Takdir Cinta Zi Wei

Takdir Cinta Zi Wei
Bab 32


__ADS_3

Suasana di ruang rapat pemegang saham semakin menegang. Tidak hanya keringat dingin saja yang membanjiri pelipis Bos Huang, pria setengah abad itu juga tampak was-was karena ancaman para pemegang saham yang akan menjual saham mereka.


Pemimpin Big Star Entertainment itu kini terpaksa harus menghadapi para pemegang saham tanpa kehadiran keponakannya, Shen Jun.


Setiap detik terasa sangat lama bagi Bos Huang. Ia bahkan mendengar kabar dari pesuruhnya bahwa Shen Jun sedang berada di luar kota.


Bos Huang sangat yakin jika tidak bisa melewati semua ini sendiri. Dalam keluh kesahnya, dia hanya berdoa kepada Dewa dan meminta pertolongan untuk perusahaannya.


Namun, rupanya Dewa masih berpihak padanya. Hap yang tidak dia sangka sebelumnya ternyata terjadi. Artis pemegang saham terbesar di Big Star Entertainment sekaligus keponakannya datang dengan angkuh memasuki ruang rapat dadakan.


"Maaf aku datang terlambat!" sindirnya dengan nada congak seperti biasanya.


Padahal Shen Jun sangat paham sebab musabab kenapa dirinya sampai terlambat seperti ini. Semua ini pasti ulah Tuan Besar Han yang saat ini telah mempengaruhi seluruh investor tetap Big Star.


"Tidak ada gunanya kau datang, anak muda," sindir salah satu pemegang saham yang ngotot ingin menjual sahamnya.

__ADS_1


Jun tampak geram, tetapi lelaki itu tetap bisa menguasai emosinya. Jun berharap agar semua pemegang saham bisa lebih tenang dalam menyingkapi masalah.


Selain itu, Shen Jun juga menawarkan kesepakatan dengan dewan pemegang saham. Dia sendiri yang nantinya akan menggelontorkan dana pribadinya jika para investor mencabut dana bantuan ke Big Star Entertainment.


Meski masih terbilang dini, kekayaan Shen Jun selama bekerja di industri hiburan serta harta mendiang ayahnya bisa lebih dari cukup untuk berinvestasi ke Big Star Entertainment.


Tidak hanya Shen Jun saja, Ketua Huang juga tidak ragu jika harus menggunakan dana pribadinya juga. Karena selama ini, kehidupannya telah diangkat oleh Big Star dan juga Ibu Shen Jun.


Semua sepakat, Tidak hanya sebagian kecil pemegang saham saja. Beberapa investor yang mendengar kesepakatan ini juga mengurungkan niatnya untuk tetap mempertahankan dana mereka di perusahaan tersebut.


Selain cakap mencari jalan keluar, Jun juga bisa menghentikan pencabutan investasi besar-besaran itu.


"Paman tenang saja, semua ini tidak akan kubiarkan begitu saja."


"Jika kau lelah menjadi artis, bagaimana jika kau gantikan aku, Xiao Jun?'

__ADS_1


"Ah, aku belum tertarik, Paman."


**


Semua kini bisa tersenyum lega, masalah yang berada di tubuh Big Star bisa diselesaikan dengan mudah tanpa harus menggunakan cara kekerasan. Memang hal ini yang sangat dihindari oleh Shen Jun.


Kini, pegawai Big Star khususnya tim Zi Wei hanya perlu mempersiapkan peluncuran album terbaru Shen Jun.


Jadwal launching atau pemutaran perdana akan serempak di putar di radio dan beberapa platform streaming dan juga platform nonton video. Tidak hanya itu saja, Shen Jun dan Big Star juga akan merencanakan konferensi pers untuk menyambut album barunya di aula utama Big Star.


Besok adalah hari yang dipilih oleh Shen Jun karena bertepatan dengan hari pertamanya mengunggah lagu yang kali pertama dinyanyiin olehnya pada platform musik.


Shen Jun juga sangat menghargai bagai para fans telah mendukungnya selama ini. Dan karena dukungan dari fans dan pihak terkait itulah, karier bermusiknya bisa tetap bertahan dan terus terdepan hingga pada puncak ini.


Dukungan dari berbagai kalangan melalui surel yang masuk ke alamat email ataupun web Big Star terus membeludak. Bahkan akun media sosial Shen Jun juga tak luput dari banjirnya dukungan untuknya.

__ADS_1


__ADS_2