
Seperti yang diinginkan oleh Shen Jun, Zi Wei menuruti kemauan artisnya untuk tetap berada di rumah dan beristirahat. Entah kenapa tiba-tiba Zi Wei tidak tertarik berdebat dengan Jun. Selain merasa jika Jun bukanlah lawan debatnya, Zi Wei juga tidak menemukan sisi jahat pada diri Shen Jun selama ini. Mungkin waktu juga lah yang telah menyembuhkan ataukah waktu juga yang tetap menjaga luka di hati itu.
Lagipula Zi Wei masih belum sepenuhnya percaya jika Shen Jun adalah Pangeran Pertama Selatan yang telah menghabisi nyawanya pada kehidupan sebelumnya. Meski memiliki wajah yang sama, bukan berarti jika jiwa Jun sama dengan pria licik itu. Selain itu, perbedaan masa juga mempengaruhi hal tersebut.
Zi Wei telah beristirahat lama di rumahnya, dan pagi ini wanita berambut panjang tersebut ingin mengakhiri masa cutinya dengan kembali ke kantor Big Star Entertainment.
Namun, panggilan di pagi hari ini membuat Zi Wei terperanjat. Seseorang yang Zi Wei kenal sebagai kepala PR (Hubungan Masyarakat) Big Star mengabari Zi Wei tentang sebuah berita yang cukup membuat publik heboh dalam sekejap.
Kepala PR mengirimkan sebuah artikel yang berisi kabar burung serta dilampirkan sebuah potret Chen Mo serta Zi Wei di dekat mobil Xiao Mo.
Sebuah harian gosip membuat tajuk utama dengan berita lelucon yang menggambarkan Zi Wei dan Chen Mo sedang menjalin hubungan.
Tak lama seusai membaca berita tersebut, ponsel Zi Wei kembali berdering. Salah satu asisten Bos Huang dari Big Star mengabarkan agat Zi Wei dan Chen Mo tidak kembali ke kantor hingga mereka bisa menangani hal ini.
Tentu saja hal tersebut membuat emosi Zi Wei melonjak tinggi, "Bagaimana bisa mereka menulis lelucon murahan seperti ini?" gerutu Zi Wei, "Aku harus bicara dengan Xiao Mo."
Sedetik kemudian, Zi Wei melihat dengan jelas foto itu. Potret dirinya dan Chen Mo diambil dari angle yang berbeda dari tempat Shen Jun mendatangi mereka berdua kemarin. Sehingga, Zi Wei menduga jika foto itu diambil oleh paparazi yang menginginkan berita eksklusif dari Chen Mo yang sedang naik daun.
Zi Wei segera menelepon Chen Mo dan melarang agar Xiao Mo tidak keluar rumah dalam waktu dekat ini. Karena semua media pasti akan menyoroti langkah.
"Jie, aku tidak melakukan hal ini. Kau tahu sendiri seperti apa aku." Xiao Mo seperti merasa bersalah telah menyeret Zi Wei ke dalam masalah ini.
Selain beberapa karyawan Big Star yang berusaha menangani dengan mengirimkan pesan siaran pers ke awak media, Bos Huang juga membantu Zi Wei atas desakan dari keponakannya. Jika tidak, maka dana investasi untuk Big Star akan ditarik oleh Jun.
__ADS_1
**
Selama dua hari ini, pihak Big Star berusaha memperbaiki nama baik artisnya. Tidak hanya itu saja, pihak parlemen Big Star juga akan memanggil Zi Wei dan juga Chen Mo secara terpisah.
Hari ini Chen Mo memenuhi panggilan komite Big Star untuk mendengarkan pembelaan darinya. Dan Chen Mo tidak mengelak jika potret itu merupakan dirinya dan juga Zi Wei.
"Itu memang kami berdua, aku lah yang menyebabkan rumor ini merebak kuat. Tetapi, aku memiliki alasan untuk melakukan hal tersebut."
Chen Mo juga membenarkan jika dirinya telah lama menyukai Zi Wei. Dan tepat pada hari itu, Chen Mo mengakui jika ia telah mengutarakan perasaannya pada Zi Wei.
"Wei Jie, tidak bersalah!"
Komite pendisiplinan akan menimbang dan menindaklanjuti pengakuan Chen Mo. Hanya saja, pesan Bos Huang agat Xiao Mo memupus perasaannya saja. Karena bisa menghancurkan karier musiknya.
"Sebaiknya kau camkan hal itu!"
Setelah Chen Mo, kini giliran Zi Wei yang akan memenuhi panggilan komite pendisiplinan Big Star. Jantung wanita berusia genap dari 30 tahun itu semakin berdebar. "Apa aku akan dipecat?' gumamnya pelan.
Apalagi pada saat Zi Wei masuk ke kantor, semua mata melihatnya dengan pandangan mengejek. Tidak hanya itu saja, Nona Muda Huang bahkan menuduh Zi Wei sebagai biang kehancuran karier Chen Mo.
"Wanita sepertimu tidak layak di Big Star!" sindir Huang Yin pada Zi Wei.
Namun, Zi Wei tidak mempersoalkan hal itu, dia malah kembali ke ruangannya sebelum masuk ke ruangan rapat. Zi Wei mulai bersiap untuk mengemasi barang-barang di ruangannya jika nanti Zi Wei akan dipecat secara tidak hormat.
__ADS_1
Bahkan salah satu anak buahnya berkata, "Nona Wei, jangan tinggalkan tempat ini. Kami perlu Anda."
"Tetapi jika Big Star tidak menginginkan aku bagaimana?"
"Kami akan mogok kerja jika Nona dipecat, atau jika perlu kita keluar bersama,"
"Benar, kami tahu jika Nona tidak seperti yang ditulis oleh media. Semua itu hanya kesalahpahaman saja. Kami bisa bersaksi." timpal anak buah Zi Wei yang lain.
"Nona Wei, mereka telah menunggumu." Salah satu anak buah Zi Wei memanggilnya untuk segera beranjak ke ruang pertemuan.
"Baiklah, jika hasilnya tidak bisa diselamatkan, maka aku minta maaf." ujar Zi Wei sebelum keluar dari ruangannya dan segera menuju ruang rapat tertutup seperti kemauan mereka.
Zi Wei memantapkan langkah kakinya menuju tempat yang disetujui. Rupanya mereka telah menunggu Zi Wei. Tatapan mata para komite serta pemegang saham Big Star begitu menusuk ulu hati Zi Wei.
Mereka saling mengkonfrontir Zi Wei karena dinilai tidak becus menangani artisnya, sehingga dengan mudah terpotret. Selain itu, Zi Wei juga dipojokkan karena telah lalai sehingga membuat Chen Mo melakukan hal kurang ajar seperti itu.
Zi Wei hanya menunduk di kursinya tanpa diperkenankan melakukan pembelaan. Untung saja, kedatangan seorang yang bisa menjeda rapat.
"Tunggu, kenapa dalam situasi genting seperti ini tidak ada yang memberitahukan aku?" tegur Shen Jun begitu dia menerobos masuk ke ruangan rapat.
Zi Wei menoleh ke arah Shen Jun yang baru saja tiba bersama asistennya. Sontak Zi Wei tersentak dengan tatapan penuh pernyataan ke arah Shen Jun dengan sebuah arti "Sedang apa kau di sini?'
...****************...
__ADS_1