
Shen Jun segera pergi meninggalkan kantor Big Star Entertainment tanpa memedulikan tatapan penuh pertanyaan Zi Wei. Iya, Jun tidak ingin Zi Wei melihatnya terlibat pertengkaran dengan wanita yang Zi Wei sebut Bu Jane tadi.
Jane adalah nama panggung dari wanita yang bernama Huang Rui. Nama Huang memang sama seperti bos Huang ayah dari Huang Yin. Rui merupakan kakak kandung dari Bos Huang dan juga wanita yang telah memberikan seluruh sahamnya kepada Shen Jun.
Siapa sangka jika Jane masih memiliki hubungan darah dengan Shen Jun. Mereka benar-benar pandai menutupi kabar ini hingga tidak terendus oleh awak berita.
Dan Bos Huang sebagai mantan manager Jane yang kini mendirikan agensi sendiri memiliki power di kalangan dunia hiburan. Sehingga mereka bisa dengan mudah menutup akses pemburu berita.
Kini, Jane mengajak Zi Wei mantan asistennya yang telah lama tidak bertemu untuk mengobrol bersama. Tidak tanggung-tanggung, Jane mengajak Zi Wei untuk berbincang di ruangan pemimpin Big Star. Alhasil, Bos Huang hanya bisa mendengarkan dua wanita di ruangannya.
"Dia memang cocok denganmu, Jie! makanya aku memintanya untuk mengatur Xiao Jun." puji Bos Huang kepada Zi Wei yang dia nilai cukup kompeten menangani artis yang memiliki kepribadian buruk seperti Jun.
Jane menatap wajah Zi Wei seraya bertanya untuk memastikan, "Kau yang menangani Xiao Jun, Wei Wei? Anak nakal itu pasti sudah menyusahkanmu."
Zi Wei mengangguk dan menjelaskan bilamana dia kini terpaksa menjadi asisten sementaranya Shen Jun menggantikan Tan Ming. "Kenapa kau membuatnya harus berurusan dengan si tengik, Xiao Jun?" Jane merasa keberatan jika gadis sebaik Zi Wei harus terbiasa memahami Shen Jun. Karena, Jane paham dengan watak putranya.
Selama ini, Jane hanya mengalah bila bertemu dengan Jun. Karena Jane merasa bersalah kepada putranya. Selama hidupnya, Jun tidak pernah merasakan kasih sayang dari sang ibu.
Setelah perceraiannya dengan Tuan Shen, Jane tidak lagi bisa mendapatkan hati si kecil Jun. Bahkan Jun juga selalu menolaknya dengan alasan telah menelantarkan dirinya.
Untung saja, Tuan Shen masih berbelas kasih dengan tidak pernah melarang Jane bila ingin menemui putra satu-satunya. Kini, setelah kepergian mendiang Tuan Shen, Jane mentransfer seluruh saham Big Star miliknya ke tangan Shen Jun dan menjadikan Jun pemilik saham terbesar di agensi tersebut.
Tidak hanya sebagai artis saja, penghasilan fantastis Jun juga diperoleh dari bagi hasil keuntungan agensi tersebut. Apalagi, ibu dan pamannya telah membesarkan agensi tempat bernaung banyak artis papan atas. Meski sempat menolak, Paman Huang juga mengancam akan mempublikasikan hubungan kekeluargaan Jun jika pemuda itu menolak sahamnya.
__ADS_1
"Jika dia keterlaluan padamu, katakan saja padaku, Wei Wei." Jane akan membantu Wei Wei jika gadis itu mengalami kesulitan menangani Shen Jun. Bila perlu, dirinya akan melindungi Zi Wei.
"Tunggu dulu ... kurasa Anda benar-benar mengerti tentang Shen Jun, Ibu Jane?"
"Tentu saja, karena dia lahir dari rahimku." ucap Jane santai seraya terbahak tanpa canggung di ruangan adiknya.
Zi Wei sontak menutup mulutnya karena tidak mampu berkata apa-apa lagi. Bahkan jika gosip ini sampai di tangan awak media, pasti akan menjadi topik terhangat yang tidak akan habis untuk dikupas. Karena yang selama ini publik tahu, Ibu Jane adalah legenda artis papan atas dan kehidupan pribadinya tidak banyak diketahui oleh publik.
"Kau jangan kaget seperti itu, Nona Wei! kita memang menutup rapat hal ini. Agar karier Jun tetap aman." Bos Huang berpendapat demikian. Semua itu dilakukan agar Jun tidak mendapatkan masalah jika kabar ini berembus.
"Aku tahu, aku akan menjaga hal ini dengan baik. Namun, kenapa kalian memberitahukan aku mengenai ini?" tanya Wei Wei memastikan jika hanya dirinya lah yang tidak akan kena masalah jika hal ini terungkap nantinya.
Jane kembali tertawa seakan tidak ada hal yang perlu dia takutkan, "Mungkin takdirlah yang memutuskan, Wei Wei. Seperti takdir mempertemukan aku denganmu. Mungkin juga dengan adanya kau, hubunganku dengan Xiao Jun akan membaik."
Namun, dengan enteng Jane menjawab, "Tidak perlu, aku tahu seperti apa putraku."
**
Setelah pembicaraan ini, baik Jane dan Zi Wei tak terlihat bertemu lagi. Baik Jane dan Zi Wei akan memendam perasaan mereka sendiri dalam hati mereka masing-masing. Zi Wei kembali bekerja menemani Jun sebagai personal asistantnya. Sedangkan Jane kembali ke negara tempat tinggalnya.
Hanya beberapa hari saja Jane di negara ini, itupun cuma sekadar melihat keadaan Jun. Dan Shen Jun tampak baik-baik saja, bahkan Jane sungguh bisa bernapas lega karena ada Zi Wei yang dia percaya bisa menemani sang putra.
"Kenapa kau lama sekali? Aku hanya memintamu datang ke sini tanpa melakukan apapun." Sepertinya Jun emosi karena Zi Wei baru saja tiba di studio tempatnya menciptakan lagu terbaru.
__ADS_1
"Pada jam-jam sibuk seperti ini, jalanan padat merayap. Lagipula aku juga harus memastikan jadwal pemotretan Xiao Mo." jelas Zi Wei seperti tidak terima jika Jun memarahinya.
Tak kalah emosi, Shen Jun juga tidak terima jika Zi Wei selalu membahas Chen Mo. "Dia memiliki manager sendiri, asisten sendiri! kenapa kau terus peduli dengannya?"
"Tugasku adalah memastikan karier kalian tetap bersinar, karena itu tanggungjawabku. Jika kau keberatan, kau bisa pecat aku!" Kemudian Zi Wei bersedekap dengan wajah tak kalah emosi.
"Kenapa kau selalu seperti ini? Tidak bisakah kau ini diam saja dan menurut dan bergantung padaku?"
"Tidak!' sahut Zi Wei dengan kesal. "Karena aku bukan putri Utara yang bodoh seperti dulu."
Zi Wei melemparkan dokumen yang berisi jadwal pengambilan set pada acara ragam Shen Jun. Seusai melempar berkas itu, Zi Wei beranjak meninggalkan Jun dengan kesal. "Sepertinya apa yang dikatakan Bu Jane benar, dia memperlakukan aku dengan semena-mena. Dia pikir aku ini siapa?" Kesal, Zi Wei menendang kakinya ke depan seolah di depan adalah wajah Jun. Zi Wei seperti ingin membalas perbuatan Jun yang dia nilai kekanakan. Tidak hanya ini saja Zi Wei menerima perlakuan tidak mengenakan seperti ini.
Sebelumnya Jun juga pernah meminta Zi Wei datang ke rumahnya pagi buta hanya karena ingin joging bersama. "Kau gila', jam Lima pagi memintaku ke rumahmu?' bentak Zi Wei di telepon waktu itu.
"Tubuhmu lemah, sering kurang tidur. Karena kau malas berolahraga. Sebelum matahari tinggi dan banyak yang tahu, cepat kau pergi ke sini."
"Psikopat sepertimu tak layak jadi artis, Shen Jun!'
...****************...
__ADS_1