Takdir Cinta Zi Wei

Takdir Cinta Zi Wei
Bab 10


__ADS_3

Shen Jun semakin berusaha keras mengambil alih hati Zi Wei. Seperti pada jam-jam sibuk seperti yang ini, Shen Jun menyiapkan kejutan berupa kiriman cemilan serta aneka minuman segar yang bisa menambah semangat tim mereka. Memang semua itu dikhususkan untuk Zi Wei, tetapi Shen Jun juga mentraktir semua tim Zi Wei.


"Wah ada pesta apa ini?" anak buah Zi Wei terbengong melihat berbagai cemilan manis berada di ruang rapat darurat tim artisnya.


Asisten Shen Jun mengatakan jika semua pemberian itu dari Tuan Shen, "Tuan Shen membelikan semua ini sebagai ucapan terimakasih kepada kalian semua."


"Selain tampan, rupanya Tuan Shen juga berhati mulia, ya?"


Namun sial, Jun sama sekali tidak melihat keberadaan Zi Wei di kantornya. "Ke mana perginya Nona Wei? Sejak tadi aku tidak melihatnya?" tegur Shen Jun pada asisten artisnya.


"Tuan tidak tahu? Nona Wei sedang bernegosiasi mengenai kontrak Chen Mo dengan salah satu Brand." jelas asisten Shen Jun.


**


Lama Shen Jun menunggu kedatangan Zi Wei, wanita itu baru saja tiba setelah lebih dari dua jam keluar kantor hanya untuk negosiasi.


Seperti yang semua orang labelkan kepada Zi Wei sebagai wanita pekerja keras, Zi Wei datang dan langsung mengajak semua timnya untuk rapat dadakan. Karena Zi Wei akan membahas sesuatu yang penting untuk mereka.


Tak lupa, Zi Wei juga meminta kehadiran Chen Mo dan juga Shen Jun sebagai artis dibawah arahannya.


Keempat anggota tim dan dua artis beserta asistennya ikut andil dalam rapat dadakan ini. Seusai membuka rapat, Zi Wei bertanya kepada kedua artinya, "Bagaimana kegiatan kalian? Apakah lancar?"


Baik Shen Jun dan juga Chen Mo menjawab bahwa mereka tidak memiliki hambatan sama sekali. Xiao Mo yang baru saja menyelesaikan promo lagu ke beberapa stasiun radio menyebutkan bahwa dia benar-benar beruntung memiliki tim yang solid.


"Lalu bagaimana dengan kamu, Tuan Shen?" tegur Zi Wei ingin mengevaluasi berjalannya kinerja Shen Jun.

__ADS_1


"Kau tenang saja, aku akan menghasilkan banyak uang untuk kalian."


Sebagai penyanyi yang sudah lama berkecimpung di dunia tarik suara, Shen Jun telah memiliki banyak penggemar yang akan setia membeli albumnya. Dan pada musim ini, Shen Jun rencananya akan mengeluarkan album baru. Saat ini pria yang mendapat julukan pria dengan ribuan pemuja itu sedang menulis beberapa lagu untuk mengisi track list albumnya.


Lucunya Shen Jun masih sempat mondar-mandir di kantor Big Star Entertainment daripada berkutat dengan timnya di dapur rekaman. Jun berdalih ingin mencari inspirasi di luar saja. Padahal nyatanya Jun hanya ingin mendapatkan hati Wei Wei saja.


"Oke, aku sudah memonitor perkembangan albummu."


Selain penyanyi, Shen Jun juga seorang composer lagunya sendiri. Sehingga jika dikatakan sibuk, tentunya saja pria itu cukup sibuk dengan pekerjaannya. Meski pada saat promo albumnya nanti akan dikerjakan oleh bagian promo, tetapi Jun juga harus bertanggungjawab dengan mengikuti serangkaian promosi baik itu di media ataupun jumpa fans.


"Sutradara Lin memberikan kita kesempatan mengikuti acara ragam. Karena Xiao Mo lebih bebas, maka aku bisa mengajukannya. Apa kau mau Mo er?"


Tentu saja Xiao Mo tidak keberatan dengan permintaan Zi Wei. Apalagi jika yang memintanya adalah wanita yang dia cintai.


"Aku juga tidak masalah," sahut Shen Jun.


Dua jawaban dari kedua artisnya itu membuat Wei Wei tersentak. ", Bagaimana bisa kalian ikut berdua? Selain hanya ada satu slot, Tuan Shen bukankah kau sedang menyusun lagu? Shooting ragam ini akan memakan waktu yang tidak sebentar."


Wei Wei menjelaskan jika shooting acara ragam ini akan memakan waktu, karena dilaksanakan selama 3 hari dalam seminggu. Itupun jika tidak ada kendala.


"Peluncuran albumku masih lama, lagipula aku juga memiliki tim yang solid. Jika aku bisa menghasilkan uang yang banyak untuk Big Star, apa Tuan Hong akan menolak?"


Anggota tim lain yang sempat setuju dengan Zi Wei tadi kini berpikir ulang. Pasalnya Shen Jun dikenal memiliki fanbase yang jumlahnya lebih dari sepertiga populasi penduduk di Tiongkok. Jadi jika semua pendukung Jun bisa menonton acara ragam itu, sudah dipastikan rating acara itu akan mencapai dua digit.


"Aku tahu, Tuan Shen memliki banyak penggemar. Tetapi, aku juga tidak mau acara ini akan menyita waktunya."

__ADS_1


Bukan lebih membela Xiao Mo daripada Jun, tetapi Zi Wei juga tidak ingin menyusahkan artisnya. "Kau masih tidak percaya padaku, Nona Wei?"


"Tentu saja aku percaya pada Tuan Shen, aku percaya dengan profesionalisme kerja Tuan Shen. Tetapi, aku juga tidak bisa mengesampingkan waktu Tuan Shen."


Keduanya kini terlibat perdebatan yang sengit, apalagi Shen Jun juga menyindir, "Apa kau takut aku akan mengambil alih posisi artismu, Nona Wei?"


"Apa maksudmu? Aku melakukan semua ini demi siapa? Harusnya kau tahu. Aku tidak ingin dicap sebagai orang yang mempekerjakan artis di luar batas." Zi Wei cukup tidak terima karena Shen Jun terus mendesaknya.


"Sudah, Jie! Bagaimana jika kita berdua casting ke sutradara Lin. Jika salah satu di antara kita tidak terpilih, maka harus berlapang dada."


Shen Jun tersenyum mengejek, "Rupanya dia masih ingin berkompetisi denganku, atau dia berniat mencari perhatian dengan Wei Wei?"


"Oke ... jika kalian tetap memaksa, aku bisa apa?"


Hasil finalnya, Shen Jun dan Xiao Mo akan saling memperebutkan slot untuk acara ragam tersebut. Acara ragam yang akan digarap Sutradara Lin tersebut nantinya akan menjadikan bintang tamu menjadi orang biasa yang berprofesi mengikuti arahan fans.


"Baiklah, kalau begitu aku akan menunggu kabar baik dari salah satu di antara kalian berdua." Rapat ditutup dan Zi Wei keluar ruangan dengan wajah memendam amarah. Wanita itu sudah pasti kecewa dengan Shen Jun. Dia memiliki alasan yang cukup menolak Jun mengikuti acara itu. Baginya Jun harus fokus menyelesaikan rekaman albumnya dan segera meluncurkan sesuai jadwal agar tidak terlambat.


Zi Wei menerima pesan yang masuk ke ponselnya. Nama Luo Bai terlihat mengiriminya pesan singkat.


"Aku akan menjemputmu nanti,"


"Iya", tulis Zi Wei singkat.


Setidaknya hanya Luo Bai lah yang bisa dia jadikan teman berbicara. Luo Bai selalu ada untuknya sejak dulu.

__ADS_1


__ADS_2