Takdir Yang Berbicara

Takdir Yang Berbicara
Bab 29


__ADS_3

Azura masih ingat saat pertama kali bertemu dengan Leo. Kala itu di kota metropolitan yang gemerlap, di balik dinding-dinding marmer dan jendela-jendela kaca tinggi, terdapat kekuasaan, ambisi, dan intrik yang kuat di balik perusahaan besar Sentosa.


Leo, seorang pria berpenampilan elegan dengan senyum tajam yang selalu menghiasi wajahnya. Namanya melambangkan keberanian dan tekad dalam dunia bisnis yang keras. Leo adalah sosok yang inspiratif dan mempesona. Dia dihormati oleh banyak orang sebagai CEO brilian yang telah berhasil mengangkat perusahaan Sentosa ke puncak industri. Namun, di balik wajah itu, tersembunyi rahasia-rahasia yang kelam dan hal-hal yang dirahasiakan.


Di lantai yang ramai di gedung perkantoran perusahaan Wijaya, suasana sedang sibuk. Azura tengah asyik dengan pekerjaannya di meja kerjanya. Suara-suara telepon dan percakapan mengisi ruangan, menciptakan latar belakang yang akrab bagi kesehariannya.


Namun, sesuatu terasa berbeda saat Leo, seorang pria elegan dengan senyuman ramah, melangkah masuk. Dia membawa aura kepercayaan diri dan karisma yang terasa menonjol di antara keramaian. Pakaian bisnisnya yang rapi dan sikap tenangnya seakan mengatakan bahwa dia adalah sosok yang terbiasa dengan dunia bisnis yang berkelas.


Azura menoleh dan melihat Leo datang. Dia merasa sedikit terkejut oleh kedatangan CEO Sentosa itu, tetapi senyuman hangat Leo segera meredakan kekhawatirannya. Leo menemui Azura dengan sikap terbuka, seolah-olah mereka adalah teman lama yang baru bertemu kembali.


Leo tersenyum, "Selamat pagi, Bu Azura. Saya harap saya tidak mengganggu."


Azura mengangguk dengan ramah, "Selamat pagi, Pak Leo. Tentu saja tidak, saya senang bisa berbicara dengan Anda."


Leo mengambil tempat di depan meja Azura, dan mereka mulai berbicara tentang bisnis. Meskipun Azura belum pernah bertemu dengannya sebelumnya, Leo dengan cepat menciptakan atmosfer yang santai dan nyaman. Dia mendengarkan dengan penuh perhatian saat Azura menjelaskan tentang proyek-proyek yang sedang dia kerjakan, dan dia memberikan tanggapannya dengan bijak.


"Pak Leo. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk bertemu hari ini. Saya sangat senang bisa berdiskusi tentang proyek bisnis potensial bersama Anda."


"Sama-sama, Bu Azura. Saya juga senang bisa bertemu dan mendiskusikan peluang kerjasama dengan perusahaan Anda. Mari kita mulai!"


"Baiklah, saya mulai dengan memperkenalkan produk unggulan yang kami tawarkan. Perusahaan kami, Wijaya Techno, telah mengembangkan platform perangkat lunak AI terdepan yang dapat digunakan untuk menganalisis data dan memberikan wawasan bisnis yang mendalam."


"Baik, kelihatannya menarik."


"Dengan teknologi ini, kami yakin dapat membantu meningkatkan efisiensi dan produktivitas operasional bisnis Anda."


"Sangat menarik, Bu Azura. Kami memang mencari solusi teknologi yang dapat membantu kami dalam menganalisis data dan mengoptimalkan operasional perusahaan kami."


"Kebetulan kalau begitu, Pak Leo."


"Iya, namun, sebelum kami memutuskan untuk bekerja sama, kami ingin mengetahui lebih banyak tentang platform Anda. Bisakah Anda memberi kami presentasi lebih lanjut tentang fitur-fitur dan manfaat yang ditawarkan oleh produk Anda?"


"Tentu, Pak Leo. Saya akan mengatur presentasi detail tentang platform kami untuk Anda dan tim Anda. Selain itu, kami juga bersedia memberikan akses uji coba sehingga Anda dapat melihat langsung bagaimana platform kami berfungsi dalam lingkungan nyata perusahaan Anda."


"Terima kasih, Bu Azura. Itu akan sangat membantu. Selain itu, kami juga ingin membahas lebih lanjut tentang bagaimana kerjasama antara perusahaan kami akan berjalan. Apakah ada rencana kerjasama yang telah Anda siapkan?"


"Ya, kami telah menyusun proposal kerjasama yang mencakup berbagai opsi dan paket layanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda. Proposal ini mencakup detail tentang layanan yang kami tawarkan, biaya, jangka waktu kontrak, dan komitmen dari kedua belah pihak."


"Bagus. Saya berharap kami dapat meninjau proposal tersebut dan melakukan negosiasi lebih lanjut tentang hal-hal seperti biaya, tingkat dukungan teknis, dan jangka waktu kontrak. Kami juga ingin memastikan bahwa semua persyaratan dan kondisi kontrak telah ditetapkan dengan jelas dan adil bagi kedua belah pihak.'


"Saya setuju, Pak Leo. Transparansi dan keadilan dalam kontrak sangat penting bagi kami juga. Kami berkomitmen untuk menjalin kemitraan jangka panjang dengan klien kami, dan kami ingin memastikan kesepakatan yang menguntungkan bagi semua pihak."


"Baiklah, jika demikian, berapa jumlah kontrak yang Anda ajukan untuk kerjasama ini?"


"Kami telah menyiapkan tiga pilihan paket layanan yang dapat Anda pilih, tergantung pada tingkat dukungan dan fitur yang Anda butuhkan. Kisaran biaya untuk paket-paket ini telah dicantumkan dalam proposal kerjasama kami. Namun, kami juga siap untuk membahas opsi kustomisasi lebih lanjut jika Anda membutuhkan fitur yang tidak ada dalam paket kami."


"Baiklah, itu masuk akal. Kami akan meninjau proposal Anda dan membahasnya dengan tim kami. Jika semuanya berjalan lancar dan proposal ini sesuai dengan ekspektasi kami, kami ingin memastikan bahwa kami memiliki jangka waktu kontrak yang cukup untuk menguji platform dan melihat hasil yang signifikan dalam bisnis kami."


"Tentu, kami siap untuk membahas jangka waktu kontrak yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan perusahaan Anda. Kami ingin memastikan bahwa Anda mendapatkan nilai maksimal dari platform kami dalam periode kerjasama."


"Terima kasih, Bu Azura. Saya menghargai kesediaan Anda untuk berbicara dengan kami tentang ini. Kami akan meninjau proposal Anda dan memberikan respons lebih lanjut. Jika kami memiliki pertanyaan tambahan, apakah kami dapat menghubungi Anda?" Leo melirik pada Azura.


"Tentu, silakan jangan ragu untuk menghubungi saya atau tim kami jika Anda memiliki pertanyaan atau memerlukan informasi lebih lanjut. Kami siap membantu dan menjawab pertanyaan Anda kapan pun."


"Baiklah, sekali lagi terima kasih."


"Sama-sama, Pak Leo. Semoga kita dapat bekerja sama dalam proyek bisnis ini. Baik untuk selanjutnya, kami telah merencanakan solusi AI untuk menganalisis data bisnis Anda." Azura menatap Leo namun tetap profesional.


"Oh, menarik. Boleh nanti dipresentasikan dan uji coba produk Anda." Leo membalas tatapan Azura namun dia menatap dengan tatapan mesra.


"Baik, Pak Leo." Azura merasa canggung.


Leo tersenyum, "Bu Azura, saya benar-benar terkesan dengan dedikasi Anda dalam pekerjaan ini. Saya yakin kita bisa bekerja sama dengan baik dalam proyek ini."


"Terima kasih, Pak Leo. Kami akan atur presentasi dan berikan akses uji coba."


"Bagus. Ayo kita bicarakan kerjasamanya. Ada proposal kerjasama yang jelas?"


"Iya, proposalnya sudah ada. Biaya, dukungan, jangka waktu, dan komitmen sudah termasuk."


"Kami perlu review dan negosiasi lebih lanjut. Transparansi dan keadilan kontrak penting."


"Setuju, kami ingin kerjasama jangka panjang dan saling menguntungkan."


"Berapa jumlah kontrak yang Anda tawarkan?"


"Ada 3 pilihan paket layanan dengan biaya yang telah kami cantumkan."


"Oke, kita tinjau proposal ini. Jangka waktu kontrak cukup untuk melihat hasil?"


"Tentu, kita sesuaikan dengan kebutuhan Anda."


"Terima kasih. Saya akan review sebentar dan beri respons."


"Baik, Pak."


Beberapa saat kemudian...


"Bu Azura, saya sudah meninjau proposalnya. Saya tertarik dengan paket layanan yang ditawarkan. Namun, saya ingin menyesuaikan beberapa fitur agar sesuai dengan kebutuhan khusus perusahaan kami.


"Tentu, kami siap untuk kustomisasi sesuai kebutuhan Anda. Silakan jelaskan fitur tambahan apa yang Anda inginkan."


"Kami ingin integrasi data dengan sistem kami yang sudah ada. Selain itu, apakah kami bisa mendapatkan dukungan teknis tambahan?"


"Tentu, kami dapat membantu dengan integrasi data dan memberikan dukungan teknis tambahan sesuai permintaan Anda. Semuanya dapat diatur dalam kontrak kerjasama."


"Baiklah, kami juga ingin membahas jangka waktu kontrak. Apakah mungkin untuk memperpanjangnya menjadi 2 tahun?"


"Tentu, 2 tahun kerjasama adalah pilihan yang dapat diakomodasi. Kami ingin memastikan Anda memiliki waktu yang cukup untuk melihat dampak positif dari platform kami."

__ADS_1


"Bagus. Terima kasih atas keterbukaan Anda dalam kustomisasi dan fleksibilitas dalam jangka waktu kontrak. Kami akan membahasnya dengan tim kami."


"Sama-sama, Pak Leo. Kami senang dapat membantu."


"Terima kasih, Bu Azura. Semoga kita dapat mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan. O iya tim kami sangat tertarik dengan proposalnya. Mereka merasa bahwa produk dan layanan yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan kami."


"Itu sangat bagus, Pak Leo. Kami senang produk kami mendapatkan tanggapan positif dari tim Anda."


"Kami juga tertarik dengan kustomisasi yang Anda tawarkan. Namun, sebelum kami membuat keputusan akhir, kami ingin mengetahui lebih lanjut tentang tingkat dukungan teknis yang dapat kami harapkan dari tim Anda."


"Tentu, Pak Leo. Kami memiliki tim dukungan teknis yang terampil dan berpengalaman yang siap membantu Anda setiap saat. Anda akan memiliki akses ke layanan dukungan pelanggan 24 jam 7 hari untuk memastikan platform berjalan dengan lancar."


"Bagus, dukungan 24 jam 7 hari sangat penting bagi kami karena operasional kami berjalan setiap saat. Selain itu, apakah kami bisa mendapatkan panduan pengguna untuk membantu tim kami memanfaatkan platform secara efisien?"


"Tentu saja, Pak Leo. Kami akan menyediakan panduan pengguna yang jelas dan mudah dipahami untuk membantu tim Anda mengoptimalkan penggunaan platform kami."


"Itu bagus. Kami juga ingin membahas detail lebih lanjut tentang prosedur implementasi dan integrasi dengan sistem kami yang sudah ada."


"Tidak masalah, Pak Leo. Kami akan menyusun rencana implementasi yang detail dan bekerja sama dengan tim Anda untuk memastikan proses integrasi berjalan lancar."


"Baiklah, ide bagus. Kami akan membahasnya lebih lanjut dengan tim kami."


"Terima kasih, Pak Leo. Kami menghargai waktu dan perhatian Anda dalam proses ini."


"Sama-sama, Bu Azura. Tim kami juga ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan teknis yang akan kami dapatkan dari Anda. Itu akan sangat membantu dalam integrasi dan implementasi platform."


"Senang mendengarnya, Pak Leo. Kami berkomitmen untuk memberikan dukungan teknis yang terbaik bagi pelanggan kami. Kami ingin memastikan implementasi berjalan lancar dan sukses bagi perusahaan Anda."


"Kami juga ingin membahas lagi mengenai jangka waktu kontrak. Tim kami lebih condong ke kontrak selama 3 tahun untuk memberikan waktu yang cukup untuk memaksimalkan manfaat dari platform Anda."


"Kami siap untuk menyesuaikan jangka waktu kontrak sesuai keinginan tim Anda. Jika 3 tahun adalah yang diinginkan, itu bisa menjadi pilihan yang baik untuk memastikan dampak yang signifikan pada bisnis Anda."


"Bagus. Kami juga ingin mengevaluasi ulang biaya dan paket layanan yang ditawarkan untuk memastikan nilai yang optimal bagi perusahaan kami."


"Tentu, kami dapat melakukan evaluasi ulang bersama untuk memastikan paket layanan sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda. Biaya kami buka untuk negosiasi agar Anda mendapatkan nilai terbaik."


"Baik, kami setuju dengan penawaran Anda."


"Itu sangat menggembirakan, Pak Leo. Kami senang dapat menjadi mitra untuk membantu perusahaan Anda mencapai tujuan bisnis yang lebih besar."


"Kami juga berterima kasih atas fleksibilitas dan kerjasama yang Anda tunjukkan selama proses negosiasi. Kami yakin ini akan menjadi kemitraan yang saling menguntungkan."


"Sama-sama, Pak Leo. Kami berusaha untuk memberikan layanan dan dukungan terbaik. Kapan Anda ingin memulai implementasi platform kami?"


"Kami berharap untuk segera memulai implementasi. Tim kami siap untuk mengintegrasikan platform ke dalam sistem kami yang sudah ada."


"Baik, kami akan mengatur tim teknis kami untuk membantu proses integrasi. Kami akan menjadwalkan pertemuan lebih lanjut untuk membahas rincian implementasi."


"Terima kasih atas kerjasama Anda. Kami juga ingin mengonfirmasi kembali mengenai jangka waktu kontrak. Apakah 3 tahun menjadi pilihan yang kami sepakati?"


"Ya, benar. Kami sudah mencatat bahwa perusahaan Anda ingin jangka waktu kontrak selama 3 tahun, dan kami setuju dengan kesepakatan tersebut."


"Bagus. Kami berharap selama 3 tahun ini, platform Anda dapat membantu meningkatkan kinerja bisnis kami secara signifikan."


"Terima kasih, Bu Azura. Kami sangat berharap untuk memulai kemitraan ini dengan baik."


"Sama-sama, Pak Leo. Semoga proyek kerjasama ini berjalan lancar dan sukses."


"Terima kasih atas perhatian Anda. Kami akan melakukan yang terbaik dalam kerjasama ini."


"O iya, Pak Leo. Bagaimana dengan persiapan implementasi proyek kerjasama kita?"


"Kami sebenarnya sudah mempersiapkan untuk memulai implementasi platform Anda di perusahaan kami."


"Saya senang mendengarnya, Pak Leo. Kami juga sebenarnya sudah mempunyai tim teknis kami untuk membantu dengan proses integrasi."


"Bagus. Sebagai langkah awal, apakah kami bisa mendapatkan akses ke platform dan panduan pengguna untuk tim kami?"


"Tentu saja. Saya akan memberikan akses akun dan panduan pengguna dalam waktu dekat."


"Baik, terimakasih. Selain itu, kami juga ingin menjadwalkan pertemuan rutin untuk memantau kemajuan proyek dan membahas setiap isu yang mungkin muncul selama perjalanan kerjasama ini."


"Saya setuju. Pertemuan rutin akan membantu menjaga komunikasi yang baik dan memastikan proyek berjalan sesuai rencana."


"Baik, maka kami akan mengirimkan jadwal pertemuan kami dalam waktu dekat."


"Bagus. Kami menunggu jadwal tersebut."


"Terima kasih atas perhatiannya, Bu Azura. Kami akan berusaha semaksimal mungkin dalam proyek ini."


"Sama-sama, Pak Leo. Kami berharap proyek ini menjadi sukses bagi perusahaan Anda. Semoga implementasi berjalan lancar dan memberikan manfaat yang signifikan."


"Kami juga berharap hal yang sama. O iya, Bu Azura. Kami ingin memberitahukan bahwa kedepannya mungkin akan ada beberapa kendala yang muncul selama proses integrasi."


"Oh, begitu ya? Apa saja kendalanya, Pak Leo?"


"Salah satu kendalanya adalah kesulitan dalam mengintegrasikan data dari beberapa sistem internal kami ke dalam platform Anda. Sistem kami membutuhkan kustomisasi yang lebih lanjut agar dapat berfungsi dengan baik."


"Saya mengerti, Pak. Kami akan segera mengirimkan tim teknis kami untuk membantu menyelesaikan jika masalah ini terjadi nanti. Apakah ada kendala lain yang mungkin terjadi?"


"Ya, kami juga akan mengalami sedikit hambatan dalam memahami beberapa fitur yang lebih kompleks dari platform Anda. Panduan pengguna kami mungkin perlu diperluas untuk mengatasi hal ini."


"Terima kasih atas umpan baliknya. Kami akan memperbarui panduan pengguna kami agar lebih jelas dan informatif. Apakah ada masalah lain yang perlu kami tangani?"


"Sejauh ini, kami belum memikirkan masalah lain yang signifikan. Namun, kami ingin memastikan bahwa tim dukungan teknis Anda harus tetap tersedia dan responsif selama proses implementasi nanti."


"Kami mengerti pentingnya dukungan teknis selama implementasi. Tim dukungan kami akan tetap siap membantu dan memberikan respons yang cepat."


"Bagus. Kami juga berharap untuk terus menjaga komunikasi yang baik dan mengatasi masalah dengan cepat."

__ADS_1


"Tentu, komunikasi yang baik sangat penting. Pertemuan rutin kami akan terus berlangsung dan kami juga siap mengadakan pertemuan mendadak jika diperlukan."


"Itu akan sangat membantu. Kami ingin memastikan bahwa proyek ini berjalan sesuai rencana dan mencapai hasil yang diharapkan."


"Sama-sama, Pak Leo. Kami berkomitmen untuk membantu perusahaan Anda mencapai kesuksesan melalui platform kami. Selanjutnya, bagaimana rencana untuk kerjasama berkelanjutan?"


"Maaf, bagaimana maksud Anda?"


"Maksud saya, kerjasama berkelanjutan adalah salah satu hal yang ingin kami bangun. Kami berharap untuk terus bekerja sama mencapai kesuksesan."


"Oh untuk hal itu, kami juga sebenarnya tertarik untuk menjalin kerjasama berkelanjutan dengan perusahaan Anda. Platform Anda akan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi operasional kami."


"Bagus. Untuk kerjasama berkelanjutan, kami akan menyusun rencana layanan dan perpanjangan kontrak yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda."


"Itu akan sangat membantu. Kami ingin memastikan perpanjangan kontrak dan layanan yang ditawarkan dapat mengakomodasi pertumbuhan bisnis kami."


"Kami fleksibel dalam menyusun rencana layanan dan kontrak. Kami akan bekerja sama untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan."


"Selain itu, apakah Anda memiliki rencana untuk pengembangan produk atau peningkatan fitur di masa depan? Itu akan menjadi pertimbangan penting bagi kerjasama berkelanjutan."


"Tentu, kami memiliki rencana untuk terus mengembangkan produk dan meningkatkan fitur berdasarkan umpan balik dari pelanggan kami. Kami juga akan melibatkan tim Anda dalam proses tersebut."


"Itu sangat baik. Kami berharap dapat memberikan kontribusi untuk pengembangan produk agar sesuai dengan kebutuhan pasar."


"Kami menghargai kontribusi dan umpan balik kedepannya dari perusahaan Anda. Kerjasama berkelanjutan akan membantu kami terus memperbaiki dan menyempurnakan produk kami."


"Bagus. Kami sudah sangat puas dengan rencana platform Anda. Kami akan segera membahas rencana kerjasama berkelanjutan ini dengan tim manajemen kami."


"Terima kasih atas kepercayaan dan kesempatan ini, Pak Leo. Kami berharap untuk memperkuat kerjasama kita dan mencapai hasil yang luar biasa."


"Sama-sama, Bu Azura. Kami berterima kasih atas dukungan Anda. Selain itu, apakah Anda memiliki rencana untuk pengembangan produk atau peningkatan fitur di masa depan? Itu akan menjadi pertimbangan penting bagi kerjasama berkelanjutan."


"Tentu, kami memiliki rencana untuk terus mengembangkan produk dan meningkatkan fitur berdasarkan umpan balik dari pelanggan kami. Kami juga akan melibatkan tim Anda dalam proses tersebut."


"Itu sangat baik. Kami berharap dapat memberikan kontribusi untuk pengembangan produk agar sesuai dengan kebutuhan pasar."


"Kami menghargai kontribusi dan umpan balik dari perusahaan Anda. Kerjasama berkelanjutan akan membantu kami terus memperbaiki dan menyempurnakan produk kami."


"Bagus. Kami sudah sangat puas dengan rencana kinerja platform Anda. Namun, apakah ada produk lain yang dapat ditawarkan untuk meningkatkan sinergi kerjasama ini?"


"Tentu, kami memiliki produk lain yang dapat menambah nilai bagi perusahaan Anda. Salah satu produk yang menarik adalah layanan keamanan siber yang dapat melindungi data dan sistem Anda dari ancaman cyber."


"Layanan keamanan siber akan menjadi tambahan yang sangat berguna bagi kami. Kami ingin menjaga data dan informasi penting perusahaan kami dengan lebih baik."


"Kami senang mendengarnya. Selain itu, kami juga memiliki solusi analisis data lanjutan yang dapat memberikan wawasan mendalam tentang tren dan peluang bisnis."


"Itu sangat menarik. Layanan analisis data lanjutan akan membantu kami mengambil keputusan strategis yang lebih cerdas."


"Bagus. Kami akan menyusun penawaran khusus untuk produk tambahan ini dengan harga yang kompetitif sebagai bagian dari kerjasama berkelanjutan ini."


"Kami mengapresiasi penawaran tersebut. Kami akan membahasnya dengan tim manajemen kami dan memberikan respons segera."


"Terima kasih atas kepercayaan dan kesempatan ini, Pak Leo. Kami berharap untuk memperkuat kerjasama kita dengan penawaran produk tambahan ini."


"Tentu, Bu Azura. Kami tertarik dengan layanan keamanan siber dan solusi analisis data lanjutan yang Anda tawarkan."


"Saya senang mendengarnya, Pak Leo. Kedua layanan tersebut akan memberikan manfaat besar bagi perusahaan Anda."


"Benar. Namun, tim kami masih mempertimbangkan sisi finansial dalam memutuskan kerjasama tambahan ini. Apakah Anda bersedia membahas harga yang lebih fleksibel?"


"Tentu saja, kami selalu terbuka untuk mendiskusikan harga yang lebih sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda. Apa yang menjadi pertimbangan anggaran tim Anda?"


"Kami mengharapkan harga yang lebih kompetitif untuk memastikan nilai investasi yang optimal. Apakah ada kemungkinan untuk menyesuaikan harga atau memberikan paket diskon untuk layanan tambahan ini?"


"Kami memahami pentingnya anggaran yang tepat. Kami bersedia untuk menyesuaikan harga dan memberikan diskon khusus untuk Anda sebagai bagian dari kerjasama berkelanjutan ini."


"Itu sangat membantu. Kami juga ingin memastikan bahwa layanan yang ditawarkan tetap berkualitas dan sesuai dengan harapan kami."


"Tentu, kami akan tetap memberikan layanan dan dukungan terbaik sebagaimana yang kami berikan untuk produk utama kami. Kualitas dan keamanan adalah prioritas utama kami."


"Bagus. Apakah kami bisa mendapatkan rincian lebih lanjut tentang penyesuaian harga dan diskon yang Anda tawarkan?"


"Saya akan segera mengirimkan proposal harga yang sudah disesuaikan kepada Anda. Di dalamnya akan mencakup rincian penyesuaian harga dan diskon yang dapat Anda nikmati."


"Terima kasih, Bu Azura. Kami akan meninjau proposal tersebut bersama tim manajemen kami."


"Tidak masalah, Pak Leo. Kami berharap proposal tersebut sesuai dengan harapan Anda. Jika ada hal lain yang perlu didiskusikan atau bantuan lain yang Anda butuhkan, jangan ragu untuk menghubungi saya."


"Terima kasih atas kerjasama dan fleksibilitas Anda, Bu Azura. Kami berharap dapat mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan."


"Sama-sama. Kami menghargai kesempatan ini dan berharap dapat terus memperkuat kerjasama"


Azura tersenyum , "Terima kasih, Pak Leo. Saya sangat bersemangat untuk bisa berkolaborasi dengan perusahaan Sentosa."


Pertemuan mereka berlangsung dengan lancar, dan Leo dengan ramah mengajukan beberapa saran konstruktif untuk perbaikan dalam proyek Azura.


Setelah pertemuan selesai, Leo memberikan kartu bisnisnya kepada Azura sambil tersenyum ramah.


Leo memberikan kartu bisnisnya, "Jika Anda membutuhkan bantuan lebih lanjut atau ingin berbicara tentang proyek ini lebih lanjut, jangan ragu untuk menghubungi saya, Bu Azura."


Azura mengambil kartu dengan penuh apresiasi, "Terima kasih, Pak Leo. Saya pasti akan melakukannya."


Dengan senyuman hangat, Leo meninggalkan meja Azura dengan langkah elegan. Pertemuan itu meninggalkan kesan positif di hati Azura, dan dia merasa bahwa dia baru saja bertemu dengan seseorang yang lebih dari sekadar seorang CEO, tetapi juga seorang mentor yang inspiratif.


Pada awal pertemuannya dengan Leo, Azura sangat terkesima dengan penampilannya. Namun kini, entah apa yang merasukinya hingga dia berubah menjadi seseorang yang sangat berambisi, bahkan tega menyingkirkan siapa pun yang menghalangi rencananya.


Dalam dunia bisnis yang gelap, Leo terlibat dalam manipulasi dan intrik demi mencapai tujuannya. Informasi yang dimanipulasi, kompetitor yang dijatuhkan, dan karyawan yang tak berdaya yang menjadi korban dari ambisinya. Dia tidak segan menggunakan cara-cara kotor untuk mengamankan posisinya, meskipun dampaknya begitu besar.


Tak seorang pun benar-benar tahu betapa jauh Leo bertindak untuk mencapai apa yang diinginkannya. Pesaing yang mencoba membongkar kebusukan di balik tirai perusahaannya dengan cepat menemui nasib buruk. Bukannya melaporkan, namun mereka hilang tanpa jejak. Leo mengatur setiap langkah dengan hati-hati, menjaga reputasinya yang terlihat sukses tetap utuh sementara dia merangkul kegelapan dalam hatinya.

__ADS_1


Namun, di tengah keberhasilan yang mengalir seperti arus deras, Leo mulai merasa ada kekosongan dalam dirinya. Setiap eksekusi terencana dan setiap permainan kotor telah membuatnya kehilangan kontak dengan sahabat, teman baik, dan bahkan keluarga. Dia merenung tentang apakah kekuasaan yang dia raih sepadan dengan kehilangan sepotong dirinya yang penuh nurani.


***


__ADS_2