TAKDIR CINTA KU

TAKDIR CINTA KU
TAKDIR CINTAKU Eps 143


__ADS_3

🥙🥙🥙


"penampilan yang bagus " ucap Devan di keheningan


"terima kasih.. " balas Zahra


Hanya kata2 itu yang keluar dari kedua nya..


Karna memang Devan merasa sangat canggung dia pun memutuskan untuk pergi..


"aku pergi dulu.. " ucap Zahra yang langsung menatap nya


"ya.. " jawab Zahra


Devan pun berbalik dan pergi,, tetapi setelah itu langkah nya pun terhenti disaat Zahra mengatakan " aku merindukan mu "


Jujur saja Devan sangat bahagia mendengar nya,, senyum nya pun terukir kembali..


Sebelum Devan menjawab perkataan nya,, Zahra pun bergegas pergi..


Dia tahu Devan tidak akan merindukan nya nya lagi,, karna memang setelah perpisahan mereka Devan tidak pernah menghubungi nya walau hanya menanyakan kabar ..


Sedangkan Citra merasa kesal dan melepaskan tangan nya dari Andy..


"kenapa..? " tanya Andy


"kamu masih tanya kenapa.." jawab Citra sinis


" kamu tidak membuat Zahra kesulitan kan.. " sahut Andy menatap nya


"tidak.. " ucap Citra kesal


"bagus lah kalau begitu.. " balas Andy sambil tersenyum


Dia pun langsung berbalik dan pergi meninggal kan nya..


"itu saja,, kamu bahkan tidak mencari ku saat kamu datang.. " teriak Citra kesal


Andy tidak membalas nya,, dia terus berjalan menjauhi Citra..


Dan tak sengaja dia mendengar gosip kalau Zahra dan Devan telah berpisah sudah lama,, mereka semua tersentuh dengan penampilan Zahra tadi yang meyakini kalau lagu itu dia persembahkan untuk Devan..


Andy yang memang tidak melihat penampilan Zahra saat itu memutuskan untuk mencari nya lagi..


Tak lama dia pun menemukan nya,,


Andy pun menghampiri Zahra dan duduk di samping nya..


Sedangkan Devan dan Citra duduk tepat dihadapan mereka namun jarak nya aga jauh..


"kamu putus dengan Devan..? " tanya Andy


"dari mana kak Andy tahu..? " Zahra balik bertanya


"banyak yang mengatakan nya . " ucap Andy seraya melihat Devan dengan senyuman yang memang Devan pun tidak bisa mengarti kan nya


"ko gak di jawab kenapa..? " lanjut Andy yang tidak mendapat jawaban


"itu privasi aku .. " sahut Zahra


"pantes saja Abang ku itu cinta mati,, sikap nya membuat menangtang.. " balas Andy sambil tersenyum

__ADS_1


"apan sih.. " Zahra kesal


"Kak citra selama ini selalu menunggu kak Andy dengan setia.. " ucap Zahra mengganti topik


"aku tahu.. " balas Andy acuh


"begitu pun abang ku menunggu mu dengan setia,, melebihi kesetia'an Citra.. " lanjut nya sambil melirik Zahra


Zahra pun diam saja ,, karna perkataan Andy itu memang benar..


Dan tak terasa acara pun selesai,, Andy pun menganter Zahra untuk pulang. .


Devan yang melihat itu pun sangat kesal,, karna memang setelah Andy datang Zahra selalu bersama nya..


Citra pun ikut menjadi kesal dibuat nya,, dia oun langsung menghampiri Andy dan Zahra di sana..


"Zahra aku ingin pulang bersama Andy.. " ucap Citra seraya menatap Andy kesal


"oh ya sudah,, biar aku pulang sendiri saja.. " balas Zahra


"gak usah aku yang akan mengantar kan mu pulang,, " sahut Andy melarang


"Zahra gak akan pulang sendiri,, dia akan diantar Devan, iya kan Dev..? " balas Citra seraya memberikan isyarat untuk Devan..


Devan pun hanya mengangguk saja dan melihat ke arah Zahra takut dia menolak nya..


"ya gak begitu lah,, dia calon istri ku,aku yang akan mengantarkan nya pulang.. " tegas Andy


Mendengar itu Devan pun sangat kesal,,


🍌🍌🍌


Walau pun dia tahu hati Zahra masih untuk Devan,,


Dia tetap ingin menunggu nya kembali..


"aku tahu hal itu tidak mungkin,, tapi aku berharap perjuangan ku tidak sia2.." ucap nya


Apalagi dia tahu Zahra sudah tidak berkominikasi lagi dengan Devan setelah mereka putus..


Dan Devan pun menjaga jarak nya dengan Zahra sampai saat ini,,


Dan itu pun diketahui Andy,, yang membuatnya kukuh untuk mengantarkan Zahra pulang dan tidak membiarkan Devan mendekati nya lagi..


Tetapi Zahra malah menatap nya dengan kesal,, karna memang sekarang bukan perasaan Devan yang ia jaga tetapi perasaan Citra yang pasti akan cemburu dibuat nya..


"kak Andy antarkan saja kak Citra pulang ,, aku akan pulang sendiri saja.. " ucap Zahra tegas dan sedikit memaksanya


Andy pun hanya diam saja di buat nya..


Citra yang melihat itu pun tersenyum..


"terima kasih.. " bisik nya sebelum pergi


Kini hanya tinggal Zahra dan Devan yang berada di parkiran..


"aku akan mengantarkan kamu pulang.. " ucap Devan yang melihat Zahra akan pergi


"aku pulang sendiri saja.. " balas Zahra


Devan pun bingung harus bagai mana,, disisi lain dia sangat ingin bersama Zahra tetapi setatus nya kini yang membuat nya bingung harus berbuat apa..

__ADS_1


Setelah Zahra pergi ,, Devan pun langsung menyalakan motor nya dan pergi ..


Zahra yang melihat nya menangis,, walaupun sudah beberapa bulan berlalu,, tetapi perasaan nya masih sama hanya untuk Devan..


Tak lama dari itu hujan pun turun ,, Devan pun langsung membalikan motor nya untuk kembali ke sekolah dan berharap Zahra masih ada di sana..


Sedangkan Andy membawa Citra ke kosan nya yang dulu,, karna memang Andy sudah membayar nya satu tahun kedepan sebelum dia pergi..


"kenapa kita ke sini..? " tanya Citra


"kenapa kamu seperti itu tadi..? " Andy balik bertanya


"aku ingin bersama mu,, " jawab Citra


"kamu tunggu di sini,, aku akan menjemput Zahra .. " sahut Andy sambil berbalik dan akan pergi


"apakah Zahra lebih penting dari ku..? " tanya Citra serius


Andy berbalik dan langsung memegang tangan Citra..


"dia adalah orang yang harus aku jaga untuk seseorang yang sangat penting bagu ku.. " jawab Andi seraya mencium tangan Citra


"siapa orang penting itu..? " tanya Citra penasaran


"kamu akan tahu pada waktu nya.. " balas Andy


Tetapi setelah itu ponsel Andy pun berbunyi dan ternyata itu dari Abijar..


Andy pun menjauhi Citra dan mengangkat panggilan nya..


Dia pun menceritakan yang terjadi ,, dan memberitahu Abihar dia akan menjemput Zahra kembali..


Tetapi Abijar melarang nya..


Dia tahu Zahra akan marah jika Andy melakukan itu dan akan mengira Abijar lah yang menyuruh nya..


Andy pun hanya menurut saja..


Devan yang sudah sampai di depan gerbang sekolah pun melihat Zahra yang berlari kehujanan..


Setelah itu Devan pun turun dan mengejar nya seraya membuka jaket yang ia pakai untuk melindungi Zahra dari hujan..


Zahra yang terkejut berhenti dan menatap nya..


Mereka pun saling menatap satu sama lain..


Hal itu pun menjadi nontonan banyak orang yang menyaksikan nya..


...----------------...


...****************...


......................


......................


...****************...


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2