam itu abijar pun ikut makan malam di rumah denta,,di sana istri denta menceritakan tentang karin yang memang mereka masih belum tahu kalau abijar mantan kekasih nya..
"sayang kenapa ya keponakan kamu itu mau2 nya nikah sama dia..?" tanya istri denta
"dia siapa..?" tanya denta merasa bingung
"ya calon suami nya lah,,aku denger2 sih dia sudah duda gitu.." jelas nya
Mendengar itu abijar pun terkejut,,tetapi dia tidak mau ikut campur dengan pembicaraan mereka..
"ah kamu jangan gosip gitu,,masa karin mau nikah sama duda.." sambung denta
"eh beneran aku tahu ini dari mamah(ortu denta)" ujar nya
"padahal dia cantik,,tak mungkin kan dia gak laku.." lanjut istri denta
"udah lah biarin itu bukan urusan kita.." balas denta
Istri denta hanya mengangguk saja..
"gimana bie kamu mau datang ke sana,,kalau memang mau kita bareng saja.." ucap denta mengalihkan pembicaraan
"aku pikir2 dulu,,nanti aku kabarin lagi.." ucap abijar sambil melanjutkan makan nya
Mendengar perbincangan denta dan istri nya abijar pun merasa kasihan terhadap karin yang memang dia sudah tahu kalau itu keinginan dari ibu nya saja..
Tetapi abijar tidak ingin ikut campur lagi dengan masalah itu,,melihat karin dengan calon suami nya kemarin pun sudah cukup membuktikan kalau dia tak mungkin bersama nya lagi apalagi harus menunggu nya kembali..
setelah itu tiba2 ponsel abijar pun berdering dan ternyata itu dari zahra..
Sebelum abijar menyapa nya zahra sudah berteriak-teriak minta tolong..
Abijar pun akhir nya pergi menjauh dari denta dan istri nya ..
"zahra tenang dulu,,katakan pelahan saja biar mas aby ngerti.." ucap abijar
__ADS_1
"mas umi mas.." balas zahra menangis
"iya umi kenapa..?" tanya abijar
"umi sesak napas,,alergi nya kambuh lagi.." sambung zahra yang masih menangis
"ya sudah mas sekarang ke rumah,,zahra jangan panik dulu biar nanti kita bawa ke rumah sakit " ujar abijar yang langsung pergi dari rumah denta..
Dan tak lupa dia pun meminjam mobil denta untuk membawa ibu zahra kerumah sakit..
Berselang beberapah waktu mereka pun sudah sampai di rumah sakit,,..
Ibu zahra pun langsung di bawa keruangan ..
Zahra dan abijar yang menunggu di luar pun mulai merasa cemas,,karna memang sejauh ini ibu nya tidak pernah kambuh separah itu..
Zahra pun hanya bisa menangis saja tanpa mau mengatakan apa pun..
"sudah jangan menangis,,umi akan baik2 saja.." ucap abijar mencoba untuk menenangkan nya
Zahra pun hanya mengangguk saja mendengar ucapan abijar itu..
Tak lama dokter pun keluar dan menyuruh zahra dan abijar ikut keruangan nya..
"kalau boleh saya tahu hubungan pasien dengan kalian apa ya..?" tanya dokter
"saya anak nya dok ." jawab zahra dan abijar pun langsung menganggukan nya
"apa ada riwayat penyakit sebelum nya ..?" tanya dokter
Tetapi zahra gugup ,,dia malah terisak tidak bisa mengucapkan apa pun..
"iya dok,,ibu nya punya penyakit alergi dingin dan memang selalu kambuh apalagi kalau di malam hari tapi sejauh yang saya tahu penyakit nya tidak kambuh separah ini" jelas abijar sambil memegang tangan zahra supaya tidak terlalu gugup
"oh gitu,,sebenar nya ibu kamu gak pa2 dia cuman telat makan obat saja yang menyebab kan alergi nya parah seperti ini dan kami juga hanya memasang oksigen saja untuk membantu pernapasan nya mungkin kita tunggu sekitar 1 jam saja sudah cukup dan sudah bisa pulang juga ." sambung dokter
"oh iya dok,,.." sahut abijar
"sebenar nya alergi itu ada bermacan2 dampak nya,,ada yang timbul bintik merah di kulit dan ada juga yang seperti ibu ini tetapi semua nya juga sama pasti ujung2 nya ke pernapasan yang memang berpengaruh.." ucap dokter lagi
Setelah itu mereka pun pergi ke ruangan ibu zahra..
Dia hanya bisa tersenyum tanpa mengatakan sesuatu karna memang ibu nya pun bingung harus mengatakan apa..
Tetapi dia pun melihat abijar dan mengatakan "TERIMAKASIH NAK ABI .." ucap ibu zahra
"sama2 umi,,sekarang umi istirahat saja aby juga mau ke depan dulu beli makanan untuk zahra.." jawab abijar
Umi pun langsung mengangguk seraya tersenyum..
"kamu harus tetap baik kepada nak abi,,karna selama ini dia selalu membantu kita di masa2 sulit.." ucap umi seraya memegang tangan zahra
"iya umi zahra akan selalu ingat kata umi ini.." balas zahra
"ya sudah umi istirahat dulu aja,,dokter juga memberikan waktu 1 jam dan kata nya ibu sudah boleh pulang kalau memang sudah membaik.." ucap zahra
Ibu nya pun hanya memangguk saja dan mulai memejamkan mata nya untuk beristirahat ...
...****************...
...----------------...
......................
...***tunggu up cerita selanjut nya...
......................
...----------------...
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ***...
__ADS_1