Teleportasi Ke Dunia Lain

Teleportasi Ke Dunia Lain
Eps 15


__ADS_3

Setelah menertawai kelucuan putri stella, pengawas lapangan pun memanggil semua peserta lomba berkuda untuk berkumpul.


Semua orang pergi ke tempat asal suara.


Sementara putri stella dan annie tidak ikut bersama mereka.


Stella dan Annie menunggu mereka di gerbang pintu arena lapangan.


Stella masih terpikir kan tentang pangeran anthony, dari pertama kali bertemu di acara pesta, stella tahu ada sesuatu dengan pangeran anthony tapi stella tidak tahu apa itu.


Dan untuk pertemuan hari ini dia semakin yakin kalo pangeran anthony menyembunyikan sesuatu dari nya.


"aaahhh" putri stella yang memukul-mukul kepala nya sendiri, akhir-akhir ini banyak yang membuat nya prutasi, apalagi rencana hari ini gagal total membuat nya kesal saja ketika harus mengingat nya.


"Annie kapan kita akan pulang?, aku sudah lelah disini" keluh putri stella pada annie, annie sedang fokus menatap arena lapangan. dimana semua peserta lomba berkuda sedang berkumpul dengan pengawas yang mengatur acara perlombaan.


"ahh iya tuan putri, tunggu sebentar" kata annie yang tersadar kan dari fokus nya tatapan ke arah arena lapangan.


"itu seperti nya pengawas akan mengumumkan pemenang nya" kata annie lagi melihat tuan putri nya yang sudah mengeluh, terlihat kelelahan di wajah nya.


"Akhhh membosankan" gumam tuan putri.


"kalo tidak, anda makan kue serabi aja tuan putri. bukan kah kue nya masih ada ya, sambil makan sambil menunggu, bagaimana? " kata annie menatap tuan putri dengan senyum yang tampak bersemangat.


"annie? Ada apa dengan mu? " tanya putri stella.


"hm? S-saya? Kenapa? Tidak ada apa-apa dengan saya" kata annie mengalihkan pandangan nya ke arah arena lapangan.


Putri stela menatap annie curiga.


"hmm mencurigakan" kata tuan putri ngomong secara terang-terangan di depan annie.


Annie yang mendengar nya terkejut tapi annie berpura-pura seakan tidak mendengar dan mengabaikan apa yang baru saja putri stella katakan.


Melihat sikap acuh tak acuh annie, membuat putri stella semakin penasaran. dia yakin ada sesuatu yang di sembunyikan oleh annie.


Beberapa menit kemudian putri claire dan para pengawal terlihat sedang berjalan ke arah putri stella dan annie.


Putri stella memperhatikan tingkah laku annie yang tiba-tiba saja berusaha merapikan rambut dan pakaian nya.


" apakah acara nya sudah selesai? " tanya putri stella ketika putri claire sudah ada di depan nya.


"hm, yaa.. pemenang nya akan di umum kan dalam waktu 2 hari lagi" ucap putri claire menatap putri stella.


"yosshhh akhir nyaa" kata putri stella beranjak dari tempat duduk nya, " akhir nya pulang juga, Oaaaahh aku sangat lelah dan mengantuk" kata putri stella yang sedang menguap.

__ADS_1


Dan tiba-tiba putri claire menutup mulut nya dengan cepat.


"Ackk, kakak... kau mengaget kan ku saja" ujar putri stella yang terkejut ketika tangan kakak nya menutup mulut nya.


"putri stella tolong perhatikan diri mu" kata putri claire menatap putri stella.


"baik lah maaf kan aku" keluh putri stella.


"kalo begitu mari kita kembali ke istana, acara sudah selesai disini" ajak putri stella pada rombongan.


"ya.. yaa.. ayo.. Aku sudah kepanasan disini " kata putri stella bersemangat.


Rombongan kerajaan pun menuju ke tempat kereta kuda berada.


disana, sudah ada pangeran philip, grand duke edward, pangeran louise, dan juga ada perempuan yang tidak di sukai putri stella.


yaitu, putri diana. yang sedang berada di samping pangeran philip. tampak seperti parasit yang selalu menempel bersama pangeran philip.


Melihat pangeran philip bersama putri diana di sebelah nya, putri stella semakin tidak menyukai nya.


Tidak lama kemudian datang putri shopia dan pangeran charles.


"tuan putri claire, awal nya saya berniat untuk mengantar kan anda kembali ke istana. Tapi sepertinya, saya dan adik saya harus pergi ke suatu tempat, untuk mengurus sesuatu" ucap pangeran charles pada putri claire.


Pangeran charles merasa khawatir dengan rombongan kerajaan, karena kejadian tadi pagi di perjalanan.


Setelah berpamitan pangeran charles dan putri shopia pun pergi, meninggal kan sekelompok orang-orang disana.


Putri stella segera menaiki kereta kuda, tiba-tiba bastian juga ikut masuk ke dalam kereta kuda.


Putri stella terkejut melihat bastian yang berada di samping nya.


Putri claire yang menyadari kalo, putri stella terkejut ketika melihat bastian naek ke kereta kuda nya. Putri claire segera mendekati kereta kuda itu.


"aah iyaa putri stella maaf, annie nya aku tukar sebentar dengan bastian," kata putri claire.


"haaaa? Apa maksud nya kak,?"


"lengan bastian semakin bengkak, jadi dia tidak bisa menunggangi kuda nya. annie yang akan menggantikan nya. " ucap putri claire.


Putri stella segera menoleh ke belakang, benar saja annie sedang berada di atas kuda.


"Annie.... waahh... kau terlihat sangat keren, kau juga bisa menunggangi kuda nya yaa? " teriak putri stella.


"iyaa terimakasih tuan putri"kata annie mengacungkan jempol nya.

__ADS_1


Pangeran philip pun pamit untuk kembali ke istana nya, tidak lupa, putri diana juga akan kembali bersama pangeran philip. yang istana nya kebetulan satu arah.


Sedangkan grand duke edward, bersama para pengawal nya akan mengantar rombongan kerajaan kembali ke istana nya.


Karena grand duke edward juga khawatir dengan putri claire.


Stella yang melihat kepergian pangeran philip bersama putri diana merasa kesal.


"cihh parasit" gumam putri stella.


Bastian yang mendengar itu, segera menengok ke arah putri stella.


Putri stella yang melihat bastian menatap nya segera mengatakan, "aahh tidak tidak bukan kamu!" kata putri stella dengan melambai-lambai kan tangan nya memberi kode, tidak bukan kamu.


Rombongan pun mulai berjalan menuju istana kerajaan.


"apa luka mu masih sakit? " tanya putri stella.


"tidak begitu sakit tuan putri, hanya membengkak saja" jawab bastian.


"hmm begitu yaa," ucap putri stella memperhatikan tangan bastian yang di perban kain.


"ehh bastian" panggil putri stella yang menatap keluar jendela kereta kuda nya.


"yaa tuan putri? " bastian menoleh ke arah putri stella.


"menurut mu siapa mereka, mereka hebat bermain pedang" kata putri stella.


"saya tidak tahu tuan putri, yang saya tahu, para bangsawan jarang ada yang menggunakan pedang ketika bertarung." jawab bastian.


"semua penjaga istana tidak memakai pedang ketika bertarung " kata bastian lagi.


"hmmm.... seperti nya kita harus mulai merubah medan perang istana " kata putri stella.


"m-medan perang istana? Apa maksud nya itu tuan putri? " tanya bastian tidak mengerti.


"maksud ku cara bertarung penjaga kerajaan" putri stella menoleh ke arah bastian.


"mulai sekarang, kita harus memasukan permainan pedang di kerajaan. Musuh kita orang yang bisa menggunakan pedang, bagaimana jika mereka tiba-tiba menyerang istana kerajaan, sedangkan di istana tidak ada yang bisa bertarung menggunakan pedang? " kata putri stella.


Bastian yang fokus mendengar kan omongan putri stella ada benar nya juga.


"tuan putri benar" kata bastian.


"tapi siapa yang akan mengajarkan nya" tanya bastian.

__ADS_1


Putri stella tidak menjawab pertanyaan bastian, putri stella diam dan tersenyum.


Bastian menjadi bingung ketika melihat tuan putri stella yang hanya tersenyum lurus ke depan mengabaikan kelanjutan percakapan di antara mereka berdua.


__ADS_2