
Para pengawal yang terkena serangan pedang hanya terluka ringan dan masih bisa menunggangi kuda nya masing-masing. Rombongan kerajaan, dan putri shopia serta pangeran charles pun melanjutkan perjalanan nya.
"tuan putri anda sangat hebat" kata annie dengan bertepuk tangan Annie terlihat sangat bangga pada tuan putri nya.
"ha? Apa nya yang hebat, itu belum apa-apa aku masih kalah jauh sama guru ku" bantah putri stella.
"guru? Memang siapa guru anda tuan putri?" Tanya annie penasaran.
"emm... Ee....etoo mm Mimpi! " jawab putri stella spontan.
"ha? Mimpi? maksud nya bagaimana tuan putri? Saya tidak mengerti " sahut annie.
" aahh Pokoknya ada di mimpi aku ga bisa jelaskan" sahut putri stella kebingungan.
Annie hanya mengangguk-ngangguk saja dan tidak bertanya lagi.
30 menit kemudian rombongan kerajaan pun tiba di tempat arena lomba berkuda.
"tuan putri anda sudah disini? " panggil grand duke edward pada putri claire.
"pangeran Charles juga bersama rombongan kerajaan? " Tanya grand duke edward lagi.
" ahh iyaa kami bertemu di perjalanan " jawab pangeran Charles.
Mereka pun saling mengobrol satu sama lain, pangeran philip dan putri shopia juga bergabung untuk mengobrol, sedangkan di sisi lain putri stella tampak gusar.
"ahh sial karena di puji-puji aku hampir melupakan tujuan awal ku datang kesini" keluh putri stella.
"Kali ini harus berhasil" gumam nya sendirian.
Annie tidak menemani putri stella, Annie sedang bersama para pengawal, luka bastian yang terkena goresan pedang tampak nya sedikit membengkak dan bastian tidak bisa mengikuti lomba berkuda.
"mereka siapa? kenapa mereka berani-berani nya menyerang keluarga kerajaan. dan apa-apa an tanda di tangan nya itu" Stella yang sibuk berbicara sendiri tidak menyadari kehadiran pangeran philip.
"ehem" suara berdehem.
Putri stella menoleh ke belakang pangeran philip yang juga melihat ke arah stella, mata mereka saling bertatap-tatap an.
"apa? " Tanya putri stella.
"kue serabi nya sangat enak" Kata pangeran philip.
"Haa?? Ahhh kau memakan kue serabi yang aku berikan pada mu waktu itu? " Tanya putri stella bersemangat.
"eemmm" sahut pangeran philip tersenyum.
"Apa-apaan senyum nya itu sejak kapan Dia tersenyum seperti itu ini pertama kali nya aku melihat dia tersenyum, Kenapa jantung ku berdebar-debar" Pikiran putri stella.
"putri stella wajah anda memerah apakah anda baik-baik saja? " Tanya pangeran philip.
"a-apa maksud mu, tentu saja aku baik-baik saja" sahut putri stella gugup.
"begitu yaa syukurlah, ah iyaa saya sudah mendengar tentang anda dan putri claire di perjalanan sebelum kesini kalian di hadang oleh orang-orang berjubah? " Tanya pangeran philip.
__ADS_1
"ahh yaa itu benar" jawab putri stella.
"a-apa anda baik-baik saja? Apakah kamu terluka? " Tanya pangeran philip khawatir.
"aku? Aku baik-baik saja kok, tenang saja malahan aku yang mengusir mereka" Kata putri stella dengan bangga.
"anda hebat tuan putri " ucap pangeran philip dengan wajah kagum dan terlihat sangat tampan di mata putri Stella.
"Eeehhh a-apa nya yang hebat, itu biasa aja" kata putri stella terbata-bata dengan wajah yang nge-blush dan merasa senang di puji oleh pangeran.
Acara lomba berkuda pun telah di mulai semua peserta yang mengikuti lomba nya telah siap.
Putri stella dengan rencana juga sudah siap berada di ujung jalan. agar ketika kuda berlari dia bisa segera melompat ke arah kuda nya.
" 3,2,1 mulai!!!! " suara di mulai telah di teriak kan.
Kuda-kuda segera berlari dengan kencang nya dan putri stella segera berlari ke tengah-tengah jalan yang akan di lalui kuda.
"awass!! pergi dari sana, kuda nya tidak bisa di hentikan sekarang ! " teriak seorang penunggang kuda dari arah depan yang tidak akan sempat untuk memberhentik kan kuda nya.
"aahhhh" putri stella berteriak ketika kuda mulai menghampiri nya. Tetapi seseorang segera menarik putri stella dari jalan yang di lewati kuda itu.
Aku putri stella, sekarang aku sudah berada di tengah-tengah jalan tempat kuda berlari, Kali ini pasti berhasil itu dia kuda nya datang. "aaaaaahhhh" aku berteriakk karena terkejut tapi tiba-tiba seseorang menarik tubuh ku dari sana. apa yang terjadi aku baik-baik saja. ku lihat pangeran philip memeluk tubuh ku.
"ahh siall apa-apaan ini?" kesal putri stella karena rencana nya telah di gagal kan pangeran philip.
"Apa kau baik-baik saja? Apa yang kau lakukan disana? !!" teriak pangeran philip dengan wajah khawatir.
Aku berniat memarahi nya karena dia sudah menggagal kan rencana ku, tapi malah dia yang memarahi ku, dengan wajah nya yang khawatir. Aku jadi tidak bisa marah -_- hufttt.
"aahh maaf-maaf" kata pangeran philip dengan wajah yang memerah.
"putri stella berjanji lah pada ku kau tidak akan melakukan hal-hal seperti itu lagi" pangeran philip memegang kedua tangan putri stella.
Putri stella merasa malu. wajah yang memerah dan jantung yang berdebar-debar. putri stella hanya menganggukan kepala nya saja.
"anak pintar" ucap pangeran philip dengan mengelus-ngelus rambut putri stella dan tersenyum cerah pada nya.
Putri stella yang melihat sikap pangeran pun merasa senang.
"aah aku harus pergi. sebentar lagi giliran ku berlomba" Kata pangeran.
"eemmm" gumam putri stella..
"perhatikan aku dan tetap disini" kata pangeran philip setelah mendapat kan persetujuan putri stella. Pangeran philip pun segera meninggalkan putri stella.
Setelah kerpegian pangeran philip putri stella baru menyadari nya.
"apa yang aku lakukan? Arrgghhhh" Stella yang menampar-nampar pipi nya pelan.
"kenapa semua nya jadi begini? Kenapa aku membiarkan dia melakukan semua yang dia mau, memeluk ku? Menggagalkan rencana ku? Bukan begini seharusnyaaa...! Tidak tidak tidakk arrgghhhh sial!! " putri stella terlihat prutasi rencana yang sudah dia tunggu-tunggu berakhir dengan kegagalan.
"bodoh..!! bodoh..!! bodoohh...!!!" putri stella yang sibuk mengutuk diri nya sendiri.
__ADS_1
"apa yang kau lakukan tuan putri? " Tanya annie yang melihat tuan putri nya menggeleng-geleng kan kepala dengan menampar-nampar wajah nya. sontak putri stella pun terkejut.
"A-annie sejak kapan kau disini? " Tanya putri stella, Stella merasa khawatir kalo Annie akan mendengar apa yang barusan dia katakan pada diri nya sendiri.
"Aahh Ketika anda teriak bodoh bodoh bodoh, 3 kali" ucap Annie dengan menunjukan ketiga jari nya.
"Aahh begitu ya.." sahut putri stella merasa lega.
"yaa, jadi ada apa dengan anda tuan putri? " tanya Annie lagi.
"tidak ada, aku hanya merasa bodoh saja tidak bisa mengikuti lomba berkuda seperti kakak ku" kata putri stella mencari Alasan.
"hemm begitu ya, anda jangan merasa sedih tuan putri, anda sangat hebat bermain pedang, kalo tidak bagaimana kalo pulang nanti anda meminta tuan putri claire untuk mengajarkan anda cara menunggangi kuda," ucap annie.
"Aahh berkuda yaa? " kata putri stella.
"yaa bagaimana menurut anda? " Tanya annie.
"yeah bukan ide buruk sii" kata putri stella.
"tuh kan, anda akan semakin hebat, bisa berkuda dan hebat bermain pedang, aku yakin setelah ini orang-orang akan mengakui bahwa anda menjadi tuan putri yang hebat, " ujar Annie yang merasa bangga.
"ahh kau berlebihan Annie, ngomong-ngomong aku lapar, dimana Kita bisa mendapat kan makanan? " Tanya putri stella.
"ahh disana" Kata Annie yang menunjuk ke arah keluar arena lapangan berkuda.
"kalo begitu ayok kita pergi kesana, aku tidak bisa fokus menonton ketika perut ku keroncongan " sahut putri stella.
"baikkk tuan putri" Annie yang menjawab.
Putri stella dan annie pun pergi meninggalkan arena lapangan dan pergi ke luar ke tempat dimana banyak orang yang berjualan.
"Waahh ini seperti pasar malam saja, ramai sekali" putri stella berseru.
"pasar malam? Apa itu tuan putri? " Tanya annie tidak mengerti.
"ahh itu tempat dimana banyak orang-orang yang menjual makanan, pakaian lan lain sebagai nya seperti sekarang" jawab putri stella.
"ohh itu di nama kan pasar malam? " Tanya annie lagi
"Yuppp" sahut putri stella dengan senang.
Di sisi pangeran philip sudah selesai berkuda, mata nya mencari-cari putri stella tapi putri stella tidak ada di tempat dimana dia menyuruh nya untuk menunggu.
"kau sedang mencari siapa? Tanya grand duke edward yang melihat pangeran philip seperti mencari sesuatu.
"itu putri stella tadi dia duduk di sebelah sana" Kata pangeran philip menunjuk ke tempat duduk di samping arena lapangan.
"tapi sekarang aku tidak melihat nya lagi, " kata pangeran philip lagi.
"Aahh aku tadi melihat putri stella dan pelayan nya keluar ke arah meninggalkan arena lapangan ini, seperti nya mereka sedang mencari jajanan. karena mereka pergi ke sebelah kanan, disana banyak orang-orang yang berjualan" grand duke edward menjelaskan.
"Aahh aku mengerti? Jaaahh kalo begitu aku duluan grand duke, terimakasih " Ujar pangeran philip, lalu segera pergi keluar meninggalkan arena lomba berkuda.
__ADS_1
Grand duke yang melihat pangeran philip tampak bersemangat itu terheran-heran.
Apakah karena dia akan menemui tunangan nya sehingga dia terlihat lebih semangat Dari sebelum nya, sepertinya hubungan kedua nya sekarang lebih jauh lebih baik.