Takdir Cinta Zi Wei

Takdir Cinta Zi Wei
Bab 35


__ADS_3

Shen Jun bergegas keluar dari acara peluncuran album terbarunya. Kejadian buruk yang menimpa Zi Wei tentu saja berat baginya. Terlebih lagi, panitia melarangnya untuk ikut membawa wanita itu menerima pertolongan karena Shen Jun harus bertanggungjawab menyelesaikan acara agar berjalan dengan lancar.


"Kakak harus mengikuti kata Wei Jie, dia telah menyusun acara ini. Jadi tolong hargai Wei Jie." Huang Yin membujuk Shen Jun agar tetap bertahan di tempat acara.


Dan A Yin juga menjelaskan jika Wei Wei akan baik-baik saja karena ada dia dan juga Chen Mo. Lagipula, ini adalah hari penting bagi Jun bukan?


Kini, usai acara selesai Shen Jun tidak memedulikan apapun. Dia berlari ke tempat Zi Wei menerima perawatan.


Sampai di sana apa yang Shen Jun temukan? Bukan keberadaan Zi Wei. Bukan kritisnya penyakit Zi Wei. Yang Shen Jun temukan hanyalah sepucuk surat yang ditujukan untuknya.

__ADS_1


Aku sudah berjanji padamu, pada ibumu dan juga pada ketua Huang bahwa aku akan menjadi pelindungmu. Dan ini adalah caraku untuk melindungimu, Shen Jun. Selama ini, kita sudah banyak menderita. Sehingga akan lebih baik jika kita tidak bersama. Tetaplah bertahan dengan karier musikmu, jangan pikirkan apapun. Teruslah memperjuangkan hidupmu, Tuan Shen. Karena kau berhak bahagia. Kini, di sisa kemampuanku, aku akan menjadikan kepergianku sebagai perisai untuk melindungi semua gosip atau kabar yang tidak sedap yang bertubi-tubi menyerangmu. Sebagai produser, aku akan melindungi semua artisku termasuk kau dan juga Chen Mo. Sampaikan salamku pada Ketua Huang. Terimakasih.


Jun meremas secarik kertas yang ditulis sendiri oleh Zi Wei. Wanita itu bersikukuh tidak ingin bersama dengannya. Meski berulangkali Shen Jun mencari cara, berulangkali jugalah Zi Wei tidak menoleh ke arahnya.


"Inikah yang dinamakan karma?" gumamnya pelan.


Tubuh Shen Jun mulai melemas, kakinya seperti tak mampu menopang berat badannya. Raganya seperti tidak mampu menopang kesedihan yang mendalam.


Jun mulai menyeka air mata yang mengalir dari pelupuk matanya. Pria itu menguatkan diri bangkit dan keluar dari tempat Zi Wei dirawat. Karena Zi Wei juga tidak barada di sana. Entah ke mana wanita itu pergi. Karena baik Shen Jun maupun teman yang lainnya tidak satupun yang mengetahuinya.

__ADS_1


Chen Mo sendiri cukup shock dengan apa yang Shen Jun katakan. "Aku hanya meninggalkan dia untuk membeli minuman di luar." jelas Xiao Mo.


"Apa? Wei Jie hilang?" Huang Yin menutup mulut dengan kedua tangannya.


"Ge, apa yang sudah kau lakukan padanya? Kenapa Jiejie meninggalkan kita?" Chen Mo tidak terima jika sampai Shen Jun menyakiti Zi Wei.


"Aku akan mencarinya, kalian bantulah aku! jika kalian menemukannya, segera kabari aku." Shen Jun bergegas keluar dan menyiapkan mobil yang akan dia kendarai sendiri untuk mencari keberadaan Zi Wei.


Sedangkan Chen Mo dan Huang Yin pergi ke pusat keamanan untuk mengecek kamera pengawas Rumah Sakit yang merekam kepergian Zi Wei. Dengan cara itulah setidaknya Xiao Mo dan A Yin bisa tahu Zi Wei pergi dengan siapa ataupun menaiki apa.

__ADS_1


Tenggelam, jiwaku dalam angan. Tak kulihat lagi cahaya cinta. Dan kamu hadir coba bawa bahagia. Ketika ku masih mati rasa.


Kar'na, Dia yang pertama membuatku cinta. Dia juga yang pertama membuatku kecewa. Kamu yang pertama menyembuhkan luka. Tak ingin lagi ku mengulang keliru akan cinta. Jadi kisah yang sempurna. Tuhan, yakinkan cinta ini. Hati yang terkunci, terbuka kembali


__ADS_2