
Shen Jun mulai mengatur napasnya, sesekali penyanyi pria itu meremas standing mic yang berada di depannya. Napasnya kian teratur mana kala melihat kedatangan wanita yang menjadi akhir penantiannya.
Namun, sebelum hal yang ditakutkan oleh Zi Wei terjadi, produser artis itu sesegera mungkin mencari jalan keluar. Karena Zi Wei telah menduga jika Shen Jun akan melakukan hal bodoh yang bisa merusak citra kariernya.
Benar, beberapa jam sebelum peluncuran album Shen Jun dimulai, ada hal yang menganggu pikiran Zi Wei. Semua itu bermula ketika wanita cantik itu mendapatkan kiriman berupa busana tradisional khas China.
Hanfu berwarna biru tosca yang dibungkus rapi di dalam boks dengan pita merah itu membangkitkan kenangan Zi Wei sebagai seorang Putri Mahkota negara Selatan. Baju kebesaran khas klan selatan itu cukup mencolok dengan aksen berupa ornamen bunga krisan yang menjadi simbol Istana Putra Mahkota.
Zi Wei sempat menjatuhkan kotak yang telah terbuka itu dan mundur sedikitnya satu langkah dari tempat Zi Wei berdiri. Tanpa menunggu waktu lama lagi, Zi Wei segera keluar dari ruang kerjanya guna menenangkan pikiran kalutnya.
Sedangkan Shen Jun? Pria itu cukup puas dengan persiapan peluncuran album ke tiganya. Dengan mengusung tema kerajaan timur tempo dahulu, Shen Jun sengaja minta pihak dekorasi menyulap tempat acara layaknya Istana Putra Mahkota. Bahkan pepohonan serta rumput di Negara Selatan tidak luput dari persiapan Shen Jun.
__ADS_1
"Akhirnya kita bisa bersama lagi," ucap Shen Jun dengan puas sebelum persiapan mini konsernya dimulai.
**
Penantian Shen Jun semakin terasa lama karena sejak tadi, pria berwajah rupawan itu tak kunjung melihat batang hidung Zi Wei. Kehadiran wanita yang begitu diharapkan oleh Shen Jun itu sangat dinanti olehnya. Pun sama halnya dengan pengisi acara yang lainnya. Atas arahan dari Shen Jun lah, nantinya pihak pendukung acara akan mengiringi pernyataan cinta Shen Jun.
Mendekati puncak acara, pria yang mengenakan hanfu berwarna biru tua itu begitu tertegun dengan kedatangan wanita berambut hitam yang dinanti.
Shen Jun mulai mengatur napasnya, sesekali penyanyi pria itu meremas standing mic yang berada di depannya. Napasnya kian teratur mana kala melihat kedatangan wanita yang menjadi akhir penantiannya.
Shen Jun mengambil Mic yang bertengger di atas penyangga dan berjalan ke arah wanita yang begitu kukuh merebut hatinya. semua lampu panggung bersatu menyoroti Shen Jun dengan langkahnya. Betapa hal ini sangat dikeluhkan oleh Zi Wei.
__ADS_1
"Tidak! jangan lakukan hal bodoh! ini bisa menghancurkan kariermu." Sebagai seorang yang bertanggung jawab atas karier Shen Jun di dunia hiburan, tentu saja Zi Wei enggan jika melihat pria itu tersingkir dari popularitas yang selama ini dia raih hanya karena pengakuan cinta konyol.
Sebelumnya, hati Zi Wei semakin tidak beraturan setelah mendengar Huang Yin serta Chen Mo yang membahas jika kakak sepupu gadis itu hendak melamar wanita yang dicintainya.
Dengan memakai sepatu vansnya, Zi Wei bergerak gesit memecah sorot mata tajam yang kini bertumpu menghujaninya. Zi Wei masih mengenakan pakaian kerja karena memang ini lah tugasnya. Yakni mengamankan popularitas Shen Jun.
"Pria bodoh! tidak akan kubiarkan kau menghancurkan apa yang selama ini kau capai. Dan kini, semua pemegang saham Big Star sedang menyoroti kehidupanmu." Zi Wei terus mengutuk Shen Jun dalam hatinya.
Jika Zi Wei mati-matian ingin mempertahankan karier Shen Jun, sangat berbeda dengan penyanyi tampan itu. Sama sekali Shen Jun tidak memikirkan popularitas serta pencapaiannya. Yang ada di benaknya kini hanya ada Zi Wei dan dia akan memasung wanita itu agar tidak lagi meninggalkan hatinya.
Zi Wei mengedipkan kedua matanya seakan memberi kode Shen Jun untuk menghentikan rencananya. Tetapi, Shen Jun tidak gentar sedikitpun mesti semua sorot kamera pewarta berita sedang menghujani dirinya.
__ADS_1
"Kau tidak akan bisa lari lagi, karena setelah ini semua orang di dunia ini tahu bahwa kau milikku!" - - Shen Jun
"Silakan kau lakukan rencanamu! karena aku tidak akan diam saja. Mari lihat siapa yang menang?" - Zi Wei