TAKDIR CINTA KU

TAKDIR CINTA KU
TAKDIR CINTA KU EPS 89


__ADS_3

🍒🍒🍒


Beberapa minggu berlalu zahra dan citra pun semakin akrab saja..


Saat waktu istirahat mereka makan bersama di kantin sekolah..


"ra boleh aku meminjam ponsel mu sebentar,,aku ingin mengirim pesan untuk seseorang.." ucap citra


"boleh,,ini.." balas zahra sambil memberikan ponsel nya


Tak lama dari itu teman2 mereka yang lain nya pun datang bergabung..


"ra kak devan gak masuk hari ini..?" tanya risty


"iya memang dia gak masuk,,kata nya sih dia sakit.." sambung vina


"iya kak devan lagi sakit,,jadi dia gak masuk.." balas zahra


"kenapa kamu gak menjenguk nya..?" tanya khoirul


"aku malu lah masa cewe main ke rumah cowo.." lanjut zahra


"yaelah sekarang udah zaman nya kali ra.." ucap citra yang baru datang sambil mengembalikan kembali ponsel zahra


"makasih.." lanjut nya


"iya sama2.." balas citra


"kalau kamu mau aku akan mengantar mu ke rumah nya.." sahut citra


"kaya nya engga deh soal nya ibu juga belum ngijinin.." lanjut zahra


"ok.." sahut citra


🥕🥕🥕


Sudah 2 hari devan masih belum masuk sekolah,, zahra pun sangat merasa kawatir di buat nya..


Teman2 sekelas nya pun membuat rencana untuk menjenguk nya seusai pulang sekolah..


Adit pun ingin memberi tahu risty soal itu karna dia ingin zahra ikut juga..


Tetapi citra melarang nya dengan alasan dia sudah memberi tahu zahra..


"aku sudah memberi tahu zahra tadi.." ucap citra


"apakah dia akan ikut..?" tanya vina


"kaya nya dia gak bisa,,soal nya tadi dia bilang ayah nya akan pulang jadi dia harus pulang lebih awal.." jawab citra


"ya sudah kalau gitu.." sahut adit


Dan mereka pun pergi ke rumah devan tanpa zahra..


🥑🥑🥑


Sesampai nya di rumah devan,, risty melakukan panggilan vidio dengan zahra..


"hallo zahra.." ucap risty ,vina dan azkira

__ADS_1


"hayy ,,kalian lagi di mana..?" tanya zahra


"kita udah sampai di rumah devan nie,,sayang ya kamu gak ikut padahal mamah devan nanyain kamu tadi.." jawab risty


"kalian ko gak ngasih tahu sih,,aku kan mau ikut.." balaz zahra


"bukan nya hari ini ayah kamu pulang ya..?" tanya vina


"enggak kata siapa,,ayah ku besok pulang nya.." sahut zahra


"kirain aku sekarang,,tenang aja ra aku bahal marahin c'adit itu ngasih info yang gak bener.." sambung risty


"udah gak pa2 lah.." sahut zahra sedikit kecewa


"ya sudah aku tutup dulu ya.." sambung zahra


Dan sambungan pun terputus saat itu..


"tuh kan zahra marah .." ucap risty


"emang kak risty gak ngasih tahu kak zahra..?" tanya azkira


"aku juga baru tahu pas pulang aja,,adit ngajak aku ke sini dulu.." balas risty


Saat itu vina teringat perkataan citra yang melarang adit memberi tahu risty ,,dan dia juga yang memberi tahu mereka kalau ayah zahra akan pulang hari ini..


" apa mungkin dia sengaja melakukan ini.." ucap vina


"siapa..?" tanya risty dan azkira


"aku juga kurang yakin,,tapi ya sudah lah besok juga kan devan udah masuk lagi dan mereka bisa bertemu di sekolah.." jawab vina


Saat itu juga vina langsung mencari keberadaan citra..


Dan ternyata dia sedang membantu ibu nya devan mempersiapkan makanan untuk yang lain nya..


Vina pun hanya bisa memperhatikan nya dari jauh saja..


Tiba2 adit datang menghampiri nya,,.


"kenapa kamu di sini..?" tanya adit


"yang dia katakan ternyata bohong.." jawab vina


"maksud kamu apa..?"tanya adit lagi


"citra membohongi kita tentang zahra.." balas vina


"soal apa..?" sambung adit


"sebenar nya ayah zahra pulang nya besok bukan hari ini,,dan zahra pun marah kepada risty.."jawab vina


"dia berpikir kalau kita sengaja gak ngajak dia ke sini " lanjut vina


"kenapa dia bisa seperti itu .." sahut adit


"cinta nya kepada devan lah yang membutakan nya.." sambung vina


"lihat saja semua keluaga devan dan termasuk ibu nya pun membicarakan zahra kepada nya,,dan aku yakin itu membuat nya sangat sakit tapi lihat dia dengan santai nya ingin menggantikan posisi itu.." jelas vina

__ADS_1


Mereka berdua pun terdiam,,tak mengerti jalan pikiran sahabat nya itu..


Tak lama dari itu risty datang sambil mengomel kepada adit tentang masalah tadi..


Vina pun hanya tersenyum saja melihat mereka berdua..


🍉🍉🍉


Devan yang melihat citra yang memberi perhatian lebih kepada nya di depan semua orang pun membuat devan agak risih..


Selain itu devan pun sudah tahu kalau citra mencintai nya dan menyatakan cinta nya langsung kepada devan..


Yang membuat devan sangat hawatir adalah saat citra memberi tahu perasaan nya dia menggunakan ponsel zahra untuk itu..


^^^zahra ..^^^


^^^" dev ini aku citra,,aku tahu saat kamu baca pesan ini kamu akan membalas nya dengan cepat..^^^


^^^maaf aku nekat melakukan ini ,karna akhir2 ini kamu gak pernah membalas pesan yang aku kirim dan tak mau menjawab panggil dari ku juga..^^^


^^^aku akan jujur pada mu saat ini aku sangat menemcinta mu jauh sebelum kamu mengenal zahra tapi kamu gak mau memberi ku kesempatan untuk itu..^^^


^^^apa yang kurang dari ku dev,,apa aku gak sepintar zahra atau zahra lebih cantik dari ku tapi yang aku tahu aku selalu ada untuk mu.." ^^^


^^^zahra..^^^


^^^"aku tidak tahu apa yang kamu pikirkan saat ini,,mungkin aku terlihat bodoh di mata mu ,,aku hanya menunggu orang yang jelas2 tidak menyukai ku sebenar nya teman2 ku pernah bilang kepada ku untuk berhenti mencintai mu tapi apalah daya ku dev ..aku menolah semua pria yang ingin jadi kekasih ku hanya untuk menjalin pertemanan dengan mu tapi setelah aku tahu bahwa zahra telah menjadi orang yang ada di hati mu saat ini membuat ku sangat sakit dan aku pun memutus kan untuk tidak menjadi teman mu lagi tapi ingin menjalin hubungan yang lebih dari teman.." ^^^


^^^zahra..^^^


^^^"andai aku berani mengatakan hal itu lebih dulu mungkin kamu sudah menjadi miliku sekarang bukan milik zahra,,tapi apapun jawaban yang akan kamu berikan itu tidak akan mengubah perasaan yang ada di hati ku ini dev,,," ^^^


^^^zahra..^^^


^^^"maaf kan aku tentang hal ini.." ^^^


Seperti itu lah kata2 yang citra kirimkan kepada devan melalu ponsel zahra saat istirahat di sekolah..


Dan zahra pun tidak mengetahui hal itu sama sekali..


Dan membuat devan sangat hawatir di buat nya..


Walau pun devan sudah menjelas kan kepada citra tentang perasaan nya..


Tapi tetap saja citra tidak ingin mendengar nya,,dia tetap ingin devan menjadi milik nya saja..


...****************...


...----------------...


......................


......***tunggu up cerita selanjut nya........


......................


...----------------...


...****************...

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ***...


__ADS_2