TAKDIR CINTA KU

TAKDIR CINTA KU
TAKDIR CINTA KU EPS 134


__ADS_3

🦜🦜🦜


Zahra pun berjalan keluar,, tetapi Devan dan yang lain nya hanya terdiam tanpa berbuat apa-apa..


"kak kenapa kamu sungguh tega melakukan semua ini kepada kak Zahra..? " tanya Azkira


Tetapi Devan hanya terdiam..


"tolong lah kak kejar kak Zahra sebelum dia benar2 pergi.. " sambung Azkira


Karna memang Devan pun sangat hawatir,, dia pun langsung bergegas keluar untuk mengejar nya..


Tetapi terlamat,, Zahra sudah pergi menggunakan angkutan umum..


Saat itu Devan pun bergegas menyusul dan menghentikan angkot yang dinaiki Zahra..


"Kenapa..? " tanya si abang angkot


Zahra yang melihat Devan menghentikan angkot pun meminta maaf dan langsung turun dari angkot tersebut..


Setelah itu angkot pun langsung pergi meninggal kan tempat itu..


"Anak muda sekarang terasa dunia milik mereka saja.. " celotehan penumpang angkot yang membuat penumpang lain tertawa


"hahahaha... "


🦕🦕🦕


Devan pun langsung menghampiri nya,,


"aku minta maaf untuk kejadia tadi.. " ucap Devan


Zahra pun hanya diam saja dan tersenyum untuk menaggapi nya..


"Aku akan mengantarkan kamu pulang,, aku mohon jangan menolak nya.. " sambung nya lagi


Mendengar itu Zahra pun menatap nya dengan mata yang berkaca-kaca..


" jangan menangis lagi aku mohon.. " sahut Devan seraya menghapus air mata Zahra


" Apa kita harus berakhir seperti ini..? " tanya Zahra seraya menyentuh tangan yang berada di pipi nya


Melihat Zahra seperti itu Devan pun sungguh sangat sakit hati,, dia pun langsung memeluk nya dengan erat tanpa menjawab apa yang Zahra katakan..


"Aku pun tak ingin perpisahan ini terjadi.. " ucap Devan dalam hati seraya mempererat pelukan nya

__ADS_1


Zahra yang masih menangis pun membalas pelukan Devan..


"aku ingin pulang " ucap Zahra seraya melepaskan pelukan Devan


Devan pun mengangguk tanda mengiya kan nya..


Tak lupa Devan pun menghapus air mata Zahra ..


" kamu hanya melihat air mata ku saja,, tetapi tidak mendengar jeritan hati ku saat ini.. " bisik Zahra dalam hati


Setelah itu mereka pun pergi dari sana,,.


"aku tahu ini kebersamaan kita yang terakhir.." ucap Zahra dalam hati seraya memeluk sambil menyandarkan kepala nya di punggung Devan


Devan pun melihat tangan Zahra memeluknya sungguh membuat hati nya sangat terluka..


Dia pun membiarkan nya tetap seperti itu seraya memegang tangan itu sambil mengendarai motor nya..


Tetapi di sepanjang perjalanan mereka pun tidak saling berbicara,,


Hanya tiupan angin yang mengeringi kesedihan mereka..


Entah mengapa perjalan itu sungguh sangat singkat bagi ke-2 nya,, walaupun mereka tidak ingin berpisah satu sama lain..


Dan Devan pun mengiya kan nya..


Setelah itu Zahra mengembalikan helm yang sudah di pakai nya " terima kasih " ucap Zahra


Devan pun hanya bisa tersenyum untuk menanggapi nya..


"Aku tidak berjanji bisa melupakan kak Devan dengan cepat " ucap Zahra lagi


Devan pun hanya diam saja


"Apa aku masih bisa menghubungi kakak? " tanya Zahra


"iya " Jawab Devan singkat


"Apa panggilan ku akan kakak jawab ? " tanya Zahra lagi


"Aku akan selalu menjawab nya " Jawab Devan seraya memalingkan wajah nya


"Aku tidak tahu kapan rasa rindu itu akan datang,, kalau masih bisa aku tahan aku akan selalu memendam nya,, tapi maaf jika aku sudah tidak bisa mungkin aku akan datang melihat walau hanya di kejauhan saja.. " ucap Zahra


"itu sudah cukup untuk mengobati kerinduan ku.. " lanjut nya lagi

__ADS_1


Devan pun menahan kesedihan nya saat itu,, karna memang dia pun mungkin tidak bisa untuk tidak merindukan Zahra..


🦋🦋🦋


Zahra tahu harga diri nya hancur saat dia mengatakan itu,, tetapi apa yang harus dia perbuat jika cinta telah mempermain kan nya..


"Aku akan pulang sekarang . " ucap Devan bersiap untuk pergi karna dia sudah tidak sanggup lagi mendengar apa yang Zahra katakan..


"Apa kita akan bertemu lagi..? " tanya Zahra yang memang tidak ingin berpisah


"Aku tidak tahu.. " balas Devan


"Aku tahu itu.. " sahut Zahra


Zahra yang tahu sudah tidak ada harapan lagi untuk mempertahan kan hubungan nya pun langsung melambai kan tangan nya sambil tersenyum..


" SELAMAT TINGGAL " Ucap Zahra dengan senyuman manis nya walau pun air mata yang masih mengalil membasahi pipi indah nya..


Tetapi kata itu pun mampuh membuat hati Devan bergetar sangat kencang..


"Apa mungkin semua nya telah berakhir begitu saja.. " ucap Devan dalam hati


Dia pun masih menatap Zahra yang memang sudah pergi menjauh..


"Aku berharap perpisahan ini akan membuat mu lebih bahagia.. " ucap Devan dengan sedikit penyesalan


Walau pun hati yang terluka,,tetapi ego nya masih tetap sama..


Dia pun langsung menyalakan motor nya dan pergi..


Zahra yang mendengar itu pun menghentikan langkah kaki nya dan dia pun berbalik..


"kamu memang sudah tidak mencintai ku lagi" ucap Zahra seraya menghapus air mata nya


...----------------...


......................


...****************...


...----------------...


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2