
🌴🌴🌴
Setelah kepergian ibu nya itu zahra pun langsung mengangkat panggilan devan..
"hallo.." sapa zahra
"sayang kamu belum bangun.." jawab devan di sebrang sana
"belum kak,,ada apa kakak ko menghubungi zahra sepagi ini..?" tanya zahra yang masih mengantuk
"gak pa2 sih,,aku cuman inget kamu aja ." sahut devan
"tapi aku masih mengantuk,,aku mau tidur lagi ya.." sambung zahra
"ini kan udah hampir jam 7 pagi ko masih mengantuk sih..?" tanya devan
"iya aku baru tidur tadi subuh,,jadi sekarang aku masih mengantuk.." ujar zahra
"ko bisa.." ucap devan heran
"nanti aja aku ceritain nya .." balas zahra
"ya sudah kamu terusin istirahat nya,,tapi awas jangan terlalu siang ya bangun nya.." ucap devan
"iya " sahut zahra
"aku juga mau jenguk nenek di rumah sakit lagi,,nanti kalau aku susah di hubungi jangan marah ya soal nya pasti di sana banyak sodara yang kumpul ,, aku masih belum berani kalau sampai mereka tahu aku sudah punya pacar bisa2 aku di katain habis2an di sana.." jelas devan
"iya.." balas zahra sedikit kecewa
"sayang kamu gak marah kan?" tanya devan yang memang mendengar nada yang berbeda dari zahra
"kenapa aku harus marah,,itu privasi kak devan ko aku juga gak bisa nolak.." ucap zahra
"makasih ya,,aku janji akan kenalin kamu ke keluarga besar aku nanti.."balas devan
"iya.." sambung zahra
Setelah itu mereka pun mematikan sambungan nya..
Mendengar kata2 devan tadi sebenar nya zahra merasa kecewa,,tetapi segera dia tepis semua nya ..
"aku percaya kepada kak devan.." ucap zahra
Dia pun jadi gak bisa tidur lagi mendengar itu semua dan langsung pergi ke dapur untuk melihat ibu nya yang lagi memasak..
🌲🌲🌲
Di sisi lain citra yang merasa bersalah terhadap andi pun mulai memikir kan nya ...
"seharus nya aku tidak mengatakan semua itu kemarin ." ucap citra
"kamu kenapa..?" tanya ayah nya
"enggak .." jawab citra
"kemarin nak andi beliin ayah makanan tapi dia tidak memakan nya,,dia bilang nungguin kamu pulang.." ujar ayah
"kenapa dia beliin kita makanan .?" tanya citra acuh
"sebagai ucapan trimakasih karna ayah sudah mencarikan nya kos2an untuk dia tempati.." sambung nya
"dia sekarang tinggal di kosan..?" tanya citra
"iya di dekat warung makan bu surti.." jawab ayah nya
"dan ini makanan kamu antarin ke sana dia pasti belum makan.." lanjut ayah citra
"gak mau,,dia mungkin udah beli sendiri ke warung nya bu surti.." balas citra
"bu surti hari ini tutup,,sodaranya ada yang mau menikah,,udah cepet anterin.." pinta ayah nya
Dengan terpaksa citra pun mengantarkan makanan untuk andi ke kosan nya,,walau pun dia juga belum tahu kosan nya yang mana..
☘️☘️☘️
Devan dan azkira pun sudah sampai di rumah sakit..
Dan memang benar saja banyak sekali sodara devan yang hadir di sana..
Termasuk kepala sekolah mereka,..
__ADS_1
"kalian sudah datang .." ucap bu desi yang memang tidak pulang dari kemarin
"sudah mah.." ucap azkira
Karna memang mereka terbilang dari keluarga yang serba ada ruangan yang di pakai oleh nenek devan pun termasuk ruangan VIP..
"devan sekarang sudah besar ya,,ganteng lagi.." ucap salah satu sodara nya
"makasih.." balas devan
Ibu devan pun hanya tersenyum saja mendengar anak nya di puji oleh keluarga nya..
"kamu sudah punya pacar belum,,?" tanya nya lagi
Devan tidak menjawab nya,,dia hanya membalas nya dengan senyuman..
"dia udah ada temen deket.." ucap bu desi
"sungguh,,gimana orang nya cantik gak.." ucap sodara nya yang semakin penasaran
"dia cantik,,pintar lagi.." sambung bu desi yang memang sangat mengagumi zahra
"apain sih mamah ngomongin itu malu2in aja.." bisik devan
"kamu gak boleh gitu kak,,emang bener kan kak zahra itu cantik pinter lagi jadi mamah ibu bener gak boong.." sambung azkira
"iya kakak juga tahu,,tapi gak usah di bilangin juga kan" ucap devan merasa kesal
"ih gak bersukur banget ini orang di kasih yang sempurna malah ngomel terus.." ucap azkira
"tapi di pikir2 pacar gw memang sempurna banget.." ucap devan sambil tersenyum
🌱🌱🌱
Citra yang tidak tahu kosan yang di tempati andi pun langsung menghubungi nya..
"hallo.." ucap citra sinis
"ada apa..?" tanya andi
"aku udah ada di depan kosan,,keluar sekarang.." pinta citra
"ngapain kamu ke sini..?" tanya andi lagi
"kamu balik aja sekarang aku lagi gak mau di ganggu.." sambung andi
"ih dasar gak tahu terimakasih banget nie orang .." teriak citra yang langsung mematikan sambungan nya
"neng citra ko di sini.." ucap bu surti dari belakang
"oh enggak bu saya mau nganterin ini ke temen saya,,kata nya dia ngekos di sini.." balas citra
"oh yang kemarin di bawa sama ayah nya neng citra ya..?" tanya bu surti
"iya bu,,ibu tahu kosan nya yang mana .?" tanya citra
"kosan nya ada di ujung neng,," jawab bu surti sambil mengantarnya ke sana
"kemarin kan ayah neng citra nanyain nya ke ibu jadi ibu tahu.." lanjut nya lagi
"oh gitu ya ,,tapi tadi kata ayah bu surti ada acara jadi gak bisa buka warung nya.." ucap citra
"iya ini juga lagi nunggu jemputan nya neng " balas bu surti
"nah ini kosan nya neng.." sambil menunjuk salah satu kamar
"makasih ya bu.." ucap citra
"iya sama2,,ya sudah ibu mau ke depan lagi ya.." sahut bu surti
"iya ibu.." ujar citra
Setelah kepergian bu surti ,,citra pun langsung mengetok pintu kosan andi..
"andi cepet buka pintu nya.." teriak citra
"gak ada orang di dalam .." teriak andi dari dalam kosan
"ih dasar,,cepet buka.." pinta citra
Akhir nya andi pun bangun dan membukakan pintu kosan nya dengan badan yang lemas..
__ADS_1
"kamu ngapain ke sini,,aku tadi bilang kan gak mau di ganggu.." ucap andi
"udah minggir aku mau masuk.." balas citra yang langsung masuk ke dalam..
Setelah citra masuk andi pun langsung menyusul nya dan menutup pintu kosan nya kembali..
"aku mau istirahat jadi jangan di ganggu.." ucap andi yang langsung berbaring lagi
"di sini hanya ada tempat tidur dan kamar mandi saja ?" tanya citra
"ini kosan cit bukan apartemen .." jawab andi
"iya tapi ini terlalu kecil.." balas citra
Andi pun mencoba untuk tidur dan tidak menghirou kan citra yang terus mengomel .
"kamu kenapa ko pucat seperti itu..?" tanya citra yang langsung menyentuh kening andi
"kamu sakit ya.." lanjut nya lagi
"ini hanya sakit kepala saja,,nanti juga akan sembuh.." balas andi
"kamu udah membeli obat..?" tanya citra
"hemm.." balas andi
"ya sudah sekarang makan dulu sini biar aku suapin.." ucap citra
Andi pun mengikuti apa kata citra karna tidak ingin berdebat lagi dengan nya..
Setelah itu citra pun membantu nya untuk meminum obat yang telah andi beli semalam..
Tetapi setelah itu citra masih mengomel saja ..
"kamu ini kenapa sih gak bisa rapi ,,seharus nya kan harus ada tempat sampah di sini.." ucap citra
Dia pun membantu andi untuk merapih kan kosan nya walau pun dengan sedikit mengomel..
"tuh kan kalau gini enak lihat nya.." ucap nya
"cit coba bantunin,aku mau bangun.." sambung andi
"ngapain kamu bangun kan lagi sakit.." balas citra seraya menghampiri andi untuk membantu nya
Bukan nya andi yang bangun tetapi dia malah menarik citra untuk tidur di dekat nya dan membuat mereka saling berhadapan satu sama lain dengan jarak yang sangat dekat..
"andi kamu ngapain.." ucap citra
"kamu berisik,,aku jadi gak bisa istirahat.." balas andi
"ya sudah aku mau pulang,,lepasin.." sahut citra mencoba melepaskan nya
"temani aku di sini,,aku janji gak akan ngapa2in kamu.." ucap andi sambil memeluk nya
"aku gak percaya.." balas citra mencoba untuk bangun
Andi pun langsung mencium bibir nya dengan lembut dan membuat citra terdiam..
"jangan bergerak lagi ,,kalau sampai terjadi aku gak tahu apa yang akan aku lakukan.." ucap andi setelah melepaskan ciuman nya
Citra pun terdiam dia langsung berbalik membelakangi andi ,,tetapi andi dengan sengaja memeluk nya dengan erat dari belakang..
"jangan pergi.." bisik andi di telinga citra
Dan suasana di sana pun menjadi hening ,,obat yang andi minum pun mulai bereaksi dan membuat andi tertidur..
Sedangkan citra tak bisa berbuat apa2 lagi,, dia hanya terdiam dengan posisi yang sama masih dalam pelukan andi..
...****************...
...----------------...
......................
...***tunggu up cerita selanjut nya...
......................
...----------------...
...****************...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ***...